Besok Moda Transportasi Kembali Beroperasi, Bandara Halim Tidak Layani Penerbangan Komersial

Kompas.com - 06/05/2020, 21:08 WIB
Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (1/1/2020) pagi. DOK DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARABandara Halim Perdanakusuma, Rabu (1/1/2020) pagi.
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai besok, Kamis (7/5/2020), pemerintah kembali mengaktifkan moda transportasi.

Kendati demikian, kebijakan tersebut hanya berlaku untuk kriteria penumpang tertentu, seperti pejabat negara.

Terkait hal tersebut, untuk moda transportasi udara, kebijakan tersebut tidak memengaruhi aktifitas Bandara Halim Perdanakusuma di tengah pandemi Covid-19 ini.

Baca juga: Bandara Soetta dan Halim Perdanakusuma Ditutup untuk Penumpang, Hanya Layani Kargo

Bandara Halim Perdanakusuma untuk sementara tetap tidak melayani penerbangan komersial.

Executive General Manager Bandara Halim Perdanakusuma Nandang Sukarna mengatakan bahwa penerbangan komersial hanya dilayani di Bandara Soekarno-Hatta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kecuali Bandara Halim saja, sementara ini tidak melayani penerbangan Niaga berjadwal maupun tidak berjadwal. Namun, penerbangan komersial tersebut dilayani di CGK," kata Nandang kepada Kompas.com, Rabu (6/5/2020).

Baca juga: RSAU Esnawan Antariksa Halim Perdanakusuma Siap Tangani Pasien Covid-19

Nandang menambahkan bahwa Bandara Halim Perdanakusuma hanya melayani penerbangan kargo dan carter.

"Bandara HLP (Halim Perdanakusuma) hanya layani penerbangan kargo, penerbangan khusus charter VIP dan karyawan aplosan," ujar Nandang.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Usut Kasus Warga Bekasi yang NIK-nya Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi Covid-19

Polisi Usut Kasus Warga Bekasi yang NIK-nya Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Terobos Palang di Perlintasan KA Pesing, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta

Terobos Palang di Perlintasan KA Pesing, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta

Megapolitan
47.324 Warga Jakbar Terima Vaksin Covid-19 di 209 Posko Vaksin Merdeka

47.324 Warga Jakbar Terima Vaksin Covid-19 di 209 Posko Vaksin Merdeka

Megapolitan
NIK Warga Bekasi Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi, Ini Langkah Pembenahan Pemerintah

NIK Warga Bekasi Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi, Ini Langkah Pembenahan Pemerintah

Megapolitan
Mulai Dibuka, Vaksinasi Covid-19 bagi Ibu Hamil di Jakarta Barat

Mulai Dibuka, Vaksinasi Covid-19 bagi Ibu Hamil di Jakarta Barat

Megapolitan
Pria di Cengkareng Aniaya Mertua hingga Tewas karena Sakit Hati

Pria di Cengkareng Aniaya Mertua hingga Tewas karena Sakit Hati

Megapolitan
Wagub DKI Minta Pasien Covid-19 yang Isoman di Rumah Pindah ke Tempat Isolasi Terkendali

Wagub DKI Minta Pasien Covid-19 yang Isoman di Rumah Pindah ke Tempat Isolasi Terkendali

Megapolitan
Ibu Hamil di Jakarta Utara Sudah Bisa Divaksinasi Covid-19, Ini Syaratnya

Ibu Hamil di Jakarta Utara Sudah Bisa Divaksinasi Covid-19, Ini Syaratnya

Megapolitan
Warga Bekasi yang NIK-nya Dipakai Orang Lain Akhirnya Boleh Ikut Vaksinasi Covid-19

Warga Bekasi yang NIK-nya Dipakai Orang Lain Akhirnya Boleh Ikut Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Jadi Tersangka Kasus Penimbunan Obat Covid-19, Komisaris Utama PT ASA Diperiksa Hari Ini

Jadi Tersangka Kasus Penimbunan Obat Covid-19, Komisaris Utama PT ASA Diperiksa Hari Ini

Megapolitan
Ketua DPC Partai Demokrat Tangsel Meninggal Dunia karena Terpapar Covid-19

Ketua DPC Partai Demokrat Tangsel Meninggal Dunia karena Terpapar Covid-19

Megapolitan
Mobilitas Warga Meningkat Saat PPKM Level 4 di Jakarta, Polisi Kembali Perketat Titik Penyekatan

Mobilitas Warga Meningkat Saat PPKM Level 4 di Jakarta, Polisi Kembali Perketat Titik Penyekatan

Megapolitan
PPKM Level 4 Diperpanjang, Ganjil Genap di Kota Bogor Terus Berlanjut

PPKM Level 4 Diperpanjang, Ganjil Genap di Kota Bogor Terus Berlanjut

Megapolitan
UPDATE 4 Agustus: Kini Tersisa 2.197 Pasien Covid-19 di Wisma Atlet

UPDATE 4 Agustus: Kini Tersisa 2.197 Pasien Covid-19 di Wisma Atlet

Megapolitan
Mobilitas di Jakarta Kembali Meningkat, Polisi Duga Ada Kantor yang Tak Lagi Terapkan WFH

Mobilitas di Jakarta Kembali Meningkat, Polisi Duga Ada Kantor yang Tak Lagi Terapkan WFH

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X