1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Kompas.com - 04/04/2020, 20:29 WIB
Ilustrasi hotel SHUTTERSTOCKIlustrasi hotel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 1.500 hotel di seluruh Indonesia tidak lagi beroperasi. Ribuan hotel ini tutup lantaran tidak mendapatkan pemasukan karena merebaknya wabah Covid-19.

Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Rainier H Daulay mengatakan dengan ditutupnya hotel-hotel tersebut, ribuan karyawan terancam tidak mendapatkan pemasukan.

"Kalau satu hotel 100 karyawan ya hitung-hitung saja berapa (karyawan yang dirumahkan)," kata dia saat dihubungi, Sabtu (4/4/2020).

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jakarta: 1.071 Positif, 58 Sembuh, 98 Meninggal Dunia

Selain karyawan yang terbengkalai, perusahaan juga akan gigit jari karena merugi total.

Namun di tengah kondisi ini, pemerintah pusat melalui menteri terkait dinilai tidak melakukan tindakan terkait meruginya para pengusaha hotel.

Seharusnya, pemerintah memberikan bantuan berupa peringanan biaya pajak bagi pengusaha yang bergerak di bidang perhotelan.

"Seharusnya pajak-pajak tidak dibayar dulu, tetap saja disuruh bayar. Bunga bank distop dulu, tetap saja bank uber-uber kita bayar bunga. Mau bayar pakai apa orang enggak ada tamu," kata dia.

Baca juga: Berapa Lama Pengusaha Hotel Sanggup Bertahan?

Selain itu, PHRI serta para pelaku usaha lain sudah  berdiskusi dan memberikan masukan kepada pemerintah agar bisa menyelamatkan para pengusaha perhotelan berikut karyawanya.

"Saya tidak melihat ada upaya-upaya yang ada realisasi. Upaya mungkin ada, ngomong kan upaya. Tapi kan action enggak ada," kata dia.

Dia berharap ada perhatian khusus bagi para pelaku usaha yang mulai terseok di tengah wabah Covid-19.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X