Perampok Lepaskan Tembakan Saat Satroni Toko Emas di Taman Sari

Kompas.com - 28/02/2020, 17:34 WIB
Ilustrasi penembakan Ilustrasi penembakan

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria bersenjata hendak merampok sebuah toko emas di Pasar Pecah Kulit, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (28/2/2020) siang sekitar pukul 12.30 WIB.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, awalnya pria itu masuk ke toko emas Cantik sambil membawa sebuah kursi plastik warna merah.

Dua karyawan toko emas itu tak mencurigai kedatangan pria tersebut. Ternyata dia membawa sebuah senjata api.

"Pelaku menembakkan senjata sehingga mengenai lampu toko dan pecah," kata Yusri.

Baca juga: Perampokan dan Penyekapan di Toko Tekstil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Setelah membuat kericuhan di toko emas tersebut, pria yang mengenakan jaket dan helm tertutup itu langsung kabur dan keluar dari area pasar.

Petugas keamanan dan petugas sampah yang bekerja di sekitar pasar sempat mengadang pria itu agar tak melarikan diri.

"Pelaku menembakkan senjata dan mengenai kaki petugas sampah," ujar Yusri.

Petugas sampah itu mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit. Kini, polisi masih mengecek keberadaan korban yang mengalami luka tembak di Rumah Sakit Husada, Jakarta Pusat.

Polisi mengamankan barang bukti di antaranya selongsong peluru, rekaman CCTV toko emas, dan patahan gagang senjata api jenis revolver.

Pria yang diduga hendak merampok toko emas itu kini diburu polisi.

"Pelaku satu orang, masih lidik," ujar Yusri.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Megapolitan
Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Megapolitan
Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Megapolitan
Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Megapolitan
UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

Megapolitan
Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Megapolitan
Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Megapolitan
Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Megapolitan
Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Megapolitan
Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X