Kompas.com - 05/08/2020, 14:17 WIB
Penumpang KA Bandara dari Stasiun Batu Ceper menuju Jakarta melewati gate Stasiun Batu Ceper, Jumat (29/11/2019) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOPenumpang KA Bandara dari Stasiun Batu Ceper menuju Jakarta melewati gate Stasiun Batu Ceper, Jumat (29/11/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 18.786 orang menggunakan transportasi umum KA Bandara Soekarno-Hatta sepanjang bulan Juli 2020.

Persentase kenaikan volume penumpang terjadi pada minggu pertama operasional di bulan Juli dibandingkan dengan satu minggu terakhir ini adalah sebesar 93 persen.

“Peningkatan volume penumpang ini didukung dengan adanya kegiatan safe travel campaign yang dilakukan oleh seluruh stakeholder PT Angkasa Pura II dan kami juga secara konsisten melaksanakan protokol kesehatan baik bagi penumpang maupun seluruh petugas frontliner dan fasilitas KA Bandara," ujar Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Railink, Mukti Jauhari dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8/2020) siang.

Baca juga: Juli Lalu, Jumlah Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Naik 125 Persen

Adanya protokol kesehatan dinilai membuat masyarakat memiliki kepercayaan dan kenyamanan dalam menggunakan moda transportasi KA Bandara Railink.

Mukti mengakatan alasan tersebut disampaikan oleh beberapa penumpang melalui sosial media KA Bandara Railink.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta sudah beroperasi kembali secara bertahap dan berangsur-angsur mengalami peningkatan jumlah penumpang sejak hari pertama beroperasi hingga saat ini” ungkap Mukti.

Baca juga: Penumpang Pesawat Positif Corona Saat Tiba di Pontianak, Gubernur Kalbar: Ini Menunjukkan Jeleknya Pengawasan di Bandara

Adapun penerapan protokol kesehatan yang dilakukan di KA Bandara berupa penyemprotan cairan disinfektan secara berkala, penempatan wastafel, hand sanitizer, menyediakan sabun cuci tangan di dalam toilet KA Bandara serta fasilitas terbaru berupa pemasangan sekat pembatas antar kursi kereta dengan tujuan untuk mengurangi potensi penyebaran virus Corona Disease (Covid-19).

Selain itu, untuk mengurangi kontak fisik, antrian di stasiun dan waktu tunggu di masa pandemi Covid-19, PT Railink saat ini sedang mengembangkan Sistem Tap N Go.

Sistem tap n go ini bertujuan untuk mempercepat flow penumpang dan mengurangi resiko penularan.

PT Railink telah mengoperasikan secara bertahap KA Bandara Soekarno-Hatta pada tanggal 1 Juli 2020.

Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta dalam satu hari melayani 48 perjalanan dengan tujuan akhir Stasiun Manggarai – Stasiun Bandara Soekarno-Hatta dan sebaliknya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Jakpus yang Isoman Sendirian di Rumah Diimbau Pindah ke RS

Warga Jakpus yang Isoman Sendirian di Rumah Diimbau Pindah ke RS

Megapolitan
Video Ambulans Diduga Halangi Kendaraan Lain di Pamulang Viral, Polisi Kejar Pelaku

Video Ambulans Diduga Halangi Kendaraan Lain di Pamulang Viral, Polisi Kejar Pelaku

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Bakal Periksa Seluruh Penerima Bansos dari Kemensos

Kejari Kota Tangerang Bakal Periksa Seluruh Penerima Bansos dari Kemensos

Megapolitan
Pengemudi BMW yang Kabur Setelah Isi Bensin Full adalah Remaja Iseng, Kini Sudah Damai

Pengemudi BMW yang Kabur Setelah Isi Bensin Full adalah Remaja Iseng, Kini Sudah Damai

Megapolitan
Giant di Area Depok Tutup Permanen, Pengunjung Tak Tahu dan Masih Berdatangan

Giant di Area Depok Tutup Permanen, Pengunjung Tak Tahu dan Masih Berdatangan

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 12-17 di Tangsel Baru Capai 13 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 12-17 di Tangsel Baru Capai 13 Persen dari Target

Megapolitan
Diduga Tersengat Listrik, Pria Tewas di Menara Telekomunikasi di Taman Sari

Diduga Tersengat Listrik, Pria Tewas di Menara Telekomunikasi di Taman Sari

Megapolitan
Bansos Tunai 99.450 Keluarga Telat Cair karena Data Kemensos, Anies Langsung Surati Risma

Bansos Tunai 99.450 Keluarga Telat Cair karena Data Kemensos, Anies Langsung Surati Risma

Megapolitan
Pasien Isoman di Kota Tangerang Diimbau Manfaatkan Isolasi Terpusat

Pasien Isoman di Kota Tangerang Diimbau Manfaatkan Isolasi Terpusat

Megapolitan
Update 30 Juli: Tambah 3.454 Kasus Covid-19 di Jakarta, 7.812 Orang Masih Berjuang Sembuh

Update 30 Juli: Tambah 3.454 Kasus Covid-19 di Jakarta, 7.812 Orang Masih Berjuang Sembuh

Megapolitan
55.346 Warga Jakarta Pusat Dapat Bansos Beras 10 Kg

55.346 Warga Jakarta Pusat Dapat Bansos Beras 10 Kg

Megapolitan
Influencer Diminta Jaga Perasaan Nakes dan Tak Buat Gaduh Soal Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

Influencer Diminta Jaga Perasaan Nakes dan Tak Buat Gaduh Soal Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

Megapolitan
Modus Penimbunan Obat Penanganan Covid-19 oleh PT ASA, BPOM Pun Dibohongi

Modus Penimbunan Obat Penanganan Covid-19 oleh PT ASA, BPOM Pun Dibohongi

Megapolitan
Berdamai dengan Lucky Alamsyah, Roy Suryo Lanjutkan Proses Hukum Youtuber yang Menyindirnya

Berdamai dengan Lucky Alamsyah, Roy Suryo Lanjutkan Proses Hukum Youtuber yang Menyindirnya

Megapolitan
Obat Terkait Covid-19 yang Ditimbun PT ASA Seharusnya Didistribusikan di Jabodetabek dan Jabar

Obat Terkait Covid-19 yang Ditimbun PT ASA Seharusnya Didistribusikan di Jabodetabek dan Jabar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X