Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Antisipasi Penularan Virus Corona, UI Batasi Interaksi dengan Mancanegara

Kompas.com - 07/03/2020, 11:39 WIB
Vitorio Mantalean,
Kristian Erdianto

Tim Redaksi

DEPOK, KOMPAS.com - Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Indonesia (UI) Rosari Saleh mengatakan, pihak kampus telah menyusun beberapa langkah dalam mengantisipasi penularan virus corona.

Salah satunya, pembatasan interaksi dengan segala hal yang berkaitan dengan mancanegara, misalnya pertukaran mahasiswa dan kegiatan konferensi di luar negeri.

"Dalam beberapa hal kami antisipasi, misalnya dengan mengurangkan aktivitas pertukaran mahasiswa, kemudian conference," jelas Rosari kepada wartawan di Kampus UI, Jumat (6/3/2020) sore.

"Orang asingnya juga banyak kan yang batal ke Indonesia," ia menambahkan.

Baca juga: UI Keluarkan Rekomendasi Tak Terima Tamu Asing dari Kota-Kota di Negara Terjangkit Corona

Rosari mengungkapkan, kegiatan kuliah yang melibatkan dosen maupun guru besar dari mancanegara pun akan dibatasi.

Teknologi kuliah via videocall dianggap dapat menjadi substitusinya.

"Kunjungan-kunjungan misalnya kunjungan oleh guru besar atau profesor dari luar negeri kami alihkan, ke video conference atau via Skype," ujar Rosari.

"Jadi, kami menyiasati bahwa kalau memang kita harus bertemu karena ada persoalan-persoalan dan diskusi-diskusi yang harus dijalankan, nanti melalui video conference," tambah dia.

Baca juga: UI Imbau Mahasiswa dan Dosen Tetap Waspada Penyebaran Virus Corona

Di samping itu, UI juga meminta sivitas akademikanya untuk menunda aktivitas kuliah selama 14 hari seandainya baru kembali dari luar negeri.

Rosari mengungkapkan, kebijakan "karantina mandiri" ini sudah diterbitkan sejak beberapa hari yang lalu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tak Hanya Chandrika Chika, Polisi juga Tangkap Atlet E-Sport Terkait Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Tak Hanya Chandrika Chika, Polisi juga Tangkap Atlet E-Sport Terkait Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
Akibat Pipa Bocor, Warga BSD City Terpaksa Beli Air Isi Ulang

Akibat Pipa Bocor, Warga BSD City Terpaksa Beli Air Isi Ulang

Megapolitan
Buka Pendaftaran PPK, KPU Depok Butuh 55 Orang untuk di 11 Kecamatan

Buka Pendaftaran PPK, KPU Depok Butuh 55 Orang untuk di 11 Kecamatan

Megapolitan
Selebgram Chandrika Chika Ditangkap Polisi Terkait Kasus Penyalahgunaan Narkotika

Selebgram Chandrika Chika Ditangkap Polisi Terkait Kasus Penyalahgunaan Narkotika

Megapolitan
Polisi Sebut Korban Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Derita Kerugian Puluhan Juta

Polisi Sebut Korban Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Derita Kerugian Puluhan Juta

Megapolitan
Sambut Pilkada DKI dan Jabar, PAN Prioritaskan Kadernya Maju di Pilkada 2024 Termasuk Zita Anjaini

Sambut Pilkada DKI dan Jabar, PAN Prioritaskan Kadernya Maju di Pilkada 2024 Termasuk Zita Anjaini

Megapolitan
Air di Rumahnya Mati, Warga Perumahan BSD Terpaksa Mengungsi ke Rumah Saudara

Air di Rumahnya Mati, Warga Perumahan BSD Terpaksa Mengungsi ke Rumah Saudara

Megapolitan
Pria Tewas di Kamar Kontrakan Depok, Diduga Sakit dan Depresi

Pria Tewas di Kamar Kontrakan Depok, Diduga Sakit dan Depresi

Megapolitan
Polisi Periksa Empat Saksi Terkait Kasus Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina

Polisi Periksa Empat Saksi Terkait Kasus Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina

Megapolitan
Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mangkir dari Panggilan Polisi

Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mangkir dari Panggilan Polisi

Megapolitan
Wanita Hamil Tewas di Kelapa Gading, Kekasih Menyesal dan Minta Maaf ke Keluarga Korban

Wanita Hamil Tewas di Kelapa Gading, Kekasih Menyesal dan Minta Maaf ke Keluarga Korban

Megapolitan
Terjerat Kasus Penistaan Agama, TikTokers Galihloss Terancam 6 Tahun Penjara

Terjerat Kasus Penistaan Agama, TikTokers Galihloss Terancam 6 Tahun Penjara

Megapolitan
Banyak Warga Jakarta Disebut Belum Terima Sertifikat Tanah dari PTSL

Banyak Warga Jakarta Disebut Belum Terima Sertifikat Tanah dari PTSL

Megapolitan
Heru Budi Minta Antisipasi Dampak Konflik Iran-Israel Terhadap Perekonomian Jakarta

Heru Budi Minta Antisipasi Dampak Konflik Iran-Israel Terhadap Perekonomian Jakarta

Megapolitan
Agusmita Terancam 15 Tahun Penjara karena Diduga Terlibat dalam Kematian Kekasihnya yang Sedang Hamil

Agusmita Terancam 15 Tahun Penjara karena Diduga Terlibat dalam Kematian Kekasihnya yang Sedang Hamil

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com