Memeras dan Setubuhi Perempuan, Polisi dan Wartawan Gadungan Ditangkap

Kompas.com - 06/01/2020, 17:10 WIB
Kepolisian Sektor (Polsek) Kelapa Gading, Jakarta Utara, menangkap polisi dan wartawan gadungan yang melakukan pemerasan serta pengancaman. Antara/FauziKepolisian Sektor (Polsek) Kelapa Gading, Jakarta Utara, menangkap polisi dan wartawan gadungan yang melakukan pemerasan serta pengancaman.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Kelapa Gading, Jakarta Utara, menangkap polisi dan wartawan gadungan yang melakukan pemerasan serta pengancaman.

"Dua tersangka bernama DPA (27) dan JA (32) ditangkap di Apartamen Gading Nias, Kamis (2/1)," kata Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Jerrold Hendra Kumuntoy, Senin (6/1/2020), seperti dikutip Antara.

Tersangka DPA berkenalan dengan korban seorang perempuan FDA (18) melalui aplikasi sosial media Michat.

DPA mengajak korban FDA bertemu di Apartamen Gading Nias, Kelurahan Pengangsaan Dua, Senin (30/12) sekitar pukul 18.00 WIB.

Saat di dalam kamar berdua, tersangka JA masuk dan memperkenalkan diri sebagai polisi sekaligus memperlihatkan tanda pengenal wartawan.

Kedua tersangka mengancam korban untuk dibawa ke kantor polisi serta dipublikasikan di media.

Mereka mengancam korban dengan tindakan prostitusi daring melalui aplikasi Michat.

Melihat korban tertekan, tersangka lalu meminta barang berharga yang dimiliki korban.

"Saat itu korban hanya memiliki uang tunai sebanyak Rp 1,6 juta dan itu diserahkan kepada tersangka," kata Kapolsek.

"Setelah korban menyerahkan uang tunai Rp 1,6 juta, tersangka JA mengajak korban FDA berhubungan badan di bawah ancaman," tambahnya.

Korban kemudian dilepaskan. Namun merasa ketagihan, tersangka kemudian menghubungi kembali korban pada Kamis (2/1) untuk mengajak bertemu.

"Saat itu korban menceritakan masalahnya dengan temannya dan teman tersebut melaporkan ke Polsek Kelapa Gading," kata Kapolsek.

Mendapatkan laporan itu, polisi kemudian menangkap pelaku yang selanjutnya ditahan di Mapolsek Kelapa Gading.

Tersangka dijerat pasal 368 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Megapolitan
Proses Aborsi di Klinik Ilegal Jakarta Pusat Hanya Berlangsung 15 menit

Proses Aborsi di Klinik Ilegal Jakarta Pusat Hanya Berlangsung 15 menit

Megapolitan
Polisi Gerebek Rumah yang Dijadikan Pabrik Ekstasi di Tangerang

Polisi Gerebek Rumah yang Dijadikan Pabrik Ekstasi di Tangerang

Megapolitan
26 RS Swasta di Jakarta akan Jadi RS Rujukan Covid-19

26 RS Swasta di Jakarta akan Jadi RS Rujukan Covid-19

Megapolitan
Langgar Protokol Kesehatan, Lebih dari 208 Tempat Usaha di Jakarta Ditutup Sementara

Langgar Protokol Kesehatan, Lebih dari 208 Tempat Usaha di Jakarta Ditutup Sementara

Megapolitan
Selama Isolasi di RS, Rektor IPB Ciptakan Lagu

Selama Isolasi di RS, Rektor IPB Ciptakan Lagu

Megapolitan
Setelah 3 Jam, Kebakaran di Sebuah Restoran di Kebayoran Baru Akhirnya Padam

Setelah 3 Jam, Kebakaran di Sebuah Restoran di Kebayoran Baru Akhirnya Padam

Megapolitan
Rekonstruksi Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat, 10 Tersangka Peragakan 63 Adegan

Rekonstruksi Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat, 10 Tersangka Peragakan 63 Adegan

Megapolitan
Sembuh dari Corona, Rektor IPB University Diperbolehkan Pulang

Sembuh dari Corona, Rektor IPB University Diperbolehkan Pulang

Megapolitan
Profil Cai Changpan, Bandar Narkoba Terpidana Mati yang Dua Kali Kabur dari Penjara

Profil Cai Changpan, Bandar Narkoba Terpidana Mati yang Dua Kali Kabur dari Penjara

Megapolitan
Pesan 87 Permen Mengandung Ganja dari Amerika, Pria Ini Ditangkap

Pesan 87 Permen Mengandung Ganja dari Amerika, Pria Ini Ditangkap

Megapolitan
UPDATE 25 September: Bertambah 19 Kasus Positif dan 25 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 25 September: Bertambah 19 Kasus Positif dan 25 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Polisi Tangkap Bandar Narkoba di Pamulang, Sita Sabu Senilai Rp 2,5 Miliar

Polisi Tangkap Bandar Narkoba di Pamulang, Sita Sabu Senilai Rp 2,5 Miliar

Megapolitan
UPDATE 25 September: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.289 Orang, Kasus Aktif Jadi 12.898

UPDATE 25 September: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.289 Orang, Kasus Aktif Jadi 12.898

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X