Kompas.com - 27/07/2020, 14:50 WIB
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono di Kelurahan Bekasi Timur mempersiapkan perpanjangan PSBB, Selasa (28/4/2020). Humas Pemkot BekasiWakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono di Kelurahan Bekasi Timur mempersiapkan perpanjangan PSBB, Selasa (28/4/2020).
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengakui keterbatasan kemampuan Pemerintah Kota Bekasi dalam menyiapkan fasilitas jaringan wifi membuat sitem belajar jarak jauh jadi terkendala.

Pasalnya, saat ini baru Kelurahan Jati Rahayu yang telah disediakan fasilitas wifi oleh Pemkot Bekasi untuk memudahkan siswa belajar bersama pada masa belajar jarak jauh.

“Kemampuan Pemerintah menyiapkan wifi masih terbatas. Kelurahan Jati Rahayu menyiapkan kantor lurahnya untuk pembelajaran bersama,” ujar Tri di Bekasi, Senin (27/7/2020).

Baca juga: Jika Kuota Internet Habis, Saya Numpang Wifi Teman, Ibu Tak Punya Uang

Tri mengatakan, penyediaan wifi di Kelurahan Jati Rahayu tersebut diinisasi Pemkot Bekasi, mengingat banyaknya pengaduan masyarakat terkait kendala orangtua dalam menyiapkan kuota internet.

Pasalnya, tak semua orangtua mampu untuk membeli kuota internet yang harganya cukup mahal.

“Program pembelajaran secara daring dari laporan yang saya terima masih memiliki kendala di antaranya kemampuan orangtua mendampingi anak menyesuaikan sesuai kurikulum pembelajaran. Untuk itu, orangtua dituntut harus bisa menyesuaikan kapasitas intelektual dan pemahaman pembelajaran,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Inspiratif, Warung Kopi Ini Berikan Wifi dan Teh Hangat Gratis untuk Siswa Belajar Online

Dengan menggunakan wifi yang ada, kata Tri bisa menjadi tolak ukur untuk penyediaan wifi di kantor Pemerintahan lainnya mempermudah pembelajaran jarak jauh para pelajar di Bekasi.

Ia mengatakan, pihak Pemkot akan mengevaluasi pembelajaran jarak jauh selama dua pekan ke depan.

Dengan menggunakan wifi yang disediakan Pemkot Bekasi, ia berharap siswa lebih mudah untuk mengakses pembelajaran jarak jauh.

Sebelumnya Pemkot Bekasi telah menentukan empat sekolah yang jadi role model untuk melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.

Ada empat sekolah yang jadi role model, yaitu Sekolah Victory Plus, Al-Azhar, SD Jakasampurna 6 dan SMPN 02 Kota Bekasi.

Keempat sekolah ini telah melakukan simulasi dan penetapan sosialisasi kepada masyarakat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Transjakarta Sebut Bus yang Kecelakaan di Cawang Laik Operasi

Transjakarta Sebut Bus yang Kecelakaan di Cawang Laik Operasi

Megapolitan
Validasi Status Vaksinasi, Kini Pembelian Tiket KA Jarak Jauh Wajib Sertakan NIK

Validasi Status Vaksinasi, Kini Pembelian Tiket KA Jarak Jauh Wajib Sertakan NIK

Megapolitan
Pengamen Tersangka Ekshibisionis di Sudirman Dijerat Pasal Berlapis

Pengamen Tersangka Ekshibisionis di Sudirman Dijerat Pasal Berlapis

Megapolitan
230 Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Pakai Layanan Hasil Tes PCR Keluar 3 Jam

230 Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Pakai Layanan Hasil Tes PCR Keluar 3 Jam

Megapolitan
Soal Rencana Konser BTS di JIS, Wagub DKI: Masih Dalam Penjajakan

Soal Rencana Konser BTS di JIS, Wagub DKI: Masih Dalam Penjajakan

Megapolitan
Masyarakat Bisa Gunakan Nopol RFS seperti Rachel Vennya, Ini Aturan dan Biayanya

Masyarakat Bisa Gunakan Nopol RFS seperti Rachel Vennya, Ini Aturan dan Biayanya

Megapolitan
Transjakarta Limpahkan Biaya Rumah Sakit Korban Kecelakaan di Cawang ke Operator Bus

Transjakarta Limpahkan Biaya Rumah Sakit Korban Kecelakaan di Cawang ke Operator Bus

Megapolitan
BPOM Periksa Sampel Nasi Kotak dari PSI yang Sebabkan Warga Koja Keracunan

BPOM Periksa Sampel Nasi Kotak dari PSI yang Sebabkan Warga Koja Keracunan

Megapolitan
Tersangka Pelaku Ekshibisionisme di Sudirman Ingin Wujudkan Fantasi Seksualnya

Tersangka Pelaku Ekshibisionisme di Sudirman Ingin Wujudkan Fantasi Seksualnya

Megapolitan
Mau Pakai Data Dukcapil untuk Kurangi Target Vaksinasi Covid-19 , Wali Kota Depok: Siap-siap PPKM Level 1

Mau Pakai Data Dukcapil untuk Kurangi Target Vaksinasi Covid-19 , Wali Kota Depok: Siap-siap PPKM Level 1

Megapolitan
Wali Kota Depok Klaim 25 Kelurahan Bebas Kasus Aktif Covid-19

Wali Kota Depok Klaim 25 Kelurahan Bebas Kasus Aktif Covid-19

Megapolitan
Dalami Riwayat Kesehatan Korban, Polisi Bakal Panggil Istri Sopir Transjakarta yang Tewas dalam Kecelakaan

Dalami Riwayat Kesehatan Korban, Polisi Bakal Panggil Istri Sopir Transjakarta yang Tewas dalam Kecelakaan

Megapolitan
14 Warga Sekolah di Tangsel Reaktif, Dinkes: Negatif Covid-19 Setelah Dites PCR

14 Warga Sekolah di Tangsel Reaktif, Dinkes: Negatif Covid-19 Setelah Dites PCR

Megapolitan
2 Maling Motor Ditangkap dan Digebuk Warga di Duren Sawit

2 Maling Motor Ditangkap dan Digebuk Warga di Duren Sawit

Megapolitan
Fakta Pria Masturbasi di Jok Motor Perempuan, Kerap Buntuti Wanita lalu Halusinasi Sedang Kencan

Fakta Pria Masturbasi di Jok Motor Perempuan, Kerap Buntuti Wanita lalu Halusinasi Sedang Kencan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.