Kompas.com - 18/09/2020, 17:02 WIB
Curug Parigi di Kampung Parigi, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (5/1/2018). KOMPAS.COMCurug Parigi di Kampung Parigi, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (5/1/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi berencana akan menata ulang Curug Parigi, Cikiwul, Bantargebang, Bekasi.

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi, Tedy Hafni mengatakan, lokasi air terjun itu akan dijadikan salah satu obyek wisata. Penataan akan dikerjasamakan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Iya kami berharap seperti itu, ini kan ada ranah Kementerian PUPR. Nah maka kami berkoordinasi untuk ke sana (untuk penataan),” kata Tedy, Jumat (18/9/2020).

Menurut dia, Kementerian PUPR telah menyusun detail engineering design (DED) penataan Curug Parigi.

Penataan tempat itu diperkirakan akan dilakukan bersamaan dengan penataan Kali Bekasi pada akhir tahun ini.

Baca juga: 8 Panduan Penting Sebelum Datang ke Curug Parigi di Bekasi

“Ini sedang buat detail engineering design (DED)-nya oleh Kementerian PUPR. Mudah-mudahan DED itu salah satunya itu upaya untuk penataan Kali Bekasi dan Curug Parigi,” kata Tedy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lokasi air terjun Curug Parigi berbatasan dengan Depok dan Kabupaten Bogor. Tempat itu sering dijuluki Niagara Kecil. Sayangnya kawasan itu belum dikelola dengan baik. Persoalan sampah dan limbah juga sering mucul.

 

Tedy mengatakan, dia akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menangani permasalahan limbah yang kerap muncul di Curug Parigi.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Kementrian Lingkungan Hidup untuk penanganan limbah. Karena itu kan bukan hanya satu wilayah, sumber pencemaran itu kan dari berbagai daerah, seperti... dari Bogor, ada yang dari Depok. Tentunya perlu ada koordinasi semua pihak dan perlu difasilitasi oleh pemerintah pusat,” kata Tedy.

Sambil menunggu penataan dari pemerintah pusat, Tedy mengatakan, pihaknya akan secara berkala membersihkan Curug Parigi.

Dengan begitu, ia berharap pesona Curug Parigi bisa menghadirkan banyak wisatawan.

“Kemarin kami kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (membersihkan Curug Parigi), kan sekarang ada Pasukan Katak, kami melakukan pembersihan Curug Parigi. Mudah-mudahan ke depan kalau Curug Parigi ini sudah di tata, kami akan melakukan langkah-langkah lebih masif lagi agar Curug Parigi ini bisa dinikmati oleh kita semua,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Cabai Rawit dan Minyak Goreng Tinggi, PD Pasar Kota Tangerang Ungkap Penyebabnya

Harga Cabai Rawit dan Minyak Goreng Tinggi, PD Pasar Kota Tangerang Ungkap Penyebabnya

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Bekasi Capai 75,55 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Bekasi Capai 75,55 Persen

Megapolitan
Pohon Tumbang di Ciledug, Pengendara Putar Balik Masuk Underpass

Pohon Tumbang di Ciledug, Pengendara Putar Balik Masuk Underpass

Megapolitan
200 Warga Jakarta Barat Dilatih Jadi Pengusaha Makanan Olahan Jamur dan Ikan

200 Warga Jakarta Barat Dilatih Jadi Pengusaha Makanan Olahan Jamur dan Ikan

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan Bus Transjakarta di Jalan Pramuka: Hindari Truk Molen Lalu Tabrak Separator

Kronologi Kecelakaan Bus Transjakarta di Jalan Pramuka: Hindari Truk Molen Lalu Tabrak Separator

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegur Transjakarta karena Tak Laporkan Kecelakaan di Jalan Pramuka Jaktim

Polda Metro Jaya Tegur Transjakarta karena Tak Laporkan Kecelakaan di Jalan Pramuka Jaktim

Megapolitan
Kecelakaan Lagi, Bus Transjakarta Tabrak Separator di Jalan Pramuka

Kecelakaan Lagi, Bus Transjakarta Tabrak Separator di Jalan Pramuka

Megapolitan
Pengunjung Restoran di Jaksel Bakal Dibatasi Selama PPKM Level 3, Pelanggar Bakal Ditindak

Pengunjung Restoran di Jaksel Bakal Dibatasi Selama PPKM Level 3, Pelanggar Bakal Ditindak

Megapolitan
3 Bulan Usai Dilaporkan ke Polisi, Kasus Pelecehan oleh Pemuka Agama di Tangerang Masih Jalan di Tempat

3 Bulan Usai Dilaporkan ke Polisi, Kasus Pelecehan oleh Pemuka Agama di Tangerang Masih Jalan di Tempat

Megapolitan
Bikin Banjir, 10 Bangunan di Atas Saluran Air Wilayah Duren Sawit Dibongkar

Bikin Banjir, 10 Bangunan di Atas Saluran Air Wilayah Duren Sawit Dibongkar

Megapolitan
PPKM Level 3 Berlaku Mulai 24 Desember, Taman hingga Tempat Wisata di Jaksel Ditutup

PPKM Level 3 Berlaku Mulai 24 Desember, Taman hingga Tempat Wisata di Jaksel Ditutup

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim 8 Truk Logistik Bantuan Korban Erupsi Gunung Semeru

Pemprov DKI Kirim 8 Truk Logistik Bantuan Korban Erupsi Gunung Semeru

Megapolitan
Bus Transjakarta Sering Kecelakaan, Kesehatan dan Kondisi Sopir Jadi Sorotan

Bus Transjakarta Sering Kecelakaan, Kesehatan dan Kondisi Sopir Jadi Sorotan

Megapolitan
Rapat Kerja Memanas, Anggota DPRD DKI Sentil Dirut dan Sebut Direksi Transjakarta Tonton Tari Perut

Rapat Kerja Memanas, Anggota DPRD DKI Sentil Dirut dan Sebut Direksi Transjakarta Tonton Tari Perut

Megapolitan
Dompet Sering Kering gara-gara Harga Minyak Goreng Naik

Dompet Sering Kering gara-gara Harga Minyak Goreng Naik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.