Anggota Komisi III DPR RI Hadiri Sidang Pelajar Pembawa Bendera Saat Demo

Kompas.com - 12/12/2019, 16:49 WIB
Komisi III DPR RI hadir dalam sidang perdana Lutfi Alfian di PN Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019). Percent KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAKomisi III DPR RI hadir dalam sidang perdana Lutfi Alfian di PN Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019). Percent

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto dan beberapa anggota Komisi III lainnya hadir dalam sidang perdana Lutfi Alfian, remaja yang fotonya viral karena membawa bendera Merah Putih di tengah kerusuhan di sekitar Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 25 September 2019.

Adapun sidang perdana ini digelar perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019).

Didik nampak menghampiri Lutfi dan berbincang-bincang dengan pelajar tersebut sebelum sidang dimulai.

Didik mengatakan, kehadiran beberapa anggota Komisi III ini bertujuan memastikan agenda sidang ini berjalan dengan baik sesuai aturan yang berlaku.

Sidang hari ini mendapatkan perhatian yang cukup banyak dari publik kita. tentu kami di Komisi III ingin menjadi bagian untuk memastikan bahwa peradilan ini bisa berjalan sesuai rel dan aturan yang berlaku,” ujar Didik di PN Jakarta Pusat, Kamis.

Didik mengatakan, di PN Jakpus ini, Lutfi bisa menegakkan keadilan. Sehingga ia bisa mengutarakan pendapatnya terkait kasusnya.

Baca juga: Hadiri Sidang Remaja Pembawa Bendera Saat Demo, Pengunjung: Jangan Nunduk Lutfi, Kalian Tidak Salah

“Di sinilah tempat dan ruang untuk menegakkan keadilan. Disinilah ruang dan forum yang tepat bagi Lutfi dan kawan-kawan untuk menegakkan apa yang diinginkan yaitu keadilan,” kata dia.

Didik berharap dengan masuknya kasus ini ke dalam tahap pengadilan, kasus Lutfi diselesaikan dengan adil.

“Tapi yang harus dipastikan bahwa peradilan ini adalah ruang yang baik, dan tepat untuk mencari keadilan. Jangan sampai ada, hak-hak sedikit pun dari terdakwa yang diabaikan oleh peradilan,” tutur Didik.

Sebelumnya, sempat dikabarkan bahwa Lutfi ditangkap lantaran melecehkan bendera Merah Putih saat unjuk rasa.

Namun, polisi membantahnya. Polisi menegaskan bahwa penangkapan Lutfi bukan karena melecehkan bendera merah putih, melainkan sebagai perusuh.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

Megapolitan
Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Megapolitan
Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Megapolitan
Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Megapolitan
Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Megapolitan
Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Megapolitan
Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Megapolitan
Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Megapolitan
Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Megapolitan
Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Megapolitan
Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X