Kompas.com - 30/01/2020, 17:06 WIB
Barang bukti kasus pencurian kendaraan bermotor yang diungkap Subdit 6 Ranmor, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (29/1/2020). Sebelas orang tersangka ditangkap subdit ranmor dalam kurun waktu 2 minggu. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOBarang bukti kasus pencurian kendaraan bermotor yang diungkap Subdit 6 Ranmor, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (29/1/2020). Sebelas orang tersangka ditangkap subdit ranmor dalam kurun waktu 2 minggu.

TANGERANG, KOMPAS.com - Polres Metro Tangerang Kota mengungkap 37 kasus pencurian sepeda motor dalam kurun dua bulan.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengatakan, 37 kasus tersebut tercatat dari akhir November 2019 sampai Januari 2020.

"Ini hasil ungkap kita dari Polres dan beberapa jajaran dan mengakumulasi hasil curanmor," kata Sugeng saat ditemui Kompas.com di Polres Metro Tangerang Kota, Kamis (30/1/2020).

Baca juga: Kelompok Curanmor Johar Baru Beraksi 25 Kali, Jual Motor Curian Rp 800.000 Per Unit

Dari pengungkapan 37 kasus tersebut terdapat 37 tersangka dan sudah ada 8 kasus yang dilimpahkan ke Kejaksaan untuk selanjutnya diproses di persidangan.

Sugeng mengatakan kasus pencurian motor tersebut seringkali terjadi di wilayah perbatasan antara Kota Tangerang dan Jakarta Barat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa tersangka mengaku melakukan aksinya di wilayah padat pemikiran di perbatasan Kota Tangerang dan Jakarta Barat agar bisa cepat melarikan diri.

"Hasil evaluasi kita di wilayah Cipondoh kebetulan berbatasan wilayah Jakarta dengan pertimbangan tersangka bisa cepat melarikan diri," kata dia.

Beberapa diantara pelaku berasal dari luar pulau Jawa yakni dari daerah Lampung.

Polisi juga berhasil menyita 59 jenis barang bukti dari pengungkapan kasus Ranmor tersebut.

Baca juga: Kelompok Curanmor Lampung Takuti Korban dengan Senpi Mainan

Sugeng mengatakan rata-rata para pelaku melakukan aksinya saat jam istirahat warga kampung diantaranya sekitar pukul 15.00 sampai dengan 18.00 WIB.

"Pelaku juga beroperasi jam 3 sampai 5 dinihari," ujar Sugeng.

37 tersangka tersebut kini mendekam di rumah tahanan sementara Polres Metro Tangerang Kota untuk selanjutnya diproses dan menunggu jalannya sidang di pengadilan.

 



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remaja Perempuan Dianiaya Ayah Kandung dan Ibu Tiri di Pamulang, Keluarga Lapor Polisi

Remaja Perempuan Dianiaya Ayah Kandung dan Ibu Tiri di Pamulang, Keluarga Lapor Polisi

Megapolitan
Kota Bogor Berlakukan Parkir Ganjil Genap, Ini Aturannya

Kota Bogor Berlakukan Parkir Ganjil Genap, Ini Aturannya

Megapolitan
Penganiaya Tetangga hingga Tewas Sering Protes ke Ketua RT Gara-gara Kotoran Anjing

Penganiaya Tetangga hingga Tewas Sering Protes ke Ketua RT Gara-gara Kotoran Anjing

Megapolitan
SIM Hilang atau Rusak, Begini Mekanisme dan Syarat Mengurusnya

SIM Hilang atau Rusak, Begini Mekanisme dan Syarat Mengurusnya

Megapolitan
Pengusaha Warung Makan Tak Enak Hati Beri Batas Waktu 20 Menit kepada Pelanggan

Pengusaha Warung Makan Tak Enak Hati Beri Batas Waktu 20 Menit kepada Pelanggan

Megapolitan
Kasus Kotoran Anjing di Cengkareng, Pemukul Tetangga Sudah Berstatus Tersangka dan Ditahan

Kasus Kotoran Anjing di Cengkareng, Pemukul Tetangga Sudah Berstatus Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Awasi Aturan Makan 20 Menit Sambil Bagikan Sembako ke Pedagang

Satpol PP Jakpus Awasi Aturan Makan 20 Menit Sambil Bagikan Sembako ke Pedagang

Megapolitan
Jadi Lokasi Pesta Ulang Tahun Seleb TikTok Saat PPKM Level 4, Hotel di Bekasi Diberi Peringatan

Jadi Lokasi Pesta Ulang Tahun Seleb TikTok Saat PPKM Level 4, Hotel di Bekasi Diberi Peringatan

Megapolitan
Ombudsman Kritik 2 Pos Penyekatan di Kota Tangerang Tanpa Penjaga, Kapolres: Petugas Butuh Istirahat

Ombudsman Kritik 2 Pos Penyekatan di Kota Tangerang Tanpa Penjaga, Kapolres: Petugas Butuh Istirahat

Megapolitan
976 Warga Kelurahan Semper Timur Sudah Terima Bansos Tunai Kemensos

976 Warga Kelurahan Semper Timur Sudah Terima Bansos Tunai Kemensos

Megapolitan
Polda Metro Luncurkan Vaksinasi Merdeka, Digelar 1-17 Agustus di 900 RW Jakarta

Polda Metro Luncurkan Vaksinasi Merdeka, Digelar 1-17 Agustus di 900 RW Jakarta

Megapolitan
Dilema Menerapkan Aturan Makan 20 Menit, Antara Melanggar atau Kehilangan Pendapatan

Dilema Menerapkan Aturan Makan 20 Menit, Antara Melanggar atau Kehilangan Pendapatan

Megapolitan
114.608 Kendaraan Diputar Balik di Pos Penyekatan Jakarta Timur

114.608 Kendaraan Diputar Balik di Pos Penyekatan Jakarta Timur

Megapolitan
Pengemudi Yaris Tabrak Pembatas Jalan di Senen, Bodi Mobil Ringsek, Penumpang Terluka

Pengemudi Yaris Tabrak Pembatas Jalan di Senen, Bodi Mobil Ringsek, Penumpang Terluka

Megapolitan
Warga Cengkareng yang Aniaya Tetangga hingga Tewas gara-gara Kotoran Anjing Telah Jadi Tersangka

Warga Cengkareng yang Aniaya Tetangga hingga Tewas gara-gara Kotoran Anjing Telah Jadi Tersangka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X