Kadin DKI: Perekonomian Jakarta Turun 60 Persen Imbas Covid-19

Kompas.com - 27/03/2020, 16:29 WIB
Foto dirilis Jumat (6/3/2020), memperlihatkan sejumlah warga berjalan di dekat fasilitas menuju stasiun kereta MRT di trotoar Jalan Sudirman, kawasan Senayan, Jakarta. Kenyamanan dan keselamatan bagi seluruh pejalan kaki di Jakarta hadir melalui pembangunan dan revitalisasi jalur-jalur pedestrian sebagai bagian dalam mendukung gerakan pejalan kaki. ANTARA FOTO/APRILLIO AKBARFoto dirilis Jumat (6/3/2020), memperlihatkan sejumlah warga berjalan di dekat fasilitas menuju stasiun kereta MRT di trotoar Jalan Sudirman, kawasan Senayan, Jakarta. Kenyamanan dan keselamatan bagi seluruh pejalan kaki di Jakarta hadir melalui pembangunan dan revitalisasi jalur-jalur pedestrian sebagai bagian dalam mendukung gerakan pejalan kaki.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri ( Kadin) DKI Jakarta Diana Dewi mengatakan, wabah Covid-19 berdampak signifikan terhadap perekonomian Jakarta.

Perekonomian di Ibu Kota saat ini sudah turun hingga 60 persen. Perekonomian Jakarta menurun imbas adanya pembatasan aktivitas warga hingga kebijakan bekerja dari rumah (work from home).

"Kalau penurunan 60 persen sudah. Kami sekarang ini yang bekerja hanya yang menyediakan kebutuhan masyarakat. Yang lainnya semuanya sudah dalam kondisi down," ujar Diana di Balai Kota DKI Jakarta dalam siaran YouTube Pemprov DKI, Jumat (27/3/2020).

Baca juga: Kadin DKI Sumbang Hand Sanitizer hingga Kebutuhan Pokok untuk Tenaga Medis Covid-19

Menurut Diana, sektor usaha yang paling terdampak penyebaran virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2) adalah sektor pariwisata.

"Pada saat ini kami semua sangat memprihatinkan, terutama dari teman-teman pariwisata yang di sini mencakup ada hotel, restoran," kata dia.

Meskipun demikian, Diana meminta semua pengusaha di Jakarta untuk tak patah semangat dan tetap bekerja.

Baca juga: Kadin Indonesia Serahkan Bantuan Rp 10 Miliar ke PMI terkait Penanganan Wabah Covid-19

Sebab, pemerintah telah menginformasikan sejumlah kebijakan kepada Kadin untuk menstimulus perekonomian Ibu Kota.

Diana berharap kebijakan pemerintah untuk menstimulus perekonomian Jakarta ke depan diterapkan secara adil bagi semua sektor usaha dan sesuai kepentingan para pengusaha.

"Kami merasa bahwa pemerintah sudah memberikan stimulus-stimulus yang cukup banyak juga, terutama untuk UMKM. Ini yang membesarkan hati kami," ucap Diana.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MEGAPOLITAN]: PSBB Jakarta Diperpanjang Lagi I Covid-19 Klaster Hotel hingga Pernikahan

[POPULER MEGAPOLITAN]: PSBB Jakarta Diperpanjang Lagi I Covid-19 Klaster Hotel hingga Pernikahan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Jaksel, Bekasi, dan Tangerang Jadi Zona Merah Covid-19 | PSBB Ketat Diperpanjang hingga 11 Oktober

[POPULER JABODETABEK] Jaksel, Bekasi, dan Tangerang Jadi Zona Merah Covid-19 | PSBB Ketat Diperpanjang hingga 11 Oktober

Megapolitan
Kasus Baru Covid-19 di Depok Bertambah 34 Kemarin

Kasus Baru Covid-19 di Depok Bertambah 34 Kemarin

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah, Depok dan Bogor Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah, Depok dan Bogor Berpeluang Hujan

Megapolitan
49 RW di Kota Bekasi Ada di Zona Merah Covid-19,  Paling Tinggi di Bekasi Utara dan Timur

49 RW di Kota Bekasi Ada di Zona Merah Covid-19, Paling Tinggi di Bekasi Utara dan Timur

Megapolitan
Patroli Iklan Aborsi Ilegal di Internet, Polda Metro Jaya Gandeng Kemenkominfo

Patroli Iklan Aborsi Ilegal di Internet, Polda Metro Jaya Gandeng Kemenkominfo

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Disebut Klaster Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Pemprov DKI Kroscek

Tempat Hiburan Malam Disebut Klaster Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Pemprov DKI Kroscek

Megapolitan
Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Megapolitan
Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Megapolitan
Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Megapolitan
Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Megapolitan
Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Megapolitan
Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X