Anies: Anak-anak Ingat Pandemi Ini, Bawa Pengalaman Ini Sampai Tua...

Kompas.com - 24/05/2020, 20:13 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Dokumentasi Diskominfotik Pemprov DKI JakartaGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta anak-anaknya serta warga lainnya untuk selalu mengingat momen Lebaran di tahun 2020 ini.

Sebab, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, momen Lebaran ini dijalankan dalam kondisi pandemi Covid-19.

Pengalaman ini akan menjadi sejarah yang bisa diceritakan turun temurun ke anak cucu mereka kelak.

"Tadi saya sampaikan kepada anak-anak bahwa anak-anak semua ingat-ingat peristiwa ini. Mudah-mudahan tidak berulang bahwa kita menghadapi pandemi begini," ucap Anies, Minggu (24/5/2020).

Baca juga: Anies: Berdiam Diri di Rumah, Artinya Sudah Menyelamatkan Orang Lain

"Tapi, ini menjadi pengalaman yang nanti sampai kakek dan nenek, mereka akan bisa menceritakan bahwa saat mereka SD, saat mereka SMP, tahun 2020, terjadi pandemi sampai kita semua tidak bisa salat Id di masjid atau di lapangan. Ingat ini sebagai sebuah peristiwa yang kita ambil hikmahnya," ucap Anies.

Lebih lanjut, Anies juga mengapresiasi warga dan juga anak-anak yang tetap disiplin di tengah pandemi ini.

Sebab dengan disiplin dan berdiam dirumah mereka turut memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Anak-anak yang disiplin dan tidak pergi, dia di kemudian hari bisa menceritakan pada generasi berikutnya bahwa saya termasuk yang memutus mata rantai karena saya di rumah," kata Anies.

Baca juga: Anies Nilai Silaturahim Virtual Membuat Semua Saudara Jadi Terhubung

Hingga Minggu (24/5/2020) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DKI mencatat ada 6.561 warga DKI Jakarta yang positif Covid-19. 

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati menyebutkan, 1.592 di antaranya dinyatakan sembuh dan 505 lainnya meninggal dunia.

“Sampai dengan hari ini kami laporkan, 2.026 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.438 orang melakukan isolasi mandiri di rumah,” kata dia melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu.

Jumlah orang tanpa gejala (OTG) masih sangat tinggi yakni 14.448 orang, sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 12.050.

Sisanya, pasien dalam pengawasan (PDP) kini tembus 8.553 orang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hampir Jadi Korban Begal, Pesepeda Ini Putuskan Tak Lapor Polisi

Hampir Jadi Korban Begal, Pesepeda Ini Putuskan Tak Lapor Polisi

Megapolitan
Bocah Hilang Saat Bermain di Sungai Inspeksi Kampung Pulo, Hanya Tersisa Bajunya di Tepi Kali

Bocah Hilang Saat Bermain di Sungai Inspeksi Kampung Pulo, Hanya Tersisa Bajunya di Tepi Kali

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] PT Khong Guan Tawar Ganti Rugi kepada Warga | Tukang Gali Brebes Puluhan Tahun Menunggu Kerja di Lebak Bulus

[POPULER JABODETABEK] PT Khong Guan Tawar Ganti Rugi kepada Warga | Tukang Gali Brebes Puluhan Tahun Menunggu Kerja di Lebak Bulus

Megapolitan
Bentrok 2 Kelompok Ormas di Ciledug Berakhir Damai

Bentrok 2 Kelompok Ormas di Ciledug Berakhir Damai

Megapolitan
Terserempet Kereta di Cengkareng, Pengendara Ojol Selamat, Motornya Terseret ke Kali

Terserempet Kereta di Cengkareng, Pengendara Ojol Selamat, Motornya Terseret ke Kali

Megapolitan
Lagi, Tanah Longsor Terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Lagi, Tanah Longsor Terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan Sebuah Pabrik Busa di Tangerang

Kebakaran Hanguskan Sebuah Pabrik Busa di Tangerang

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Capai 2.140, Paling Banyak di Kecamatan Periuk

Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Capai 2.140, Paling Banyak di Kecamatan Periuk

Megapolitan
UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

Megapolitan
UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Megapolitan
Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

Megapolitan
Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Megapolitan
Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X