Antisipasi Ciliwung Meluap, 515 Warga Pengadegan Diungsikan

Kompas.com - 22/09/2020, 05:58 WIB
Sebanyak 515 warga di Kelurahan Pengadegan, Pancoran, Jakarta diungsikan ke tempat pengungsian sementara yang lebih aman begitu tahu Bendungan Katulampa berstatus Siaga 1 pada Senin (21/9/2020) pukul 18.30 WIB. Dok. Kecamatan PancoranSebanyak 515 warga di Kelurahan Pengadegan, Pancoran, Jakarta diungsikan ke tempat pengungsian sementara yang lebih aman begitu tahu Bendungan Katulampa berstatus Siaga 1 pada Senin (21/9/2020) pukul 18.30 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 515 warga Kelurahan Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan telah diungsikan dari tempat tinggal mereka pada Senin (21/9/2020) malam setelah mengetahui Bendungan Katulampa di Bogor berstatus Siaga 1 kemarin pukul 18.30 WIB.

Warga diungsikan ke gelanggang olah raga (GOR) hingga rusunawa.

Camat Pancoran, Rizki Adhari mengatakan, warga mengungsi ke tempat yang lebih aman mulai pukul 20.00 WIB. Sebelumnya, pihaknya telah mengimbau warga untuk pindah ke dataran yang lebih tinggi.

“Ini (pengungsian) antisipasi banjir luapan Kali Ciliwung,” kata Rizki.

Baca juga: Sempat Tergenang, Banjir di Dekat TPU Karet Bivak Sudah Surut

Menurut dia, tempat yang dijadikan lokasi pengungsian antara lain rusunawa, GOR, gedung SD dan madrasah di Pengadegan.

Para pengungsi itu merupakan anggota dari 115 kepala keluarga (KK).

Hingga pukul 00.00 WIB, ada 85 orang yang mengungsi di Rusunawa Pengadegan dan 263 orang di GOR Pengadegan. Selain itu, ada 19 warga yang mengungsi di SD Pengadegan dan 175 warga di Madrasah Pengadegan.

“Situasi aman terkendali,” kata Rizki.

Bendungan Katulampa, Bogor, Jawa Barat berstatus siaga 1 dengan tinggi muka air (TMA) mencapai 240 sentimeter pada Senin kemarin pukul 18.00 WIB. Naiknya muka air itu karena wilayah Bogor diguyur hujan deras.

Data itu dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bogor Jawa Barat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

Megapolitan
Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

Megapolitan
Tidur Saat Memasak, Tukang Bubur Kaget Ketika Bangun Lihat Asap Kebakaran di Tempat Tinggalnya

Tidur Saat Memasak, Tukang Bubur Kaget Ketika Bangun Lihat Asap Kebakaran di Tempat Tinggalnya

Megapolitan
Anak-anak Bermain di Selokan Pademangan, Camat Sebut akibat Jenuh di Rumah Saja

Anak-anak Bermain di Selokan Pademangan, Camat Sebut akibat Jenuh di Rumah Saja

Megapolitan
Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Megapolitan
Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Megapolitan
Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Megapolitan
Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Megapolitan
Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Megapolitan
Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Megapolitan
Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Megapolitan
Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Megapolitan
Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Megapolitan
Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Megapolitan
Tak Kunjung Jual Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI Klaim Tak Kantongi Izin dari DPRD

Tak Kunjung Jual Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI Klaim Tak Kantongi Izin dari DPRD

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X