KILAS METRO

Mengenal GrabWheels, Satu Wujud dari Tranportasi Pintar di Indonesia

Kompas.com - 15/11/2019, 19:42 WIB
GrabWheels https://www.grab.com/id/transport/wheels/GrabWheels
|


JAKARTA, KOMPAS.com – Ramai perbincangan mengenai GrabWheelsskuter listrik yang disediakan oleh layanan Grab—belakangan tak terlepas dari wujud transportasi listrik yang dua tahun belakang juga digaungkan di Indonesia.

GrabWheels masuk dalam kategori kendaraan listrik atau jenis kendaraan pintar. Kendaraan ini diluncurkan sebagai inovasi Grab menambah jenis layanannya untuk memperkaya alternatif transportasi personal jarak dekat.

“Kami melihat bahwa skuter listrik sebagai Alat Mobilitas Pribadi akan berperan penting dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik,” ujar President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (15/11/2019).

Ia juga menjelaskan bahwa kendaran ini adalah wujud inovasi transportasi yang terintegrasi, moda transportasi first-and last mile, serta dapat mengurangi polusi udara.

Kilas balik historinya, GrabWheels pertama kali diluncurkan pada Kamis (9/5/2019). Peluncurannya sata itu adalah wujud kerja sama Sinarmas Land dengan Grab Indonesia.

Saat itu, kendaraan ramah lingkungan ini di uji coba dan baru tersedia pada area green Office Park BSD City, Tangerang.

Model transportasi skuter listrik tersebut cukup berbeda dengan yang lain karena memang dikhususkan untuk jarak pendek 3-5 kilometer.

Adapun daya tarik lain adalah prosedur penggunaan yang ramah pengguna, juga aman.
Melalui aplikasi Grab, pengguna tinggal memindai kode QR yang ada pada stang skuter. Tersedia pula helm pada satu paket sewa kendaraan ini.

Peraturan berkendara

Untuk keselamatan, pihak Grab juga sudah menyisipkan peraturan berkendara GrabWheels dalam aplikasinya. Di antaranya, pengguna adalah yang usianya 18 tahun ke atas, pengguna diperkenankan untuk mengecek rem dan tombol gas padaskuter, selalu gunakan helm, dan tuntun skuter saat lewat penyeberangan.

Lainnya, ada pula peraturan mengenai jaga batas kecepatan, yakni 15 kilometer per jam. Pengguna disarankan memakai sepatu tertutup, tidak boleh dikendarai lebih dari satu orang, juga perhatikan rambu-rambu sekitar.

GrabWheels juga sudah dilengkapi dengan lampu dan reflektor cahaya yang otomatis menyala di malam hari.

Untuk peraturan di jalan, Grab juga bekerja sama dengan Dinas Bina Marga. Ridzki berharap, pengguna bisa memenuhi seluruh aturan tersebut.

 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Kembali Tangkap Dua Tersangka Prostitusi Anak di Rawa Bebek

Polisi Kembali Tangkap Dua Tersangka Prostitusi Anak di Rawa Bebek

Megapolitan
Banjir di Perumahan BPI, Warga Sebut Pompa Air Tak Semua Berfungsi

Banjir di Perumahan BPI, Warga Sebut Pompa Air Tak Semua Berfungsi

Megapolitan
Terkait Virus Corona, Menhub: Presiden Minta Disiplin Lakukan Pemeriksaan WNA China

Terkait Virus Corona, Menhub: Presiden Minta Disiplin Lakukan Pemeriksaan WNA China

Megapolitan
Menhub Undang 3 Menteri Bicarakan Pencegahan Virus Corona

Menhub Undang 3 Menteri Bicarakan Pencegahan Virus Corona

Megapolitan
Pengamat: Riza Patria Lebih Berpeluang Jadi Wagub DKI Jakarta

Pengamat: Riza Patria Lebih Berpeluang Jadi Wagub DKI Jakarta

Megapolitan
Banjir 50 Sentimeter Surut, Warga Perumahan BPI Tangsel Mulai Bersih-bersih

Banjir 50 Sentimeter Surut, Warga Perumahan BPI Tangsel Mulai Bersih-bersih

Megapolitan
Perumahan Ciputat Baru Terendam Banjir Setinggi 40 Sentimeter

Perumahan Ciputat Baru Terendam Banjir Setinggi 40 Sentimeter

Megapolitan
7 Fakta Perampokan Warteg Pesanggrahan

7 Fakta Perampokan Warteg Pesanggrahan

Megapolitan
Fraksi Gerindra Yakin Dukungan Cawagub di DPRD DKI Lebih Condong ke Riza Patria

Fraksi Gerindra Yakin Dukungan Cawagub di DPRD DKI Lebih Condong ke Riza Patria

Megapolitan
Ketika Cawagub DKI Mulai Tebar Pesona

Ketika Cawagub DKI Mulai Tebar Pesona

Megapolitan
Diguyur Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah di BPI Tangsel Kebanjiran

Diguyur Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah di BPI Tangsel Kebanjiran

Megapolitan
Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Megapolitan
Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Megapolitan
Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X