Ribuan Pelanggar PSBB di Tangerang Dipaksa Rapid Test, Hasilnya Ada yang Reaktif

Kompas.com - 20/05/2020, 07:09 WIB
Pelanggar PSBB di Kota Tangerang dikenakan sanksi sosial menyapu jalanan, Senin (18/5/2020) Dok Humas Pemkot TangerangPelanggar PSBB di Kota Tangerang dikenakan sanksi sosial menyapu jalanan, Senin (18/5/2020)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Dalam kurun waktu 14-16 Mei ada 2.146 pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan, dari 2.146 pelanggar tersebut, ada 1.783 orang yang dipaksa melakukan rapid test.

"Hasilnya ada sejumlah pelanggar yang hasil testnya reaktif," kata Arief dalam keterangan tertulis, Rabu (20/5/2020).

Arief mengatakan, ada sebanyak 21 orang dinyatakan reaktif. Menurut dia, mereka bisa jadi adalah orang-orang yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang masih beraktivitas di luar rumah.

Baca juga: Ironi dalam PSBB, Ketika Warga Berbondong-bondong ke Mal di Tengah Pandemi Covid-19...

"Masyarakat harus waspada bahwa ada orang-orang yang statusnya OTG dan bisa jadi carrier," tutur dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain sanksi dipaksa melakukan rapid test, sebayak 351 orang pelanggar PSBB diberikan sanksi sosial berupa membersihkan fasilitas umum dan menyapu di pinggir jalan.

Arief juga menegaskan Pemkot Tangerang akan terus menggelar operasi dan penindakan kepada masyarakat yang melanggar aturan PSBB dengan harapan agar masyarakat sadar pentingnya menjaga kesehatan melalui sanksi sosial yang diberikan.

Baca juga: Sosiolog Sebut 3 Sebab Warga Nekat Langgar PSBB untuk Berbelanja

"Harapannya dengan sanksi sosial yang diberikan bisa membuat masyarakat jera dan kemudian sadar pentingnya menggunakan masker," kata Arief.

Data terbaru kasus Covid-19 dilansir dari website covid19.tangerangkota.go.id, Rabu (20/5/2020) Kota Tangerang mencatat 303 kasus positif Covid-19.

Dari 303 kasus positif Covid-19 tersebut dirincikan 26 kasus dinyatakan meninggal dunia, 127 kasus sembuh dan 150 kasus masih dalam perawatan.



Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Megapolitan
Mobil Terguling di Bintaro, Polisi Masih Selidiki

Mobil Terguling di Bintaro, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Murid SD yang Sudah Berusia 12 Tahun di Kota Bekasi Akan Divaksinasi Covid-19

Murid SD yang Sudah Berusia 12 Tahun di Kota Bekasi Akan Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Megapolitan
1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

Megapolitan
Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Megapolitan
Dititipkan ke Teman Ibunya, Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang

Dititipkan ke Teman Ibunya, Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang

Megapolitan
Bayi 10 Bulan Jadi Manusia Silver di Pamulang, Ibunya Dibawa ke Dinsos Tangsel

Bayi 10 Bulan Jadi Manusia Silver di Pamulang, Ibunya Dibawa ke Dinsos Tangsel

Megapolitan
Satu Pelaku Ditangkap, Ranjau Paku Masih Bertebaran di Jalan Gatot Soebroto dan Jalan MT Haryono

Satu Pelaku Ditangkap, Ranjau Paku Masih Bertebaran di Jalan Gatot Soebroto dan Jalan MT Haryono

Megapolitan
Dinkes DKI: 15 Persen Remaja Belum Vaksin Covid-19 karena Terhalang Izin Orangtua

Dinkes DKI: 15 Persen Remaja Belum Vaksin Covid-19 karena Terhalang Izin Orangtua

Megapolitan
BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

Megapolitan
BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

Megapolitan
Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

Megapolitan
UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.