Kompas.com - 28/09/2020, 21:41 WIB
Salah satu burung murai yang disita Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser dari para pemburu, Senin (29/2/2016). Pemburuan burung marak di TNGL karena harga jualnya yang tinggi, sebanyak delapan orang ditangkap saat berburu akhir pekan lalu. KOMPAS/AUFRIDA WISMI WARASTRISalah satu burung murai yang disita Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser dari para pemburu, Senin (29/2/2016). Pemburuan burung marak di TNGL karena harga jualnya yang tinggi, sebanyak delapan orang ditangkap saat berburu akhir pekan lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Maling spesialis pencuri burung murai di Kemayoran, Jakarta Pusat tertangkap basah ketika tengah mencuri burung.

Aksi Guntur Prakoso itu terpergok warga, Minggu (27/9/2020).

Kanit Reskrim Polsek Kemayoran AKP Pollo Sitorus mengatakan pria berusia 36 tahun itu ditangkap di kawasan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Sebelumnya pelaku juga telah mencuri murai kontes di Jalan Taruna Raya, No 2, RT 11/03, Kelurahan Serdang," ujar Pollo dihubungi Senin (28/9/2020).

Aksi Guntur di Serdang itu terekam CCTV sehingga polisi mulai melakukan pengejaran.

Hingga akhirnya polisi menangkap basah Guntur saat beraksi di Sumur Batu.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tersangka langsung digiring ke Mapolsek Kemayoran untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam hasil pemeriksaan, tersangka mengaku spesialisasi mencuri burung murai batu.

Sebelum melakukan pencurian, biasanya tersangka mengincar terlebih dahulu burung murai tersebut.

Tersangka kerap memantau burung murai prestasi di lapak-lapak kontes hingga membuntuti hingga ke rumah pemilik burung.

Halaman:


Video Rekomendasi

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Ada Kasus Covid-19, Sekolah Tatap Muka Tingkat SMA di Tangsel Tetap Dilanjutkan

Belum Ada Kasus Covid-19, Sekolah Tatap Muka Tingkat SMA di Tangsel Tetap Dilanjutkan

Megapolitan
Temuan Jasad Pria di Makasar Jaktim, Diduga Meninggal karena Penyakit Komplikasi

Temuan Jasad Pria di Makasar Jaktim, Diduga Meninggal karena Penyakit Komplikasi

Megapolitan
Gagal Diselundupkan ke Singapura, 144.100 Benih Lobster Dilepas ke Perairan Kepulauan Seribu

Gagal Diselundupkan ke Singapura, 144.100 Benih Lobster Dilepas ke Perairan Kepulauan Seribu

Megapolitan
Permohonan Maaf dan Pengakuan Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok

Permohonan Maaf dan Pengakuan Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok

Megapolitan
Tukang Tambal Penebar Ranjau Paku Naikkan Harga Ban Dalam Motor Tiga Kali Lipat

Tukang Tambal Penebar Ranjau Paku Naikkan Harga Ban Dalam Motor Tiga Kali Lipat

Megapolitan
Gapura Batas Tangsel-Jaksel Tak Terawat, Penuh Coretan dan Pampang Foto Kepala Daerah Lama

Gapura Batas Tangsel-Jaksel Tak Terawat, Penuh Coretan dan Pampang Foto Kepala Daerah Lama

Megapolitan
5 Kendaraan Tabrakan Beruntun di JORR Kampung Rambutan Arah Pondok Indah

5 Kendaraan Tabrakan Beruntun di JORR Kampung Rambutan Arah Pondok Indah

Megapolitan
Tingkatkan Penjualan Produk UMKM, Pemkot Bekasi Akan Gelar Senam Disertai Bazar

Tingkatkan Penjualan Produk UMKM, Pemkot Bekasi Akan Gelar Senam Disertai Bazar

Megapolitan
Bengkel Tambal Ban Milik Penebar Ranjau Paku Payung Kerap Berpindah Lokasi

Bengkel Tambal Ban Milik Penebar Ranjau Paku Payung Kerap Berpindah Lokasi

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Dalam Kontrakan di Makasar Jaktim

Jasad Pria Ditemukan di Dalam Kontrakan di Makasar Jaktim

Megapolitan
Ditangkap, Penebar Ranjau Paku di Jalan MT Haryono adalah Penambal Ban

Ditangkap, Penebar Ranjau Paku di Jalan MT Haryono adalah Penambal Ban

Megapolitan
Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok Minta Maaf ke Keluarga dan Komandan Korban

Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok Minta Maaf ke Keluarga dan Komandan Korban

Megapolitan
Catat, 8 Titik Crowd Free Night di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi

Catat, 8 Titik Crowd Free Night di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi

Megapolitan
Pria Diduga Anggota Ormas Palak, Aniaya, dan Ancam Pedagang di Puri Beta Tangerang

Pria Diduga Anggota Ormas Palak, Aniaya, dan Ancam Pedagang di Puri Beta Tangerang

Megapolitan
Pengakuan Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok: Solidaritas Sesama Saudara

Pengakuan Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok: Solidaritas Sesama Saudara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.