Bawaslu Tangsel Mulai Buka Pendaftaran Panwascam untuk Pilkada 2020

Kompas.com - 29/11/2019, 17:19 WIB
Kepala Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan, Muhamad Acep mengatakan, saat ini sudah membuka pendaftaran anggota Pengawas Kecamatan (Panwascam) yang akan ditugaskan dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan 2020 mendatang. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiKepala Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan, Muhamad Acep mengatakan, saat ini sudah membuka pendaftaran anggota Pengawas Kecamatan (Panwascam) yang akan ditugaskan dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan 2020 mendatang.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Kota Tangerang Selatan mulai membuka pendaftaran anggota pengawas kecamatan (Panwascam) yang akan ditugaskan dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan 2020 mendatang.

Ketua Bawaslu Tangerang Selatan, Muhamad Acep mengatakan tahapan pendaftaran akan dilakukan selama satu pekan terhitung sejak Rabu (27/11/2019) hingga pada Selasa (3/11/2019).

"Kita sudah lakukan saat ini sehingga nanti sebelum tanggal 25 Desember sudah dilakukan pelantikan panwascam," ujar Acep di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (29/11/2019).


Menurut Acep, setelah panwascam dilantik, Bawaslu Tangsel akan melakukan tahapan lanjut untuk merekrut panitia pemilihan kecamatan (PPK) dari tujuh kecamatan yang ada di Tangerang Selatan.

Baca juga: Pedagang Galon dan Driver Ojol Ingin Ikut Pilkada Tangsel, Pengamat: Harus Punya Basis Kuat

"Karena di aturan baru yang disampaikan oleh Bawaslu RI ketika rekruitmen PPK, itu Panwascam sudah terbentuk. Sehingga bisa melakukan pengawasan dalam rekruitmen PPK nantinya. Maka Panwascam ditargetkan Desember itu sudah terbentuk," ucapnya.

Dari tujuh kecamatan, kata Acep, nantinya akan ada masing-masing tiga panwascam yang dilantik oleh Bawaslu Tangsel.

"Kalau untuk PPL (Pengawas Pemilu Lapangan) nanti di Panwascam. Kalau kelurahan masih lama, nanti kita akan rekrut setelah panwascam terbentuk. Sekitar Februari atau April 2020, Yang jelas KTP nya harus KTP Tangsel," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Megapolitan
Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Megapolitan
Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Megapolitan
BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Berita Foto
Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Megapolitan
Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Megapolitan
Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Megapolitan
Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Megapolitan
Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Megapolitan
YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X