Pemkot Tangsel Berencana Tambah 250 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Kompas.com - 29/09/2020, 11:21 WIB
Koordinator Bidang Penanganan Satuan Gugus Tugas Covid-19 Tangerang Selatan Suhara Manullang bersama salah seorang Santri yang diperbolehkan pulang dari Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan, Kamis (30/7/2020) KOMPAS.com/Tria SutrisnaKoordinator Bidang Penanganan Satuan Gugus Tugas Covid-19 Tangerang Selatan Suhara Manullang bersama salah seorang Santri yang diperbolehkan pulang dari Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan, Kamis (30/7/2020)

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan ( Tangsel) menyiagakan 250 tempat tidur cadangan untuk isolasi pasien Covid-19. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang mengakibatkan tidak tertampungnya pasien di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel.

"Jika seperti itu sebetulnya kembali pada konsep awal. Konsep awal itu menyediakan 400 tempat tidur. Di Rumah Lawan Covid-19 (ada) 150 (tempat tidur), 250 cadangan," ujar Koordinator Bidang Penanganan Satuan Gugus Tugas Covid-19 Tangsel, Suhara Manullang, Selasa (29/9/2020).

Menurut Suhara, 250 tempat tidur untuk pasien tersebut akan berada di Gedung MUI baru dan Rusunawa di wilayah Serua, Pamulang.

Baca juga: Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Meski begitu, dua bangunan tersebut saat ini belum dioperasikan sebagai tempat isolasi dan baru masuk daftar perencanaan penanganannya Covid-19.

"Dari awal sudah kami antisipasi. Memang belum dioperasikan, tapi sudah disiapkan. plan-nya sudah ada, jadi ketika terjadi ledakan tidak dari awal lagi," kata dia.

"Konsep yang sudah direncanakan sebelumnya itu kalau memang terjadi ledakan yang tidak bisa diatasi, maka alternatifnya memanfaatkan gedung MUI baru dan rusunawa di wilayah Serua. Tapi lebih pas Rusunawa," tambah dia.

Pasien yang masih dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel telah mencapai 98 orang hingga Senin kemarin.  Itu merupakan jumlah tertinggi sejak tempat isolasi pasien Covid-19 milik Pemerintah Kota Tangsel itu dioperasikan pada 16 April 2020.

"Ini saya kira tertinggi, mencapai 98 orang. Ini pun masih akan ada yang datang lagi," ujar Suhara.

Menurut dia, banyaknya pasien yang dirawat saat ini disebabkan meningkatnya angka kasus Covid-19 pada Agustus dan September 2020.

Jika sebelumnya pasien yang dirujuk ke Rumah Lawan Covid-19 tidak sampai lima orang, kini rata-rata mencapai 10 orang.

"Memang pasien yang masuk meningkat ya. Jadi rata-rata yang masuk bisa 10 orang, sebelumnya tiga sampai empat orang," kata Suhara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Megapolitan
Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Megapolitan
Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Megapolitan
Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Megapolitan
Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Megapolitan
Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Megapolitan
Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

Megapolitan
Dini Hari, Petugas Damkar Bersihkan Ceceran Tanah yang Membahayakan Pengendara

Dini Hari, Petugas Damkar Bersihkan Ceceran Tanah yang Membahayakan Pengendara

Megapolitan
Libur Maulid Nabi, Arus Lalu Lintas di Jakarta Lengang

Libur Maulid Nabi, Arus Lalu Lintas di Jakarta Lengang

Megapolitan
Menunggu Hasil Swab Test, 103 WNA Pencari Suaka di Tangsel Diminta Isolasi Mandiri

Menunggu Hasil Swab Test, 103 WNA Pencari Suaka di Tangsel Diminta Isolasi Mandiri

Megapolitan
Sakit Stroke, Pasien 60 Tahun Tewas Setelah Lompat dari Lantai 5 RSUD Tarakan

Sakit Stroke, Pasien 60 Tahun Tewas Setelah Lompat dari Lantai 5 RSUD Tarakan

Megapolitan
Pesepeda Hendak Dibegal di Kembangan, Ini Kronologinya

Pesepeda Hendak Dibegal di Kembangan, Ini Kronologinya

Megapolitan
Warga Korban Banjir Sebut PT Khong Guan Janjikan CSR dan Pekerjaan

Warga Korban Banjir Sebut PT Khong Guan Janjikan CSR dan Pekerjaan

Megapolitan
PT Khong Guan Tawar Setengah Nilai Ganti Rugi, Ini Respons Warga

PT Khong Guan Tawar Setengah Nilai Ganti Rugi, Ini Respons Warga

Megapolitan
Mencari Lokasi Isolasi OTG Covid-19 di Depok...

Mencari Lokasi Isolasi OTG Covid-19 di Depok...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X