Pemprov DKI Sosialisasi ke Warga Terkait Observasi WNI ABK World Dream di Pulau Sebaru

Kompas.com - 24/02/2020, 19:51 WIB
Bupati Kepulauan Seribu, Jakarta, Husein Murad meninjau pulau yang terkena tumpahan minyak mentah Pertamina. ANTARA/HO/pri Bupati Kepulauan Seribu, Jakarta, Husein Murad meninjau pulau yang terkena tumpahan minyak mentah Pertamina.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu mengumpulkan warga-warga mereka di Pulau Pramuka terkait ditetapkannya Pulau Sebaru sebagai tempat observasi virus corona bagi 188 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anak buah kapal (ABK)  World Dream.

Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad mengatakan, kegiatan itu dilakukan guna memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait observasi itu.

"Saya sekarang ada di Pulau Pramuka, mengumpulkan tokoh-tokoh masyarakat, RT-RW, kami memberikan penjelasan supaya mereka tidak mendapat informasi yang simpang siur," kata Husein saat dihubungi Kompas.com, Senin (24/2/2020).

Baca juga: Pemerintah Evakuasi WNI di Kapal World Dream ke Kepulauan Seribu DKI

Sosialisasi itu dilakukan untuk memberi penjelasan pada masyarakat bahwa 188 warga yang diobservasi di Pulau Sebaru Kecil itu sudah dinyatakan sehat sehingga warga tidak perlu khawatir.

Kegiatan sosialisasi itu dilakukan sebagai bentuk dukungan Pemkab Kepulauan Seribu terhadap kebijakan pemerintah pusat.

"Pemkab memberi penjelasan ke warga, tak perlu khawatir berlebihan. Karena ini kan penanganan oleh instansi tingkat pusat, sudah lebih termonitor dengan baik," ujar Husein.

Selain hal tersebut, tidak ada hal khusus yang dilakukan Pemkab Kepulauan Seribu terkait observasi.

Semua persiapan terkait observasi selama 14 hari sudah dilaksanakan oleh pemerintah pusat.

Adapun 188 WNI tersebut akan tiba di Pulau Sebaru pada tanggal 28 Februari 2020 nanti.

Baca juga: 188 WNI di Kapal World Dream Akan Dijemput dengan KRI Soeharso

Mereka akan dibawa lebih dulu menggunakan Kapal World Dream dan akan diserahterimakan ke Pemerintah Indonesia di Selat Durian, Riau.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Megapolitan
UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Megapolitan
Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Megapolitan
Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Terima Dikaitkan dengan Kasus Edhy Prabowo

Rahayu Saraswati Tak Terima Dikaitkan dengan Kasus Edhy Prabowo

Megapolitan
Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Megapolitan
Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Megapolitan
Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Saat Dandim Jakpus Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq...

Saat Dandim Jakpus Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq...

Megapolitan
Cabuli Bocah 10 Tahun di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi

Cabuli Bocah 10 Tahun di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi

Megapolitan
Akses Smart E-budgeting Butuh NIK dan KK, Ini Jawaban Pemprov DKI

Akses Smart E-budgeting Butuh NIK dan KK, Ini Jawaban Pemprov DKI

Megapolitan
Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi Gandeng KPAI Usut Dugaan Eksploitasi Anak

Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi Gandeng KPAI Usut Dugaan Eksploitasi Anak

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Ganti Bantuan Sembako Jadi BLT di Tahun 2021

Pemprov DKI Akan Ganti Bantuan Sembako Jadi BLT di Tahun 2021

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Pasang Wi-fi Gratis di Seluruh RW Padat Penduduk

Pemprov DKI Akan Pasang Wi-fi Gratis di Seluruh RW Padat Penduduk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X