Berwisata dan Berobat, Alasan Warga Buat Paspor di Masa Pandemi Covid-19

Kompas.com - 19/06/2020, 17:25 WIB
Ilustrasi paspor Indonesia. SHUTTERSTOCK/TEMITIMANIlustrasi paspor Indonesia.

TANGERANG, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 tak mengurungkan niat sejumlah warga Indonesia untuk bepergian ke luar negeri.

Hal itu terlihat dari jumlah pembuat paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang yang selalu penuh walau memang kuoto yang tersedia hanya setengah kuota normal sebelum pandemi Covid-19.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang Felusia Sengky Ratna mengatakan, ada beragam alasan masyarakat membuat paspor di masa pandemi Covid-19 ini.

"Info dari petugas, tujuan pembuatan paspor untuk wisata rata-rata," kata Sengky melalui pesan teks, Jumat (19/6/2020).

Baca juga: Pandemi Covid-19, Kuota Pengurusan Paspor di Kantor Imigrasi Tangerang Tetap Penuh

"(Pemohon paspor) dapat info bahwa bulan depan penerbangan ke Singapura sudah mulai dibuka," ujar Sengky.

Menurut Sengky, selain alasan berwisata, ada juga yang beralasan bikin paspor untuk keperluan berobat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"(Untuk) berobat, tetapi persentasenya tidak terlalu banyak," kata dia.

Alasan ketiga adalah persiapan mereka untuk melakukan wisata religi. Salah satunya membuat paspor untuk persiapan umroh. Meskipun hingga saat ini belum ada kepastian kapan Kerajaan Arab Saudi membuka kembali tempat ibadah untuk pelaksanaan ibadah umroh.

"Persiapan umroh sambil nunggu kepastian waktu kapan dibuka kembali," kata Sengky.

Pelayanan imigrasi dari Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang kembali dibuka pada Senin lalu tetapi kuata pelayanan dibatasi. Saat ini kuota pemohon paspor dibatasi dari semula 150 menjadi hanya 75 pemohon per hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Megapolitan
Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Megapolitan
Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Megapolitan
Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Megapolitan
Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.