Kompas.com - 03/05/2020, 16:15 WIB
Dua patung komodo yang terdapat di pintu masuk Museum Komodo dan Taman Reptil di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). kompas.com / Nabilla RamadhianDua patung komodo yang terdapat di pintu masuk Museum Komodo dan Taman Reptil di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta Timur menyatakan akan kekurangan stok pakan satwa mulai Juni dan Juli 2020.

Manajer Unit Taman Burung dan Museum Komodo Taman Reptil TMII Piter Kombo mengatakan, stok pakan yang tersedia saat ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan satwa sampai akhir Mei 2020.

"Stok pakan mencukupi sampai akhir bulan ini," ujar Kombo saat dihubungi Kompas.com, Minggu (3/5/2020).

Kombo menjelaskan, selama ini, seluruh biaya operasional di Taman Burung dan Museum Komodo Taman Reptil TMII bergantung pada pendapatan dari tiket pengunjung dan biaya sewa tempat.

Baca juga: Jumlah Pengunjung TMII Menurun

Namun, pendapatan mulai menurun sejak Februari 2020 karena sepinya pengunjung. Sejak maraknya wabah Covid-19, tidak ada pendapatan yang masuk karena TMII ditutup sementara.

Hal itu berdampak pada menipisnya anggaran untuk membeli stok pakan satwa di Taman Burung dan Museum Komodo Taman Reptil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pendapatan kami 95 persen dari tiket pengunjung, 5 persen sisanya dari sewa tempat, kegiatan, retribusi foto, syuting, dan sebagainya. Saat ini karena kami mengikuti anjuran pemerintah (untuk tutup), tentu seluruh pendapatan tidak ada," kata dia.

Karena itu, lanjut Kombo, pengelola TMII saat ini membuka donasi untuk satwa-satwa di Taman Burung dan Museum Komodo Taman Reptil.

"Bantuan yang diterima yang diutamakan dalam bentuk produk pakan. Selain itu juga bisa dalam bentuk uang," ucap Kombo.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

Megapolitan
2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

Megapolitan
Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Megapolitan
PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

Megapolitan
Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Megapolitan
266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Megapolitan
Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Megapolitan
Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Megapolitan
Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Megapolitan
Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Megapolitan
Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Megapolitan
3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota, Berawal dari Pindah Lajur

3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota, Berawal dari Pindah Lajur

Megapolitan
Kasus Penembakan di Tangerang, Polisi Sebut Tak Ada Saksi yang Lihat Langsung Kejadian

Kasus Penembakan di Tangerang, Polisi Sebut Tak Ada Saksi yang Lihat Langsung Kejadian

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.