Jembatan Bambu Apus Kelar Dibangun, Pedagang Senang Pendapatan Membaik

Kompas.com - 20/12/2019, 18:02 WIB
Proses perbaikan jembatan yang menutup jalan Depag, Bambu Apus, Pamulang,  Tangerang Selatan, telah rampung. Saat ini jembatan yang dikerjakan pada bulan Oktober 2019 lalu sudah dapat dilintasi kendaraan. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiProses perbaikan jembatan yang menutup jalan Depag, Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan, telah rampung. Saat ini jembatan yang dikerjakan pada bulan Oktober 2019 lalu sudah dapat dilintasi kendaraan.

TANGERANG SELATAN,KOMPAS.com - Warga menyambut baik selesainya perbaikan  jembatan di Jalan Depag, Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan.

Warga yang memiliki usaha tak jauh dari jembatan tersebut sudah mengalami perbaikan pendapatan setelah sebelumnya pendapat mereka menciut karena jalan ditutup selama perbaikan jembatan berlangsung.

Nenci (39), pedagang minuman, mengatakan saat ini sudah mulai kedatangan pelanggan lama setelah jembatan tersebut bisa dilintasi lagi. 

Baca juga: Perbaikan Jembatan Bambu Apus Rampung, Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan

"Alhamdulillah sekarang sudah laku lagi jualan. Sekarang sehari sudah dapat Rp 500 ribu. Baru jembatan kemarin dibuka. Meski masih jauh dari sebelum jembatan diperbaiki, saya bisa mendapatakan Rp 1,5 juta, tapi ya syukurlah sekarang sudah membaik," ujarnya, Jumat (20/12/2019).

Nenci mengatakan, pendapatannya tersebut sudah naik lumayan dari angka selama proses perbaikan jembatan dikerjakan.

Selama tiga bulan terakhir, selama pengerjaan jembatan tersebut, Nenci hanya mendapat omset kurang dari Rp 100 ribu.

" Perbaikan jembatan ini kan selama 3 bulan. Itu saya buat dapat Rp 100 ribu susah. Makanya pas dibuka ini ya senang bisa normal lagi," ucapnya.

Ariani, pemilik warung makan, juga mengaku senang dengan selesainya perbaikan jembatan.

"Iya senang... selama perbaikan saya jualan cuma makan harga standar aja. Karena nggak ada yang beli. Kalau motor dan mobil bisa lewat lagi bisa dagang soto lagi. Karena pelanggannya dari situ," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disuntik Vaksin Covid-19, Pedagang Pasar di Kota Tangerang: Terima Kasih, Pak Jokowi

Disuntik Vaksin Covid-19, Pedagang Pasar di Kota Tangerang: Terima Kasih, Pak Jokowi

Megapolitan
Residivis Kembali Curi Motor untuk Beli Sabu

Residivis Kembali Curi Motor untuk Beli Sabu

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Penyebar Video Berkonten Pornografi Mirip Pesinetron GL

Polisi Tangkap Dua Penyebar Video Berkonten Pornografi Mirip Pesinetron GL

Megapolitan
3 Residivis Ditangkap di Lampung, 10 Kali Mencuri Motor di Jakarta dan Depok

3 Residivis Ditangkap di Lampung, 10 Kali Mencuri Motor di Jakarta dan Depok

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Tata Trotoar Sepanjang 4,6 Km di Kebayoran Baru Mulai Mei 2021

Pemprov DKI Akan Tata Trotoar Sepanjang 4,6 Km di Kebayoran Baru Mulai Mei 2021

Megapolitan
Ini 8 Lokasi Tambahan untuk Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Barat

Ini 8 Lokasi Tambahan untuk Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Barat

Megapolitan
Mantan Paspampres: Polisi Perlu Tindak Keras Pengendara Motor yang Terobos Ring 1

Mantan Paspampres: Polisi Perlu Tindak Keras Pengendara Motor yang Terobos Ring 1

Megapolitan
Update 1 Maret: RS Covid-19 Wisma Atlet Terisi 79,5 Persen

Update 1 Maret: RS Covid-19 Wisma Atlet Terisi 79,5 Persen

Megapolitan
Jaktim Gelar Vaksinasi Covid-19 Serentak Hari Ini, Target 6.498 Lansia

Jaktim Gelar Vaksinasi Covid-19 Serentak Hari Ini, Target 6.498 Lansia

Megapolitan
Pengendara Moge Terobos Ring 1: Kami Minta Maaf ke Paspampres dan Seluruh Masyarakat

Pengendara Moge Terobos Ring 1: Kami Minta Maaf ke Paspampres dan Seluruh Masyarakat

Megapolitan
Satpol PP Jaksel: Kafe Brotherhood Kebayoran Pernah Langgar Jam Operasional

Satpol PP Jaksel: Kafe Brotherhood Kebayoran Pernah Langgar Jam Operasional

Megapolitan
Datangi Mako Paspampres, Pengendara Motor yang Terobos Kawasan Ring 1 Minta Maaf

Datangi Mako Paspampres, Pengendara Motor yang Terobos Kawasan Ring 1 Minta Maaf

Megapolitan
Satu Tahun Covid-19, Kala Anies Bingung dengan Sikap Pemerintah Pusat di Awal Pandemi

Satu Tahun Covid-19, Kala Anies Bingung dengan Sikap Pemerintah Pusat di Awal Pandemi

Megapolitan
Satpol PP Kaji Penutupan Permanen Kafe Brotherhood

Satpol PP Kaji Penutupan Permanen Kafe Brotherhood

Megapolitan
Tak Sanggup Lagi Kasih Makan, Warga Serahkan Buaya Sepanjang 2 Meter ke Damkar Bekasi

Tak Sanggup Lagi Kasih Makan, Warga Serahkan Buaya Sepanjang 2 Meter ke Damkar Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X