SDN Samudrajaya 04, Sekolah Bobrok di Bekasi yang Akhirnya Diperbaiki Setelah Penantian Bertahun-tahun

Kompas.com - 06/02/2020, 08:34 WIB
Murid SD Negeri Samudrajaya 04, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi belajar di ruang kelas yang rusak, Senin (20/1/2020). Kondisi sekolah yang rusak sejak 2014 ini membuat proses belajar mengajar tidak nyaman. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOMurid SD Negeri Samudrajaya 04, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi belajar di ruang kelas yang rusak, Senin (20/1/2020). Kondisi sekolah yang rusak sejak 2014 ini membuat proses belajar mengajar tidak nyaman.
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Miris, begitulah kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Samudrajaya 04, Tarumanegara, Kabupaten Bekasi.

Kondisi sekolah itu sangat memprihatinkan. Bahkan terakhir, atap plafon ruang kelas sekolah SD ini jebol saat angin kencang dan hujan mengguyur Bekasi pada Senin (3/2/2020) lalu.

Pengajuan rehabilitasi total SDN Samudrajaya 04 sudah dilakukan sejak lama, yaitu sejak 2014.

Namun, selama lima tahun, perbaikan SDN Samudrajaya 04 belum jadi prioritas oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Siswa-siswi belajar di lorong sekolah

Keadaan itu mengakibatkan siswa-siswi yang ada di ruang kelas sempat pindah belajar di lorong-lorong sekolah.

Mereka belajar di lantai secara lesehan berjejer memanjang.

Baca juga: Tak Hanya Rusak Bangunannya, SDN Samudrajaya 04 di Bekasi Sering Terkena Banjir

Para guru khawatir jika belajar di dalam kelas, serpihan bekas plafon itu mengenai siswa-siswi saat itu.

Atap plafon sekolah yang jebol itu bersamaan dengan kunjungan Bupati Kabupaten Bekasi, Eka Super Atmaja.

"Iya Pak Bupati kebetulan melihat keadaan sekolah saat itu. Mereka (siswa-siswi belajar pindah ke lorong) memang karena panik saat itu makanya di luar dulu, jadi bukan karena plafon jebol semua," ucap Kepala Bidang SD Pendidikan Kabupaten Bekasi, Hery Erlangga saat dihubungi, Rabu kemarin.

Jadwal jam belajar di sekolah berubah

Atap yang jebol itu juga menyebabkan murid-murid SDN Samudrajaya 4 harus bergantian belajar. Sebab ruang kelas yang rusak parah tidak difungsikan.

Adapun ruangan kelas yang rusak parah itu dari ruang kelas 4 hingga 6 SD. Sementara, ruang kelas 1 hingga 3 SD tidak terlalu rusak.

Baca juga: Plafon SDN Samudrajaya 04 Bekasi yang Jebol Mulai Diperbaiki

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Hery Erlangga mengatakan, jadwal belajar siswa-siswi di sekolah itu, ada yang jam pagi dan jam siang.

"Mereka (siswa-siswi) sekarang ada shift siang kan harusnya pagi semua. Kata guru-guru diupayakan masuk siang biar kelas tidak dipakai semua untuk mengamankan (khawatir jebol) itu," ucap Hery.

Hery mengatakan, sistem belajar menggunakan shift pagi dan siang itu akan berlangsung hingga sekolah SD 04 Samudrajaya selesai diperbaiki.

 

Sekolah mulai diperbaiki

Akhirnya, pada Rabu (5/2/2020) SDN Samudrajaya 04 mulai diperbaiki.

Hal itu menyusul realisasi kebijakan dari pemerintah melihat kondisi sekolah yang sudah rusak parah.

"Sedang dalam pembongkaran pas saya ke sekolah, hari ini mulai perbaikannya. Saya pikir Kamis, namun nyatanya Bupati mempercepat perbaikan sekolahnya," ucap Kepala Sekolah SDN Samudrajaya 4 Kabupaten Bekasi Adi Siswanto, Rabu kemarin.

Adi mengatakan, saat ini ruang kelas 1 hingga 3 yang tengah diperbaiki. Sementara, ruang kelas yang rusak parah malah belum diperbaiki.

Baca juga: Kondisi SDN Samudrajaya 04 Miris, PUPR Diminta Percepat Perbaikan Sekolah

Bahkan, saat ini kata Adi, tiga ruangan kelas yang rusak itu masih digunakan siswa-siswi untuk belajar.

"Ruang kelas 1, 2, 3 yang lagi diperbaiki. Lalu yang rusak parah kelas 4, 5, 6 belum diapa-apain bahkan masih digunakan karena tidak ada tempat lagi buat belajar," ucap dia.

Adi mengatakan, perbaikan sekolah itu memang dilakukan secara bertahap. Hal itu sesuai dengan APBD Kabupaten Bekasi.

Adapun perbaikan sekolah saat ini menggunakan APBD 2019.

"Jadi anggaran itu diajukan akhir tahun 2019, nah keluar sekarang karena kondisi sekolah sudah rusak. Jadi anggaran darurat," ucapnya.

Baca juga: Plafon Kelas Jebol, Jam Belajar Siswa SDN Samudrajaya 04 Kabupaten Bekasi Berubah

Ia berharap perbaikan sementara sekolah itu segera rampung. Hal itu untuk mempermudah siswa-siswi belajar normal kembali.

"Belum bisa dipastiin secepatnya. Kayaknya sih ini cepat ya, tidak sampailah dua bulan selesai," kata dia.

Adi juga menyebutkan bahwa sekolah tersebut bakal direhabilitasi total pada pertengahan 2020.

Padahal, kerusakan sekolah ini sudah relatif parah, membuat para murid dan guru diintai bahaya atap rubuh setiap kali hujan angin melanda.

"Sudah lama pengajuan (rehabilitasi total) tapi belum dapat saja. (Pemerintah) melihat jumlah murid karena masih cukup ruang kelasnya, jadi belum jadi prioritas," jelas Adi.

"Pengajuannya tahun kemarin (2019), realisasi tahun ini. Mereka sudah lihat ke sini," imbuhnya.

Keadaan sebelumnya

Sebagai informasi, keadaan SDN Samudrajaya 04 amat memprihatinkan. Sejumlah ruang kelasnya rusak tak terawat.

Baca juga: 5 Fakta Kerusakan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Para murid terpaksa belajar di kelas yang ubinnya bergelombang, bahkan sebagian keramiknya mengelupas menyisakan tanah merah.

Atapnya pun penuh lubang. Dinding-dinding serta sekat antarkelasnya jebol. Sejumlah jendela tak berkaca. Pintu kelas lapuk dan sulit digeser.

Akibat keadaan ini, pihak sekolah semakin sering memulangkan murid-muridnya sehubungan dengan datangnya musim hujan.

Soalnya, gedung sekolah tersebut dinilai amat rentan ambruk jika diterpa angin kencang.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Megapolitan
Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

Megapolitan
Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Megapolitan
Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Megapolitan
Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: Bertambah 1, Total 634 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 10 Agustus: Bertambah 1, Total 634 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
[UPDATE] Depok Zona Merah Nasional, Kasus Aktif Terbanyak Dijumpai di Cimanggis dan Beji

[UPDATE] Depok Zona Merah Nasional, Kasus Aktif Terbanyak Dijumpai di Cimanggis dan Beji

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Megapolitan
Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Megapolitan
Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Megapolitan
Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X