Sebelum Tutup Tahun, Pemkot Jakarta Timur Optimalkan Penagihan Penunggak Pajak Kendaraan

Kompas.com - 03/12/2019, 22:30 WIB
Ilustrasi pajak THINKSTOCKS/WAVEBREAKMEDIA LTDIlustrasi pajak
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Administratif Jakarta Timur mengoptimalkan penagihan pajak kendaraan bermotor kepada para penunggak.

Hal ini bertujuan untuk mengejar target penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PKB dan BBNKB) Jakarta Timur tahun 2019.

Kepala Unit PKB dan BBNKB Jakarta Timur Iwan Syaefuddin mengatakan, target penerimaan PKB dan BBNKB Jakarta Timur Tahun 2019 yakni sebesar Rp 2,979 triliun.


"Saat ini, penerimaan telah mencapai Rp 2,8 triliun dengan rincian Rp 1,767 triliun (99,54 persen) dan BBNKB sebesar Rp 1,033 triliun (85,88 persen) dari target," kata Iwan di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (3/12/2019).

Baca juga: Penunggak Pajak Kendaraan Bisa Didenda Setengah Juta Rupiah

Iwan menambahkan, pihaknya bekerj asama dengan Samsat Jakarta Timur tengah gencar mengirim surat penagihan paksa kepada para wajib pajak yang menunggak. Pengiriman surat itu melibatkan jajaran lurah dan camat agar prosesnya berjalan cepat.

Hal itu dilakukan guna mengejar target penerimaan PKB BBNKB 2019 yang akan ditutup dalam 20 hari kerja ke depan.

"Hari ini Pemberian surat penagihan paksa ketiga atau hari ini sebanyak 1.245 surat dengan estimasi pajak sebesar Rp 7,051 miliar," ujar Iwan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X