Jika Terpilih Jadi Wagub DKI, Riza Patria Minta PSI Tetap Kritis

Kompas.com - 03/02/2020, 16:44 WIB
Kunjungan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria ke Fraksi PSI, di Gedung DPRD DKI, Senin (3/2/2020) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIKunjungan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria ke Fraksi PSI, di Gedung DPRD DKI, Senin (3/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Wakil Gubernur (cawagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta agar Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tak berhenti mengkritik jika dirinya terpilih sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Mulanya, Wakil Ketua Fraksi PSI Anthony Winza menyebutkan PSI merupakan salah satu fraksi yang kerap mengkritisi kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Hal itu dilakukan bukan karena tak menyukai sosok Anies, melainkan sering kontra dengan pekerjaan yang dilakukan.

Baca juga: Tak Ada Program Tambahan, Riza Patria akan Nurut Kebijakan Anies Jika Terpilih Jadi Wagub DKI

"Kami kan dikenal karena sering mengkritisi. Itu bukan karena tidak menyukai Pak Anies tetapi kepada kinerjanya," ujar Anthony saat bertemu Riza di ruang rapat Fraksi PSI, Gedung DPRD DKI, Senin (3/2/2020).

Riza pun menjawab bahwa ia siap dikritisi oleh Fraksi PSI jika terpilih sebagai pendamping Anies Baswedan.

"Saya tidak ingin kalau nanti dipilih, PSI kehilangan kritis. Saya justru berharap lebih kritis, jangan hilang karena kedekatan," ucap Riza.

Menurut dia, kritik terhadap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta nantinya tak hanya diarahkan kepada Anies, tetapi juga kepada wagub.

"Bukan hanya gubernur tapi juga wagub. Kita butuh mitra yang kritis bukan yang selalu memuji," kata dia.

Diketahui Riza melakukan kunjungan ke beberapa fraksi di DPRD DKI yakni Fraksi PAN, Golkar, dan PKB-PPP sebagai cawagub DKI.

Baca juga: Riza Patria Datang ke PAN DPRD DKI, Ketua Fraksi: Kami Senang Dikunjungi Pak Wagub

Riza merupakan salah satu cawagub bersama dengan Nurmansjah Lubis dari PKS.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Megapolitan
Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Megapolitan
Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Megapolitan
Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Megapolitan
Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Megapolitan
Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Megapolitan
Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X