Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Kompas.com - 21/02/2020, 21:30 WIB
Plt Kadisparbud DKI Jakarta Sri Haryati di ruang rapat Komisi B, lantai 2, Gedung DPRD DKI, Senin (23/12/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIPlt Kadisparbud DKI Jakarta Sri Haryati di ruang rapat Komisi B, lantai 2, Gedung DPRD DKI, Senin (23/12/2019)
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Asisten Perekonomian dan Keuangan DKI Jakarta Sri Haryati meyakini, target terciptanya 200.000 wirausaha baru dalam waktu lima tahun sejak Gubernur Anies Baswedan menjabat, akan terlampaui.

Alasannya, hingga akhir 2019 atau dua tahun Anies menjabat, Pemprov DKI sudah menciptakan 111.108 wirausaha baru melalui program pengembangan kewirausahaan terpadu (PKT).

"Insya Allah (target) 200.000 (wirausaha baru) ini akan terlampaui," ujar Sri di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Baca juga: Melalui OK OCE, Sandiaga Targetkan 15.000 Wirausaha Baru dari Kalangan Milenial Kalsel

Sri berujar, Pemprov DKI Jakarta sudah membuat target tahunan yang harus dicapai demi terciptanya 200.000 wirausaha baru. Realisasi yang dicapai hingga saat ini sudah melebihi target tahunan.

"Untuk tahun pertama, karena di tahap awal, itu target kami sekitar 19.000-an (wirausaha baru), kemudian tahun-tahun berikutnya sekitar 46.500 (wirausaha baru) yang dibagi ke tujuh OPD (organisasi perangkat daerah)," kata dia.

Untuk mencapai target 200.000 wirausaha baru, tujuh OPD DKI Jakarta akan berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Baca juga: Gelar Pelatihan, Pemkot Jakut Targetkan Cetak 2.960 Wirausaha Baru

Contohnya adalah kolaborasi antara Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) dengan Mayapada Group.

Mayapada Group memberikan bantuan 210 gerobak dan 20 booth demi bertambahkan wirausaha baru di Ibu Kota.

"Dengan membuka kolaborasi dengan semua pihak, insya Allah 200.000 ini akan terlampaui," ucap Sri.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap Pemprov DKI bisa lebih banyak lagi menelurkan wirausaha baru dalam waktu yang lebih cepat.

"Sejauh ini kan sudah ada tadi jumlahnya 111.000 (wirausaha baru), harapannya nanti lebih cepat lagi meningkat," tutur Anies.

Adapun Anies dan Sandiaga Uno menargetkan 200.000 wirausaha baru dalam waktu lima tahun pada masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.

Saat itu, Anies dan Sandiaga memberi nama program penciptaan wirausaha itu OK OCE, singkatan dari One Kecamatan, One Center for Enterpreneurship.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI Anggap Wajar Studi Banding Panitia Formula E ke Arab Saudi

Wagub DKI Anggap Wajar Studi Banding Panitia Formula E ke Arab Saudi

Megapolitan
Trotoar di Kebayoran Baru Diduga Diubah Tanpa Izin

Trotoar di Kebayoran Baru Diduga Diubah Tanpa Izin

Megapolitan
Ikan Bandeng di Pasar Malam Rawa Belong Dipanen Khusus untuk Perayaan Imlek

Ikan Bandeng di Pasar Malam Rawa Belong Dipanen Khusus untuk Perayaan Imlek

Megapolitan
Tradisi Keluarga Betawi Saat Imlek, Berikan Ikan Bandeng ke Orangtua dan Mertua

Tradisi Keluarga Betawi Saat Imlek, Berikan Ikan Bandeng ke Orangtua dan Mertua

Megapolitan
UPDATE 28 Januari: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 653

UPDATE 28 Januari: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 653

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Penyebaran Berita Bohong Terkait Kasus Dua Penjambret Tewas Ditabrak

Polisi Selidiki Dugaan Penyebaran Berita Bohong Terkait Kasus Dua Penjambret Tewas Ditabrak

Megapolitan
Polisi Cari Pria yang Pura-pura Tertabrak dan Adang Mobil di Pasar Rebo

Polisi Cari Pria yang Pura-pura Tertabrak dan Adang Mobil di Pasar Rebo

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Sebut Studi Banding Formula E Tak Perlu ke Arab Saudi, Cukup ke Mandalika

Anggota DPRD DKI Sebut Studi Banding Formula E Tak Perlu ke Arab Saudi, Cukup ke Mandalika

Megapolitan
Polisi Selidiki Video Pria Pura-pura Tertabrak Mobil, Diduga Hendak Memeras

Polisi Selidiki Video Pria Pura-pura Tertabrak Mobil, Diduga Hendak Memeras

Megapolitan
Pasar Malam Ikan Bandeng di Rawa Belong Diserbu Warga Jelang Imlek

Pasar Malam Ikan Bandeng di Rawa Belong Diserbu Warga Jelang Imlek

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Epidemiolog: Jakarta Harusnya Terapkan PPKM Lebih Ketat

Kasus Covid-19 Melonjak, Epidemiolog: Jakarta Harusnya Terapkan PPKM Lebih Ketat

Megapolitan
Polisi Hentikan Penyidikan Penjambretan di Tebet karena Pelaku Tewas Ditabrak Korban

Polisi Hentikan Penyidikan Penjambretan di Tebet karena Pelaku Tewas Ditabrak Korban

Megapolitan
Sembilan Kios di Pasar Rebo Terbakar

Sembilan Kios di Pasar Rebo Terbakar

Megapolitan
Resmi Diluncurkan, Angkot Ber-AC di Jakarta Dilengkapi Kamera CCTV hingga Emergency Button

Resmi Diluncurkan, Angkot Ber-AC di Jakarta Dilengkapi Kamera CCTV hingga Emergency Button

Megapolitan
Cegah Kerumunan, Puskesmas Aren Jaya Batasi Kuota Vaksinasi Booster 100 Orang Per Hari

Cegah Kerumunan, Puskesmas Aren Jaya Batasi Kuota Vaksinasi Booster 100 Orang Per Hari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.