Beroperasi Normal, Bandara Soekarno-Hatta Tunggu Aturan Larangan Mudik dari Pusat

Kompas.com - 22/04/2020, 15:02 WIB
Penyemprotan disinfektan di seluruh terminal penumpang Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (25/3/2020) Dok Humas Angkasa Pura IIPenyemprotan disinfektan di seluruh terminal penumpang Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (25/3/2020)

TANGERANG, KOMPAS.com - Bandara Soekarno-Hatta masih beroperasi normal setelah pengumuman larangan mudik dari Presiden Joko Widodo pada Selasa (21/4/2020) kemarin.

Senior Manager Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga Simatupang mengatakan, operasi normal tersebut dikarenakan belum ada aturan dari pemerintah pusat soal larangan mudik.

"Sampai saat ini kita belum mendapat aturan larangan mudik," ujar Febri saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: Pemerintah Larang Mudik, Polda Metro Tutup Tol Elevated Jakarta-Cikampek

Febri mengatakan, memang sudah ada wacana terkait pembentukan aturan larangan mudik di bagian penerbangan dengan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Namun, Febri menegaskan, Bandara Soekarno-Hatta menunggu aturan yang akan diberlakukan pemerintah pusat terkait larangan mudik.

"Intinya kita masih menunggu," kata Febri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Polisi Akan Putar Balik Kendaraan yang Keluar Jabodetabek untuk Mudik

Febri menjelaskan, Bandara Soekarno-Hatta kini beroperasi dalam status Minimum Operation dan menutup beberapa Sub Terminal.

Laporan terakhir yang diterima Kompas.com, pengurangan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta cukup signifikan akibat wabah Covid-19.

Tercatat, dari penerbangan normal sebelumnya berada di rata-rata 2.000 pergerakan pesawat perhari menjadi 300 pergerakan pesawat perhari di dua minggu pertama April 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Orangtua Tak Bisa Divaksinasi Covid-19, Apakah Siswa SD di Kota Tangerang Bisa Ikut PTM?

Orangtua Tak Bisa Divaksinasi Covid-19, Apakah Siswa SD di Kota Tangerang Bisa Ikut PTM?

Megapolitan
SETARA Institute: Pemkot Depok Perburuk Diskriminasi terhadap Jemaah Ahmadiyah

SETARA Institute: Pemkot Depok Perburuk Diskriminasi terhadap Jemaah Ahmadiyah

Megapolitan
Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Bus yang Ditabrak Terdorong 15 Meter

Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Bus yang Ditabrak Terdorong 15 Meter

Megapolitan
Daftar 45 SD yang Mulai Gelar PTM Terbatas di Kota Tangerang

Daftar 45 SD yang Mulai Gelar PTM Terbatas di Kota Tangerang

Megapolitan
Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik

Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik

Megapolitan
Satpol PP Tangsel Razia Indekos dan Apartemen, 4 Wanita Diduga PSK Terjaring

Satpol PP Tangsel Razia Indekos dan Apartemen, 4 Wanita Diduga PSK Terjaring

Megapolitan
Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Polisi: Bus Ngetem di Halte Ditabrak Bus Belakang yang Tak Direm

Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Polisi: Bus Ngetem di Halte Ditabrak Bus Belakang yang Tak Direm

Megapolitan
Berenang Tengah Malam di Kanal Banjir Barat, Warga Cideng Ditemukan Tewas

Berenang Tengah Malam di Kanal Banjir Barat, Warga Cideng Ditemukan Tewas

Megapolitan
Pemeriksaan Rachel Vennya soal Mobil Bernopol RFS Diundur Besok

Pemeriksaan Rachel Vennya soal Mobil Bernopol RFS Diundur Besok

Megapolitan
Ikut PTM Terbatas Perdana, Begini Respons Murid SDN Pasar Baru 1

Ikut PTM Terbatas Perdana, Begini Respons Murid SDN Pasar Baru 1

Megapolitan
Kecelakaan Dua Bus Transjakarta di Halte Cawang-Ciliwung, Sopir Tewas Terjepit

Kecelakaan Dua Bus Transjakarta di Halte Cawang-Ciliwung, Sopir Tewas Terjepit

Megapolitan
Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Sopir Diduga Mengantuk lalu Tabrak Bus di Depannya

Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Sopir Diduga Mengantuk lalu Tabrak Bus di Depannya

Megapolitan
162 Murid SDN Pasar Baru 1 Kota Tangerang Ikuti PTM Terbatas Perdana

162 Murid SDN Pasar Baru 1 Kota Tangerang Ikuti PTM Terbatas Perdana

Megapolitan
Kecelakaan 2 Bus Transjakarta di Cawang, 3 Korban Tewas dan 30 Orang Luka-luka

Kecelakaan 2 Bus Transjakarta di Cawang, 3 Korban Tewas dan 30 Orang Luka-luka

Megapolitan
45 SD di Kota Tangerang Mulai Gelar PTM Terbatas, Tiap Jenjang Masuk Seminggu Sekali

45 SD di Kota Tangerang Mulai Gelar PTM Terbatas, Tiap Jenjang Masuk Seminggu Sekali

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.