Kompas.com - 05/10/2020, 15:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Menjelang masuknya musim hujan, Pemerintah Kota Jakarta Barat membangun embung di kawasan Semanan guna menampung air dari curah hujan yang tinggi.

“Untuk di Semanan, upaya yang dilakukan dengan membuat embung untuk penampungan air saat musim hujan tiba dengan memanfaatkan lahan milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota," ujar Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto ketika dihubungi, Senin (5/10/2020).

Wilayah Semanan merupakan salah satu yang sering dilanda banjir ketika musim hujan tiba.

Ketika banjir melanda kawasan, air biasanya membutuhkan waktu berhari-hari untuk surut. Bahkan, Januari lalu, air tidak surut hingga 7 hari lamanya.

Baca juga: Senin Siang, 69 RT di Jakarta Terendam Banjir, Paling Banyak di Jakarta Timur

Hal ini disebabkan kontur tanah wilayah yang seperti mangkuk, sehingga air banjir tidak bisa langsung mengalir ke kali. Permukiman warga lebih rendah dibandingkan permukaan kali.

Ditambah, wilayah yang berbentuk seperti mangkuk tersebut dikelilingi banyak bangunan.

Tak hanya di Semanan, Pemkot Jakbar juga melakukan upaya pencegahan di kawasan rawan banjir lainnya di Jakarta Barat.

“Upaya yang dilakukan antara lain dengan melakukan pengurasan saluran, perbaikan-perbaikan saluran yang menimbulkan genangan, pengerukan waduk dan embung yang ada di Jakarta Barat” tambahnya.

Pihaknya juga telah melakukan peninjauan langsung ke beberapa titik rawan banjir di Jakarta Barat, pada Minggu (4/10/2020).

Baca juga: 170 KK di Bidara Cina Terdampak Banjir, Genangan Sempat Setinggi 1,5 Meter

Tiga lokasi rawan genangan tersebut adalah belakang Rusun Lokbin Tegal Alur, tepatnya di permukiman RT 15/03, Tegal Alur, permukiman warga RW 01, Jalan Dharma Wanita 1, Rawa Buaya, dan Kampung Bulak RT 10/1, Semanan, tepatnya belakang Rusun Pesakih.

Melalui keterangan Humas Jakarta Barat, dinyatakan bahwa peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, untuk meninjau tiga lokasi rawan genangan air.

Peninjauan tersebut dilakukan guna mencari solusi atas permasalahan di masing-masing wilayah rawan genangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semarak Malam Puncak Jakarnaval 2022, Lyodra Ajak Penonton Nyanyi di Atas Panggung

Semarak Malam Puncak Jakarnaval 2022, Lyodra Ajak Penonton Nyanyi di Atas Panggung

Megapolitan
PKL Tebet Eco Park Ditempatkan di Dekat Rusun Harum agar Tak Jualan di Trotoar

PKL Tebet Eco Park Ditempatkan di Dekat Rusun Harum agar Tak Jualan di Trotoar

Megapolitan
Update 14 Agustus: Tambah 242 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 98.265

Update 14 Agustus: Tambah 242 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 98.265

Megapolitan
Pemprov DKI Gelontorkan Dana Rp 5,4 Miliar untuk Gelar Jakarnaval 2022

Pemprov DKI Gelontorkan Dana Rp 5,4 Miliar untuk Gelar Jakarnaval 2022

Megapolitan
Update 14 Agustus: Tambah 2.109 Kasus Covid-19 di Jakarta, 19.195 Pasien Dirawat

Update 14 Agustus: Tambah 2.109 Kasus Covid-19 di Jakarta, 19.195 Pasien Dirawat

Megapolitan
Wagub DKI Bantah Wajibkan Pegawai Pemprov Nonton Jakarnaval 2022

Wagub DKI Bantah Wajibkan Pegawai Pemprov Nonton Jakarnaval 2022

Megapolitan
Kebakaran Mobil Karnaval Saat Jakarnaval 2022 Diduga akibat Percikan dari Kembang Api

Kebakaran Mobil Karnaval Saat Jakarnaval 2022 Diduga akibat Percikan dari Kembang Api

Megapolitan
Mobil Karnaval Jakarnaval 2022 Terbakar, Wagub DKI: Kebakaran Sedikit Saja, Tak Masalah

Mobil Karnaval Jakarnaval 2022 Terbakar, Wagub DKI: Kebakaran Sedikit Saja, Tak Masalah

Megapolitan
Bendung Katulampa Siaga 2, Waspada Banjir di Bantaran Kali Ciliwung Jakarta

Bendung Katulampa Siaga 2, Waspada Banjir di Bantaran Kali Ciliwung Jakarta

Megapolitan
Tebet Eco Park Kembali Dibuka Besok, Pemkot Jaksel Siapkan Lahan Parkir Kendaraan

Tebet Eco Park Kembali Dibuka Besok, Pemkot Jaksel Siapkan Lahan Parkir Kendaraan

Megapolitan
Mobil Karnaval Jakarnaval 2022 Tiba-tiba Terbakar, Sebelumnya Ada Nyala Petasan

Mobil Karnaval Jakarnaval 2022 Tiba-tiba Terbakar, Sebelumnya Ada Nyala Petasan

Megapolitan
Pegawai Pemprov DKI Mengaku Diwajibkan Nonton Jakarnaval 2022: Ada Surat Tugasnya

Pegawai Pemprov DKI Mengaku Diwajibkan Nonton Jakarnaval 2022: Ada Surat Tugasnya

Megapolitan
Cara Daftar Masuk Tebet Eco Park melalui Aplikasi JAKI

Cara Daftar Masuk Tebet Eco Park melalui Aplikasi JAKI

Megapolitan
Ruko di Depok Kebakaran Diduga akibat Korsleting, Tumpukan Uang Ikut Terbakar

Ruko di Depok Kebakaran Diduga akibat Korsleting, Tumpukan Uang Ikut Terbakar

Megapolitan
Jakarnaval 2022, Motor dan Mobil Dishub DKI Jajal Sirkuit Formula E

Jakarnaval 2022, Motor dan Mobil Dishub DKI Jajal Sirkuit Formula E

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.