Masa PSBB Tangerang Diperpanjang, Rumah Ibadah Kembali Dibuka

Kompas.com - 02/06/2020, 09:16 WIB
Sejumlah umat Islam melakukan ibadah Shalat Jumat di Masjid Jami Abdurahman Bin Auf di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/5/2020). Bupati Bogor Ade Yasin menyebutkan bahwa sejumlah fasilitas umum seperti rumah ibadah, rumah makan dan sekolah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akan dibuka secara bertahap menjelang penerapan tatanan normal baru tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan. ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYASejumlah umat Islam melakukan ibadah Shalat Jumat di Masjid Jami Abdurahman Bin Auf di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/5/2020). Bupati Bogor Ade Yasin menyebutkan bahwa sejumlah fasilitas umum seperti rumah ibadah, rumah makan dan sekolah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akan dibuka secara bertahap menjelang penerapan tatanan normal baru tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan.

TANGERANG, KOMPAS.com - Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tangerang resmi diperpanjang sesuai Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep. 161-Hil/2020 tentang penetapan perpanjangan tahap ketiga PSBB di Tangerang Raya.

Namun, ada yang berbeda dari perpanjangan PSBB yang akan bergulir hingga 14 Juni 2020, yakni rumah ibadah diizinkan kembali dibuka.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah telah mengumpulkan para pemuka agama dan meminta mereka menyampaikan kepada jemaah untuk menerapkan protokol kesehatan ketika rumah ibadah mulai dibuka.

Baca juga: PSBB Tangerang Selatan Diperpanjang Hingga 14 Juni

"Terdapat langkah-langkah yang harus kita terapkan untuk dapat memasuki rumah ibadah pada masa pandemi covid-19," ujar Arief dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (2/6/2020).

Beberapa yang harus dipersiapkan di antaranya petugas melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan dan pembatasan jumlah jemaah di dalam ruangan.

"Membatasi jumlah pintu masuk dan keluar rumah ibadah dan beberapa langkah lainnya," kata Arief.

Dengan dibukanya rumah-rumah ibadah, Arief berharap para pemuka agama dan masyarakat bisa memberikan doa terbaik agar pandemi Covid-19 bisa segera berakhir.

"Kami utamakan rumah-rumah ibadah agar difungsikan kembali seperti sediakala agar umat bisa terus memanjatkan doa terbaiknya supaya pandemi di Indonesia bisa segera berakhir," kata dia.

Seperti dilansir covid19.tangerangkota.go.id hari ini, data jumlah kasus Covid-19 terbaru di Kota Tangerang tercatat berjumlah 358 kasus dengan rincian 28 kasus dinyatakan meninggal dunia, 199 dinyatakan sembuh, dan sisanya 131 masih dirawat di rumah sakit.

Adapun untuk jumlah orang tanpa gejala (OTG) menembus angka 1.080 kasus, orang dalam pemantauan (ODP) 2.599 kasus, dan pasien dalam pengawasan (PDP) 960 kasus.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei: 77 Persen Warga Jakarta Percaya Diri Tak Akan Tertular Covid-19

Survei: 77 Persen Warga Jakarta Percaya Diri Tak Akan Tertular Covid-19

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Jakarta 5 Juli: Bertambah 256, Pasien Positif Kini Lebih dari 12.000

UPDATE Covid-19 di Jakarta 5 Juli: Bertambah 256, Pasien Positif Kini Lebih dari 12.000

Megapolitan
Pakar Sebut Warga DKI Jakarta Belum Siap Masuki Era New Normal, Ini Alasannya

Pakar Sebut Warga DKI Jakarta Belum Siap Masuki Era New Normal, Ini Alasannya

Megapolitan
Awasi Pasar, ASN DKI Harus Pastikan Masyarakat Patuhi Protokol Pencegahan Covid-19

Awasi Pasar, ASN DKI Harus Pastikan Masyarakat Patuhi Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
Fraksi PSI Kritik Pengerahan Ribuan ASN ke Pasar, Anggap Itu Kebijakan Berisiko Tinggi

Fraksi PSI Kritik Pengerahan Ribuan ASN ke Pasar, Anggap Itu Kebijakan Berisiko Tinggi

Megapolitan
Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Ujian Diukur Suhu dan Pakai Face Shield

Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Ujian Diukur Suhu dan Pakai Face Shield

Megapolitan
5.000 ASN akan Disebar untuk Memantau 151 Pasar di Jakarta

5.000 ASN akan Disebar untuk Memantau 151 Pasar di Jakarta

Megapolitan
Kawasan GBK Ramai Minggu Pagi, Pengunjung Antre untuk Olahraga

Kawasan GBK Ramai Minggu Pagi, Pengunjung Antre untuk Olahraga

Megapolitan
Tak Ada Syarat Rapit Test untuk Peserta UTBK SBMPTN 2020 di UI

Tak Ada Syarat Rapit Test untuk Peserta UTBK SBMPTN 2020 di UI

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Minta Mal Patuhi Penerapan 50 Persen Kapasitas

Wali Kota Tangerang Minta Mal Patuhi Penerapan 50 Persen Kapasitas

Megapolitan
Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Datang Dua Jam Sebelum Ujian

Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Datang Dua Jam Sebelum Ujian

Megapolitan
ASN DKI Jakarta Berusia di Bawah 50 Tahun Ditugaskan Pantau Pasar

ASN DKI Jakarta Berusia di Bawah 50 Tahun Ditugaskan Pantau Pasar

Megapolitan
Pulihkan Lalu Lintas Penerbangan, Angkasa Pura II Optimalkan Slot Time hingga 30 Persen

Pulihkan Lalu Lintas Penerbangan, Angkasa Pura II Optimalkan Slot Time hingga 30 Persen

Megapolitan
Suami Bacok Istri di Bekasi, Diduga Karena Cemburu

Suami Bacok Istri di Bekasi, Diduga Karena Cemburu

Megapolitan
Polisi Tak Keluarkan STTP Kegiatan Apel Siaga Ganyang Komunis

Polisi Tak Keluarkan STTP Kegiatan Apel Siaga Ganyang Komunis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X