Pemprov DKI Akan Sulap Situ Rawabadung Jadi Destinasi Wisata Air

Kompas.com - 03/12/2019, 21:25 WIB
Situ Rawabadung di Jalam DR. Radjiman Widyodiningrat, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (3/12/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVISitu Rawabadung di Jalam DR. Radjiman Widyodiningrat, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (3/12/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya menjadikan Situ Rawabadung, Cakung, Jakarta Timur, sebagai destinasi wisata air.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Timur Iwan Henry Wardhana mengatakan, rencana menyulap Situ Rawabadung menjadi destinasi wisata lokal sudah dimulai sejak lama.

Menurut Iwan, untuk bisa menata situ tersebut menjadi destinasi wisata harus berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait termasuk elemen masyarakat lokal.

Baca juga: Jet Boating, Pilihan Wisata Air Memacu Adrenalin di Sydney

"Situ Rawabadung sudah direncanakan sejak lama untuk dijadikan kawasan wisata tapi asal muasal diinisiasi oleh masyarakat sendiri. Mereka melihat bahwa Rawabadung ini bagusnya potensinya dijaga, punya kualitas yang sangat baik untuk dijadikan destinasi wisata lokal. Misalkan buat mancing, wisata apung dan lain-lain," kata Iwan saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (3/12/2019).

Iwan menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan kapan penataan Situ Rawabadung dimulai.

Kendati demikian, pembahasan rencana tersebut sedang berlangsung dan dalam tahap menyusun master plan situ tersebut untuk menjadi destinasi wisata lokal.

"Rencananya itu harus dibikin dulu master plannya atau grand desainnya seperti apa gitu. Tapi untuk mengarah ke sana ya sudah pasti karena warga sih senang banget bikin kayak gitu. Iya itu sudah dibahas, sudah berjenjang, bahkan dari dewan sudah memikirkan kawasan itu menjadi kawasan wisata yang baik untuk lokal punya yah, semacam itu," ujar Iwan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

Megapolitan
Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

Megapolitan
Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

Megapolitan
Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

Megapolitan
Penumpang Tanpa Masker Dilarang Naik Transjakarta, MRT, LRT Mulai 12 April 2020

Penumpang Tanpa Masker Dilarang Naik Transjakarta, MRT, LRT Mulai 12 April 2020

Megapolitan
Wali Kota Bogor Bima Arya Sebut Wabah Corona Menguji 3 Hal Ini

Wali Kota Bogor Bima Arya Sebut Wabah Corona Menguji 3 Hal Ini

Megapolitan
Atasi Covid-19, Bima Arya Ajak Masyarakat Saling Bantu dan Kesampingkan Perbedaan

Atasi Covid-19, Bima Arya Ajak Masyarakat Saling Bantu dan Kesampingkan Perbedaan

Megapolitan
Penumpang Tanpa Masker Akan Dilarang Masuk Stasiun dan Gunakan MRT

Penumpang Tanpa Masker Akan Dilarang Masuk Stasiun dan Gunakan MRT

Megapolitan
17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

Megapolitan
Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Megapolitan
Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Megapolitan
Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X