Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Kompas.com - 08/12/2019, 08:50 WIB
Jalur sepeda di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (21/9/2019) petang, dilewati para pengendara sepeda motor. Kompas.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARJalur sepeda di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (21/9/2019) petang, dilewati para pengendara sepeda motor.

JAKARTA, KOMPAS.com - Muhamad Husni Thamrin atau lebih dikenal dengan MH Thamrin, sering disebut-sebut sebagai nama jalan utama yang membelah pusat kota Jakarta.

MH Thamrin diabadikan namanya sebagai jalur protokol di pusat Kota Jakarta bukan tanpa alasan.

Dia adalah seorang pahlawan asli Jakarta yang dikenal sebagai seorang pelopor perbaikan kualitas hidup masyarakat pribumi di masa pendudukan pemerintahan Belanda.

Dalam buku biografi Ali Sadikin "Membenahi Jakarta Menjadi Kota yang Manusiawi" ditulis Ramdhan KH, MH Thamrin di masa kepemimpinan Ali Sadikin pernah dijadikan nama proyek pembangunan.

Baca juga: BERITA FOTO: Menengok Park and Ride MH Thamrin yang Akan Ditutup

Proyek pembangunan dinamakan MH Thamrin karena dianggap selaras dengan perjuangan sang pahlawan yang dikenal sebagai pejuang perbaikan kualitas hidup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Seperti kita maklum, Muhamad Husni Thamrin adalah pejuang Jakarta asli yang menuntut perbaikan kehidupan masyarakat Indonesia berpenghasilan rendah pada zaman Belanda," kata Ali.

Proyek tersebut merupakan program perbaikan kampung yang dicanangkan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Perbaikan kampung dengan nama Pelaksanaan Proyek MH Thamrin tersebut meliputi perbaikan fasilitas umum, sarana prasarana yang menunjang kegiatan sosial ekonomi masyarakat.

"Saya dapat melihat adanya pengaruh positif terhadap masyarakat penghuni perkampungan yang diperbaiki," jelas Ali.

Roda perekonomia kian subur dan kehidupan masyarakat kala itu kian bergeliat membangun kesejahteraan menjadi lebih baik dari Program bernama MH Thamrin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atap dari Baja Ringan Terhempas Angin Kencang lalu Timpa Pikap di Cipondoh

Atap dari Baja Ringan Terhempas Angin Kencang lalu Timpa Pikap di Cipondoh

Megapolitan
LRT Jabodebek Tabrakan di Jakarta Timur, Masinis Selamat

LRT Jabodebek Tabrakan di Jakarta Timur, Masinis Selamat

Megapolitan
Baru Tahap Uji Coba, Dua Kereta LRT Jabodetabek Cawang-Cibubur Bertabrakan

Baru Tahap Uji Coba, Dua Kereta LRT Jabodetabek Cawang-Cibubur Bertabrakan

Megapolitan
23 Warga Koja Keracunan Setelah Konsumsi Nasi Kotak Berlogo Parpol

23 Warga Koja Keracunan Setelah Konsumsi Nasi Kotak Berlogo Parpol

Megapolitan
Bocah Hanyut di Kali Angke Serpong Ditemukan Tewas, Terseret Arus hingga 5 Km

Bocah Hanyut di Kali Angke Serpong Ditemukan Tewas, Terseret Arus hingga 5 Km

Megapolitan
1.800 PMKS di Jakarta Barat Ikut Vaksinasi Dosis 1

1.800 PMKS di Jakarta Barat Ikut Vaksinasi Dosis 1

Megapolitan
Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang, Polisi Tes Darah Sopir

Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang, Polisi Tes Darah Sopir

Megapolitan
LRT Jabodebek Tabrakan di Jakarta Timur, Warga Dengar Dentuman

LRT Jabodebek Tabrakan di Jakarta Timur, Warga Dengar Dentuman

Megapolitan
Fakta Kecelakaan Bus Transjakarta, Dua Tewas dan 37 Luka-luka

Fakta Kecelakaan Bus Transjakarta, Dua Tewas dan 37 Luka-luka

Megapolitan
Hasil Pemeriksaan Dinas LH DKI, Teluk Jakarta Masih Tercemar Parasetamol

Hasil Pemeriksaan Dinas LH DKI, Teluk Jakarta Masih Tercemar Parasetamol

Megapolitan
Evaluasi Ganjil Genap di 13 Lokasi di Jakarta, Polisi: 90 Persen Masyarakat Sudah Patuh

Evaluasi Ganjil Genap di 13 Lokasi di Jakarta, Polisi: 90 Persen Masyarakat Sudah Patuh

Megapolitan
Imbas Pandemi, Pengajuan Paspor Baru di Bekasi Turun Drastis pada 2021

Imbas Pandemi, Pengajuan Paspor Baru di Bekasi Turun Drastis pada 2021

Megapolitan
PPKM Level 2 Jakarta, 50 RPTRA di Jakarta Pusat Kembali Dibuka

PPKM Level 2 Jakarta, 50 RPTRA di Jakarta Pusat Kembali Dibuka

Megapolitan
Perpanjang Kerja Sama TPST Bantargebang, Pemprov DKI Beri Hibah Rp 379,5 Miliar Per Tahun ke Pemkot Bekasi

Perpanjang Kerja Sama TPST Bantargebang, Pemprov DKI Beri Hibah Rp 379,5 Miliar Per Tahun ke Pemkot Bekasi

Megapolitan
Polisi Belum Tilang Pelanggar Ganjil Genap di 10 Ruas Jalan pada Senin-Rabu

Polisi Belum Tilang Pelanggar Ganjil Genap di 10 Ruas Jalan pada Senin-Rabu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.