Tangsel Terapkan New Normal Jika Kasus Covid-19 Tak Bertambah

Kompas.com - 28/05/2020, 16:02 WIB
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, Pemkot Tangsel akan melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) untuk mengatasi banjir di wilayah Tangerang Selatan. Hal tersebut dikatakan saat meninjau Perumahan Pesona Serpong, Setu, Tangsel, Selasa (4/2/2020) KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiWakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, Pemkot Tangsel akan melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) untuk mengatasi banjir di wilayah Tangerang Selatan. Hal tersebut dikatakan saat meninjau Perumahan Pesona Serpong, Setu, Tangsel, Selasa (4/2/2020)

TANGERANG SELATAN,KOMPAS.com - Pemerintah pusat telah menyiapkan beberapa skenario normal baru atau new normal guna memulai aktivitas perekonomian dan sosial ditengah wabah Covid-19.

Ada beberapa sektor yang nanti akan dibuka diantaranya mal dan pendidikan.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, penerapan new normal di Tangerang Selatan akan diterapkan menyesuaikan angka kasus covid-19 di wilayahnya.

"Akan tergantung, evaluasi kan dilakukan setiap hari. Sangat tergantung berapa banyak angka penambahan kasus Covid-19 di Tangsel," kata Benyamin saat dihubungi, Kamis (28/5/2020).

Baca juga: Pulang Karantina Setelah Dinyatakan Negatif Covid-19, Tiga Warga Tangsel Bisa Lebaran di Rumah

Hingga Kamis ini, tercatat ada 1924 orang dalam pemantauan (ODP), 633 pasien dalam pengawasan (PDP), 230 positif, dan 25 meninggal dunia.

Benyamin menjelaskan, jika angka kasus Covid-19 di Tangerang Selatan tidak ada penambahan, maka penerapan new normal akan dibahas berbagai dinas terkait.

"Misal jumlah ODP dan PDP tidak ada penambahan, hanya tinggal menyembuhkan yang ada. Maka dibutuhkan peradaban baru lah new normal itu," ucap Benyamin.

Baca juga: Pemkot Tangsel Susun Regulasi Operasional Mal dengan Skenario New Normal

Angka tersebut juga menjadi acuan Pemkot Tangerang Selatan untuk mempertimbangkan perpanjangan penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB).

PSBB jilid III di Tangerang Selatan diketahui akan berakhir pada 31 Mei 2020, mendatang.

"Jika kondisi tidak ada penambahan kasus itu, mungkin kita tidak perpanjangan PSBB. Tapi kalau angka kasus Covid-19 nambah, harus diterapkan lagi PSBB," ungkap dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Diprediksikan Hujan Nanti Malam

Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Diprediksikan Hujan Nanti Malam

Megapolitan
Mengintip Isi Raperda Kota Religius yang Diusulkan Pemkot Depok

Mengintip Isi Raperda Kota Religius yang Diusulkan Pemkot Depok

Megapolitan
Saat Hobi Memasak Alihkan Stress Akibat Gagal PPDB Jakarta 2020

Saat Hobi Memasak Alihkan Stress Akibat Gagal PPDB Jakarta 2020

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Megapolitan
Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Megapolitan
Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Megapolitan
Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Megapolitan
UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

Megapolitan
Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Megapolitan
PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

Megapolitan
Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Megapolitan
Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X