Kompas.com - 23/09/2020, 13:35 WIB
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 2020 tetap berlanjut meski pandemi Covid-19 tak kunjung mereda.

Bakal pasangan calon Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara) pun akan menyeimbangkan pertemuan tatap muka dan kegiatan daring untuk sosialisasi selama masa kampanye nanti.

Muhamad mengatakan bahwa sosialisasi kepada masyarakat memang lebih baik dilakukan secara tatap muka. Namun, pada masa pandemi Covid-19 saat ini protokol kesehatan harus diperhatikan sebaik mungkin.

Baca juga: KPU Tangsel Imbau 14.558 Remaja Segera Rekam E-KTP agar Bisa Memilih di Pilkada 2020

"Perkumpulan yang melibatkan orang memang dibatasi, akan tetapi bukan sama sekali dilarang. Dapat dilakukan sepanjang menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan menjaga jarak fisik," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (23/9/2020).

Di samping itu, lanjut Muhamad, pihaknya juga akan memanfaatkan teknologi untuk menyosialisasikan diri melalui media sosial dan melakukan pertemuan virtual atau video conference dengan konstituen.

"Banyak cara yang kami gunakan dalam menyosialisasikan diri saya sebagai calon wali kota," kata dia.

Dihubungi secara terpisah, bakal calon wakil wali kota Sara menyebut bahwa dia dan timnya siap untuk melaksanakan kampanye daring, jika kegiatan tatap muka tidak dapat dilakukan karena penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Kami siap kampanye virtual," kata dia.

Baca juga: Pilkada Tangsel 2020 Didominasi Pemilih Berusia 41 sampai 60 Tahun

"Ya kami lanjutkan apa yang selama ini kita lakukan. Pertemuan terbatas, (terapkan) protokol kesehatan, dan pertemuan online," sambungnya.

Untuk diketahui Muhamad-Sara diusung oleh PDI-P, Partai Gerindra, PAN, PSI, dan Hanura dengan total 23 kursi di parlemen Tangsel.

Pasangan ini juga didukung empat partai tanpa kursi di DPRD Tangsel, yakni Nasdem, Perindo, Garuda, dan Berkarya.

Pilkada Tangsel 2020 semula akan digelar pada September ini. Masa penetapan nama calon sebelumnya akan dilakukan pada 8 Juli 2020.

Namun, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 mengatur penundaan pemungutan suara Pilkada 2020 dari September menjadi 9 Desember 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies: Banjir Jakarta Diselesaikan Secara Santifik, Bukan Politik

Anies: Banjir Jakarta Diselesaikan Secara Santifik, Bukan Politik

Megapolitan
Antisipasi Gangster, Polres Tangsel Perketat Patroli di Wilayah Perbatasan

Antisipasi Gangster, Polres Tangsel Perketat Patroli di Wilayah Perbatasan

Megapolitan
Dosen FH UGM Sebut Materi 'Stand Up Comedy' Mamat Alkatiri Tak Penuhi Unsur Pidana

Dosen FH UGM Sebut Materi "Stand Up Comedy" Mamat Alkatiri Tak Penuhi Unsur Pidana

Megapolitan
Ajak Anak Tonton Parade HUT ke-77 TNI di Monas, Warga: Biar Cinta dan Bisa Jadi Tentara

Ajak Anak Tonton Parade HUT ke-77 TNI di Monas, Warga: Biar Cinta dan Bisa Jadi Tentara

Megapolitan
Survei Sebut Warga Jakarta Ingin Merdeka dari Polarisasi Usai Anies Tak Lagi Menjabat Gubernur

Survei Sebut Warga Jakarta Ingin Merdeka dari Polarisasi Usai Anies Tak Lagi Menjabat Gubernur

Megapolitan
Seorang Pemuda Langsung Digiring ke Kantor Polisi Gegara Panik Lihat Tim Perintis Presisi

Seorang Pemuda Langsung Digiring ke Kantor Polisi Gegara Panik Lihat Tim Perintis Presisi

Megapolitan
Anies Sebut Banjir di Wilayah Cekungan Cepat Surut Berkat Sumur Resapan...

Anies Sebut Banjir di Wilayah Cekungan Cepat Surut Berkat Sumur Resapan...

Megapolitan
Kasus Laporan Palsu Baim Wong Bisa Berujung Damai, Ini Syaratnya...

Kasus Laporan Palsu Baim Wong Bisa Berujung Damai, Ini Syaratnya...

Megapolitan
Penumpang Sempat Menumpuk, Kini Tak Ada Antrean 'Tap In' Kartu di Halte Transjakarta Terminal Kalideres

Penumpang Sempat Menumpuk, Kini Tak Ada Antrean "Tap In" Kartu di Halte Transjakarta Terminal Kalideres

Megapolitan
Keluh Nenek Terpaksa Beli Kartu Tambahan untuk 5 Cucu karena Aturan Baru Naik Transjakarta

Keluh Nenek Terpaksa Beli Kartu Tambahan untuk 5 Cucu karena Aturan Baru Naik Transjakarta

Megapolitan
Antrean 'Tap In-Tap Out' di Halte Transjakarta Disebut Bikin Pekerja Telat Ngantor

Antrean "Tap In-Tap Out" di Halte Transjakarta Disebut Bikin Pekerja Telat Ngantor

Megapolitan
Antusiasme Warga Sambut Parade HUT Ke-77 TNI, Dekati Kendaraan Tempur lalu 'Selfie'

Antusiasme Warga Sambut Parade HUT Ke-77 TNI, Dekati Kendaraan Tempur lalu "Selfie"

Megapolitan
Hari Ini, Indra Kenz Hadapi Tuntutan Jaksa dalam Sidang Kasus Binomo

Hari Ini, Indra Kenz Hadapi Tuntutan Jaksa dalam Sidang Kasus Binomo

Megapolitan
Penumpang Protes Tak Ada Sosialisasi Kebijakan Wajib 'Tap In–Tap Out' di Halte Transjakarta

Penumpang Protes Tak Ada Sosialisasi Kebijakan Wajib "Tap In–Tap Out" di Halte Transjakarta

Megapolitan
Warga Bersorak Lihat Kendaraan Tempur TNI Lintasi Kawasan Bundaran HI...

Warga Bersorak Lihat Kendaraan Tempur TNI Lintasi Kawasan Bundaran HI...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.