Polisi Pastikan Penyebab Tewasnya Pria di Hutan Kota Kemayoran Bukan karena Gigitan Ular

Kompas.com - 15/01/2020, 21:27 WIB
Jenazah pria paruh baya ditemukan di Kawasan Hutan Kota Kemayoran, Pademangan, Jakarta Utara KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIJenazah pria paruh baya ditemukan di Kawasan Hutan Kota Kemayoran, Pademangan, Jakarta Utara

JAKARTA, KOMPAS.com - Polsek Pademangan memastikan bahwa Mahmud (76) tewas bukan karena gigitan ular.

Sebelumnya, jenazah Mahmud ditemukan tergeletak di Hutan Kota Kemayoran, Pademangan, Jakarta Utara pada Senin (13/1/2020) lalu.

Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP M Fajar mengatakan, kepastian itu didapat dari hasil visum pada jenazah Mahmud.


"Dari hasil visum, nihil patokan ular," kata Fajar melalui pesan singkatnya kepada Kompas.com, Rabu (15/1/2020).

Baca juga: Sesosok Jenazah Pria Ditemukan di Hutan Kota Kemayoran

Polisi menduga Mahmud meninggal karena penyakit darah tinggi yang diderita sejak lama.

"Dia punya penyakit darah tinggi, sudah sering berobat," ujar Fajar.

Adapun jenazah Mahmud ditemukan telentang di pinggir saluran air Hutan Kota Kemayoran Senin (13/1/2020) sore.

Berdasarkan keterangan saksi, sempat terlihat anak ular kobra di tubuh korban.

Baca juga: Saksi Sebut Ada Ular Kobra di Tubuh Jenazah yang Ditemukan di Hutan Kemayoran

Namun Fajar mengaku tidak melihat ular ataupun bekas gigitan di tubuh jenazah Mahmud.

Berdasarkan keterangan keluarga, Mahmud memiliki riwayat darah darah tinggi dan sering berobat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Megapolitan
4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

Megapolitan
BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

Megapolitan
Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Megapolitan
Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Megapolitan
Sudinkes Pastikan Obat Keras Hexymer Tidak Beredar di Puskesmas Kawasan Jakarta Utara

Sudinkes Pastikan Obat Keras Hexymer Tidak Beredar di Puskesmas Kawasan Jakarta Utara

Megapolitan
Dato Sri Tahir: Banjir Era Anies Lebih Cepat Surut Dibanding Gubernur Sebelumnya

Dato Sri Tahir: Banjir Era Anies Lebih Cepat Surut Dibanding Gubernur Sebelumnya

Megapolitan
Atap SMKN 24 Jaktim Roboh, DPRD DKI Cium Indikasi Kecurangan Saat Rehab

Atap SMKN 24 Jaktim Roboh, DPRD DKI Cium Indikasi Kecurangan Saat Rehab

Megapolitan
Tolak Tawaran Damai, Keluarga Korban Pemerkosaan Minta Polisi Tindak Oknum PNS Papua

Tolak Tawaran Damai, Keluarga Korban Pemerkosaan Minta Polisi Tindak Oknum PNS Papua

Megapolitan
Anies Klaim Pemprov DKI Telah Ciptakan 111.000 Wirausaha hingga Akhir 2019

Anies Klaim Pemprov DKI Telah Ciptakan 111.000 Wirausaha hingga Akhir 2019

Megapolitan
Oknum PNS Papua yang Diduga Perkosa Remaja Putri Sudah Diperiksa Polisi

Oknum PNS Papua yang Diduga Perkosa Remaja Putri Sudah Diperiksa Polisi

Megapolitan
Sudinkes Jakut Pastikan Klinik yang Miliki Jutaan Butir Psikotropika di Koja Ilegal

Sudinkes Jakut Pastikan Klinik yang Miliki Jutaan Butir Psikotropika di Koja Ilegal

Megapolitan
Polsek Tanjung Duren Kejar Perampok Bercelurit yang Bawa Kabur Tempe Goreng dari Warteg

Polsek Tanjung Duren Kejar Perampok Bercelurit yang Bawa Kabur Tempe Goreng dari Warteg

Megapolitan
Pemkot Depok Akan Evaluasi Perizinan Lahan untuk Lindungi Tangkapan Air

Pemkot Depok Akan Evaluasi Perizinan Lahan untuk Lindungi Tangkapan Air

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X