Banjir di Pondok Aren Rendam Ribuan Pakaian dan 3 Mobil Milik Pengusaha Konveksi

Kompas.com - 07/01/2020, 18:37 WIB
Banjir yang terjadi kawasan Pondok Maharta, Pondok Kacang, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (1/1/2020) lalu, juga merendam usaha konveksi. Sedikitnya, lima ribu pakaian wanita untuk disuplai ke penjual online dan Tanah Abang itu terendam banjir. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiBanjir yang terjadi kawasan Pondok Maharta, Pondok Kacang, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (1/1/2020) lalu, juga merendam usaha konveksi. Sedikitnya, lima ribu pakaian wanita untuk disuplai ke penjual online dan Tanah Abang itu terendam banjir.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Banjir yang terjadi kawasan Pondok Maharta, Pondok Kacang, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (1/1/2020) lalu, juga merendam usaha konveksi.

Sedikitnya, lima ribu pakaian wanita untuk disuplai ke penjual online dan Tanah Abang itu terendam banjir.

Pemilik usaha pakaian, Rendy mengatakan, lima ribu pakaian tersebut terendam saat bencana banjir terjadi pada Rabu pekan lalu.

Awalnya, Rendy yang saat itu telah mengantisipasi seluruh pakaian ke dalam boks mengira banjir hanya sampai pada di depan gudang.

"Saya sudah antisipasi sebenarnya. Karena memang setiap tahun di lokasi ini banjir, tapi paling tidak tinggi dan hanya numpang lewat. Tapi saya kaget malah masuk ke gudang. Jadi terendam sekitar 5.000 baju sama 2.000 kerudung," ujar Rendy saat ditemui di lokasi, Selasa (7/1/2020).

Menurut Rendy, air banjir terus naik begitu cepat sehingga pihaknya tidak bisa mengevakuasi barang dagangan.

Saat itu ketinggian air di dalam gudang sudah mencapai sekitar 1 meter.

"Di dalam gudang itu sudah sekitar 1 meter dan di luar itu sudah 1,5 meter. Bukan hanya pakaian, tiga mobil juga terendam," katanya.

Saat ini, Rendy hanya bisa pasrah. Berbekal tenda plastik bening yang dibuat, Rendy menjemur seluruh pakaian dengan harapan kondisinya dapat seperti semula.

"Sudah saya cuci dan saat ini dijemur biar bisa kejual lagi. Kalau untuk pakaian saya jual itu Rp 85.000 untuk satu pakaiannya. Kalau kerudung Rp 45.000," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Aktivis Papua yang Kibarkan Bendera Bintang Kejora Bebas Setelah Jalani Vonis 9 Bulan Penjara

5 Aktivis Papua yang Kibarkan Bendera Bintang Kejora Bebas Setelah Jalani Vonis 9 Bulan Penjara

Megapolitan
5 Polisi Gadungan Peras Pemuda di Bintaro, Selipkan Bubuk Tawas Dianggap Sabu

5 Polisi Gadungan Peras Pemuda di Bintaro, Selipkan Bubuk Tawas Dianggap Sabu

Megapolitan
Taufik Dukung Penerapan New Normal Jakarta dengan Pengawasan Ketat

Taufik Dukung Penerapan New Normal Jakarta dengan Pengawasan Ketat

Megapolitan
Mobil Suzuki Swift Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim, Sopir Selamat

Mobil Suzuki Swift Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim, Sopir Selamat

Megapolitan
Calon Penumpang Harus Punya SIKM untuk Beli Tiket Kereta Api dari dan Menuju Gambir

Calon Penumpang Harus Punya SIKM untuk Beli Tiket Kereta Api dari dan Menuju Gambir

Megapolitan
Pemkot Jaksel Bangun 14 Pos untuk Periksa SIKM, Ini Daftar Lokasinya

Pemkot Jaksel Bangun 14 Pos untuk Periksa SIKM, Ini Daftar Lokasinya

Megapolitan
Menuju New Normal, Pemkot Bekasi Siapkan Aturan buat Masyarakat dan Pelaku Usaha

Menuju New Normal, Pemkot Bekasi Siapkan Aturan buat Masyarakat dan Pelaku Usaha

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Dukung New Normal, tapi Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Ketua DPRD DKI Dukung New Normal, tapi Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Megapolitan
Aturan Baru, Syarat Keluar Masuk Depok seperti Jakarta

Aturan Baru, Syarat Keluar Masuk Depok seperti Jakarta

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim

Penyebab Mobil Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim

Megapolitan
3 Penumpang KA Tanpa SIKM Tak Lanjutkan Isolasi di Gelanggang Remaja Gambir

3 Penumpang KA Tanpa SIKM Tak Lanjutkan Isolasi di Gelanggang Remaja Gambir

Megapolitan
Tiba di Bandara Soetta Tanpa SIKM, Siap-siap Biayai Karantina Sendiri

Tiba di Bandara Soetta Tanpa SIKM, Siap-siap Biayai Karantina Sendiri

Megapolitan
TPA Rawa Kucing Kebakaran Sepanjang 20 Meter

TPA Rawa Kucing Kebakaran Sepanjang 20 Meter

Megapolitan
Satu Penumpang KA Luar Biasa Tanpa SIKM Dipulangkan ke Yogyakarta

Satu Penumpang KA Luar Biasa Tanpa SIKM Dipulangkan ke Yogyakarta

Megapolitan
Tips Pencegahan Covid-19 bagi Warga Usai Pergi ke Luar Rumah

Tips Pencegahan Covid-19 bagi Warga Usai Pergi ke Luar Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X