Tanggul Laut NCICD di Penjaringan Roboh Sepanjang 100 Meter

Kompas.com - 04/12/2019, 15:13 WIB
Tanggul Laut NCICD di Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, rubuh KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARITanggul Laut NCICD di Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, rubuh

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanggul laut National Capital Integrated Coastal Development ( NCICD) di sisi timur Pelabuhan Niza Zachman, Penjaringan, Jakarta Utara.

Berdasarkan pantauan Kompas.com Rabu (4/12/2019) di lokasi, kurang lebih sepanjang 100 meter dari tanggul beton yang berfungsi menghalau ombak itu roboh ke arah laut.

Akibatnya, air laut masuk dan menggenangi urukan tanah yang ada di belakang tanggul tersebut.

Sejumlah pekerja tampak memasang rangkaian bambu dan seng untuk menutupi tanggul yang roboh.

Ahmad (24) salah seorang sekuriti tempat usaha di depan tanggul yang roboh mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa (3/12/2019).

"Jadi itu kemaren sekitar jam 15.00 WIB sore, roboh, perlahan-lahan jatuh," kata Agus kepada wartawan di lokasi.

Sementara itu, Camat Penjaringan Muhammad Andri mengatakan, robohnya tanggul tersebut menggenangi dua meter tanah urukan dibelakangnya.

"Ketinggian air dua meter di bawah tanah urukan. Itu sedang ada proyek pengurukan di sekitar tanggul dari Kementerian PUPR," ujar Andri terpisah.

Andri menambahkan, untungnya tanggul yang roboh tersebut tidak berdampak ke warga karena jauh dari permukiman.

Ia menyampaikan, saat ini petugas telah mengamankan area tersebut untuk membangun kembali tanggul yang roboh.

"Pelaksana proyek pengurukan akan membangun kembali tanggulnya," ucap Andri.

Adapun saat melakukan peliputan, beberapa orang tak berseragam sempat menghalang-halangi awak media.

Mereka melarang pewarta yang hadir untuk mengambil gambar di lokasi tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Legalitas Revitalisasi Monas Dipertanyakan...

Saat Legalitas Revitalisasi Monas Dipertanyakan...

Megapolitan
Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Megapolitan
Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

Megapolitan
Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Megapolitan
Bukan Asli Betawi, 'Lu', 'Gue', 'Cincong' Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Bukan Asli Betawi, "Lu", "Gue", "Cincong" Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Megapolitan
[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

Megapolitan
Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Megapolitan
Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

Megapolitan
Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X