Sudin KPKP Periksa 467 Hewan Peliharaan dan Ternak Pascabanjir Jakarta

Kompas.com - 13/01/2020, 21:00 WIB
Tampilan banjir Jakarta di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, dari helikopter yang mengangkut Kepala BNPB Doni Monardo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat mereka meninjau kondisi banjir terkini pada Rabu (1/1/2020). DOKUMENTASI BNPBTampilan banjir Jakarta di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, dari helikopter yang mengangkut Kepala BNPB Doni Monardo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat mereka meninjau kondisi banjir terkini pada Rabu (1/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Utara melaksanakan program Klinik Hewan dan Rescue pascabanjir yang menimpa Jakarta awal tahun 2020.

Dilaksanakan sejak Sabtu (4/1/2020) sampai Minggu (12/1/2020), Sudin KPKP memeriksa 467 ekor hewan peliharaan dan ternak.

“Program ini merupakan bentuk tanggung jawab Pemerintah Daerah (Pemda) DKI dalam menanggulangi hewan kesayangan dan ternak yang terdampak genangan,” kata Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara Rita Nirmala dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/1/2020).

Baca juga: 243 Korban Banjir Jakarta Gugat Gubernur Anies Ganti Rugi Rp 42 Miliar

Rita menjelaskan, jenis hewan peliharaan dan ternak yang telah mendapatkan pelayanan kesehatan antara lain 268 ekor kucing, 49 ekor anjing, 74 ekor kambing, 75 sapi, dan satu ekor berang-berang.

Adapun klinik keliling tersebut sudah mengunjungi sejumlah lokasi terdampak banjir, yaitu Kelurahan Pejagalan dan Kapuk Muara, Penjaringan, Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading, Kelurahan Tugu Selatan dan Lagoa, Koja, serta Kelurahan Rorotan dan Semper Timur, Cilincing.

“Antusias pemilik hewan datang ke pelayanan kami cukup tinggi. Karena mereka menyadari kesehatan hewan kesayangannya agar tidak terserang penyakit akibat genangan saat itu,” jelasnya.

Baca juga: Gugat Gubernur Anies, Korban Banjir Jakarta Mengaku Rugi hingga Rp 200 Juta

Dokter Hewan Sudin KPKP Jakarta Utara Ina Nusantri menjelaskan, hewan peliharaan dan ternak terdampak genangan rata-rata mengalami gangguan kesehatan seperti diare, sakit kulit, hingga sakit mata.

Ina memastikan hewan-hewan tersebut telah mendapatkan pengobatan agar pulih seperti semula.

"Pemilik juga bisa datang ke kantor Sudin KPKP Jakarta Utara jika hewan peliharaan yang mengalami gangguan kesehatan akibat dampak genangan,” tutur Ina.

Dalam kesempatan itu, pihak Sudin KPKP juga membagikan makanan gratis bagi kucing dan anjing peliharaan yang diperiksakan kesehatannya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penataan Stasiun Tanah Abang, Angkutan Umum Punya Jalur Khusus Naik Turunkan Penumpang

Penataan Stasiun Tanah Abang, Angkutan Umum Punya Jalur Khusus Naik Turunkan Penumpang

Megapolitan
Pemohon Perpanjangan SIM di Satpas Jaktim Membeludak, Ini Penjelasan Polisi

Pemohon Perpanjangan SIM di Satpas Jaktim Membeludak, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Satu RW Masih Zona Merah, 200 Warga Pisangan Baru Jalani Rapid Test Covid-19

Satu RW Masih Zona Merah, 200 Warga Pisangan Baru Jalani Rapid Test Covid-19

Megapolitan
Saat New Normal, Orang Sakit Dilarang Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan

Saat New Normal, Orang Sakit Dilarang Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan

Megapolitan
1.700 Calon Jemaah Haji Kota Tangerang Batal Berangkat Tahun Ini

1.700 Calon Jemaah Haji Kota Tangerang Batal Berangkat Tahun Ini

Megapolitan
1.285 Calon Jemaah Haji 2020 di Tangsel Batal Berangkat

1.285 Calon Jemaah Haji 2020 di Tangsel Batal Berangkat

Megapolitan
Pengunjung Museum di Kota Tua Akan Dibatasi Saat New Normal Berlaku

Pengunjung Museum di Kota Tua Akan Dibatasi Saat New Normal Berlaku

Megapolitan
Kasus Covid-19 DKI Jakarta: Tertinggi April, PSBB Berakhir 4 Juni

Kasus Covid-19 DKI Jakarta: Tertinggi April, PSBB Berakhir 4 Juni

Megapolitan
Penataan Stasiun Tanah Abang Selesai, Dishub Lakukan Uji Coba Operasional

Penataan Stasiun Tanah Abang Selesai, Dishub Lakukan Uji Coba Operasional

Megapolitan
Tak Punya SIKM, 82 Penumpang Bus Dikarantina di GOR Pulogadung

Tak Punya SIKM, 82 Penumpang Bus Dikarantina di GOR Pulogadung

Megapolitan
Jika New Normal Berlaku, Taman Margasatwa Ragunan Terapkan Pembelian Tiket Online

Jika New Normal Berlaku, Taman Margasatwa Ragunan Terapkan Pembelian Tiket Online

Megapolitan
Pemohon SIM di Jaktim Membeludak, tapi DIbatasi Hanya 200 Orang per Hari

Pemohon SIM di Jaktim Membeludak, tapi DIbatasi Hanya 200 Orang per Hari

Megapolitan
Orangtua Siswa di Kota Tangerang Khawatir jika Sekolah Kembali Dibuka

Orangtua Siswa di Kota Tangerang Khawatir jika Sekolah Kembali Dibuka

Megapolitan
Protokol Kesehatan Kemenkes: Karyawan Diminta Olahraga Bersama dan Berjemur Saat Istirahat Kerja di Kantor

Protokol Kesehatan Kemenkes: Karyawan Diminta Olahraga Bersama dan Berjemur Saat Istirahat Kerja di Kantor

Megapolitan
Jelang Akhir PSBB Jakarta Jilid 3, Tercatat Ada 4.493 Pelanggar di Jakarta Timur

Jelang Akhir PSBB Jakarta Jilid 3, Tercatat Ada 4.493 Pelanggar di Jakarta Timur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X