Orangtua Pusing Ajari Anak Selama Pandemi Corona, Kak Seto: Jangan Posisikan Diri Seperti Guru

Kompas.com - 06/04/2020, 22:32 WIB
Kak Seto di Festival Seni Sahabat Anak, Green Pramuka Square, Sabtu (22/9/2018) KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGI Kak Seto di Festival Seni Sahabat Anak, Green Pramuka Square, Sabtu (22/9/2018)


JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan ini, banyak orangtua mengeluhkan banyaknya pekerjaan rumah (PR) yang didapat anak selama penerapan kebijakan belajar di rumah.

Para orangtua itu mengeluh bahwa mereka harus mengajari anaknya berbagai mata pelajaran dari sekolah sebelum kemudian membantu anak mengerjakan PR.

Ketua LPAI Seto Mulyadi atau yang biasa di sapa Kak Seto menjelaskan, ada konsep yang salah diterapkan orangtua selama belajar di rumah tersebut.

Menurut dia, orangtua seharusnya tidak merasa seperti menggantikan peran guru saat berada di rumah.

"Para orangtua jangan memposisikan diri seperti guru. Bikin ini, selesaikan ini. Ya enakan dengan Pak Guru dan Bu Guru kalau begitu, jadi orangtua juga seolah beban," kata Kak Seto saat dihubungi Kompas.com, Senin (6/4/2020).

Baca juga: Selama Pandemi Corona, Kak Seto Sebut RT RW Harus Kreatif Cegah Anak-anak Beraktivitas di Luar Rumah

Menurut Kak Seto, orangtua harus berperan sebagai teman belajar anak. Orangtua tak harus menerangkan materi layaknya yang dilakukan guru di kelas.

Namun, orangtua bisa berdiskusi, sama-sama belajar apa yang harusnya dipelajari anak sesuai dengan kelas mereka. Jadikan kegiatan belajar bersama itu sebagai nostalgia masa-masa bersekolah dulu.

Selain itu, belajar di rumah juga tak harus sama seperti di sekolah yaitu guru menerangkan di depan kelas sementara murid duduk diam mencatat di bangku.

Akan tetapi belajar di rumah bisa dibuat menyenangkan dengan mempraktikkan ilmu-ilmu tersebut dalam bentuk kegiatan.

Baca juga: Banyak Orangtua Kerja di Rumah, Kak Seto Sebut Itu Kesempatan Mahal untuk Akrab dengan Anak

"Misalnya pitagoras, pinggirkan dulu barang-barang terus gunakan meteran di lantai lalu ukur apakah benar yang dikatakan rumus," ucap Seto.

Dengan begitu, kegiatan belajar di rumah tentu akan menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan bersama anak di tengah pandemi Covid-19 ini.

Jika suasana belajar terasa menyenangkan seperti itu, tentu akan mempererat hubungan orangtua dan anak yang selama ini mungkin dibatasi oleh kesibukan masing-masing.

Selain itu, suasana belajar yang menyenangkan tersebut tentu mencegah anak untuk keluar rumah sehingga mengurangi resiko ia terpapar virus corona.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X