Layani Dine In, Rumah Makan di Kawasan Jakarta Barat Disegel Petugas

Kompas.com - 06/10/2020, 18:18 WIB
Penyegelan salah satu kios di Pasar Pulo Jahe, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (8/5/2020). Dokumentasi Kominfotik Jakarta TimurPenyegelan salah satu kios di Pasar Pulo Jahe, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (8/5/2020).

JAKARTA KOMPAS.com – Salah satu rumah makan di kawasan Jakarta Barat disegel Satgas Penegakan Covid-19 pada Selasa (6/10/2020), akibat tidak mematuhi aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat yang melarang tempat makan menyediakan layanan makan di tempat atau dine in.

“Awalnya, kami berdasarkan keterangan warga setempat, katanya ada yang masih terima makan di tempat kalau sore, malam gitu,” ujar Kepala Seksi Operasional Satpol PP Ivan Sigiro ketika dimintai keterangan, Selasa.

Setelah mendapatkan laporan, pihak satgas segera menyambangi rumah makan tersebut.
Benar saja, ditemukan meja dan kursi yang tersusun rapi diperuntukkan bagi pelanggan yang ingin makan di tempat.

Baca juga: Jam Operasional Berlaku, PKL di Bekasi Tidak Boleh Layani Dine In Lebih dari Pukul 18.00 WIB

“Waktu kami datang, benar itu masih ada meja kursi rapi buat orang makan di tempat. Kalau mau ya sediakan kursi misalnya untuk ojek online nunggu-nunggu gitu, enggak apa-apa. Tapi ini memang untuk makan di tempat," jelas Ivan.

Sesuai aturan yang berlaku, pihaknya menyegel tempat makan selama paling lama 3x24 jam.
Pada hari yang sama, pihak satgas penegakan Covid-19 juga mendapati tiga pabrik yang masih bandel dalam melaksanakan protokol kesehatan.

Pihaknya turut mengimbau agar pelaku usaha maupun pabrik dan perkantoran untuk menaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

Baca juga: Saat PHRI Minta Restoran di Mal dan Hotel Boleh Dine In, tetapi Dilarang Pemprov DKI

Tim Satgas penegakkan Covid-19 di Jakarta Barat telah beroperasi sejak Senin (5/10/2020) lalu.

Tim Satgas Penegakan Covid-19 Jakarta Barat berisi lima Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), yakni Sudin Ketenagakerjaan, Sudin Parekraf, Sudin UMKM, Sudin Perhubungan, dan Sudin Kesehatan. Tim berkolaborasi dengan Satpol PP Jakarta Barat dengan tetap dikawal Polisi dan TNI.

Satgas ini dibentuk untuk meningkatkan efektivitas operasi Yustisi yang digelar untuk menegakkan penetapan protokol kesehatan di Jakarta Barat selama PSBB.

Sejak 14 September 2020, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menerapkan PSBB yang diperketat, setelah sebelumnya sempat diperlonggar, di Jakarta.

Kebijakan itu dilakukan setelah melihat peningkatan kasus positif Covid-19 serta ketersediaan fasilitas kesehatan penanganan Covid-19 yang semakin berkurang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penggerebekan Kampung Ambon, Polisi Telusuri Kepemilikan Senpi hingga Peran Para Tersangka

Penggerebekan Kampung Ambon, Polisi Telusuri Kepemilikan Senpi hingga Peran Para Tersangka

Megapolitan
DKI Jakarta Masuk Zona Oranye, Warga Berpotensi Tak Bisa Shalat Id di Masjid dan Lapangan

DKI Jakarta Masuk Zona Oranye, Warga Berpotensi Tak Bisa Shalat Id di Masjid dan Lapangan

Megapolitan
400 Rumah di Kapuk Muara Terbakar, Warga Diungsikan ke Lapangan Bola

400 Rumah di Kapuk Muara Terbakar, Warga Diungsikan ke Lapangan Bola

Megapolitan
Bertahan dari Kebijakan Larangan Mudik, Maskapai Penerbangan Banting Setir Jadi Angkutan Kargo

Bertahan dari Kebijakan Larangan Mudik, Maskapai Penerbangan Banting Setir Jadi Angkutan Kargo

Megapolitan
Tiga Hari Larangan Mudik, 245.496 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Tiga Hari Larangan Mudik, 245.496 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Megapolitan
Kerumunan saat Malam Takbiran Dilarang, jika Melanggar Ada Sanksinya

Kerumunan saat Malam Takbiran Dilarang, jika Melanggar Ada Sanksinya

Megapolitan
Sejak Larangan Mudik, Hanya Satu Penerbangan Niaga dari Bandara Halim Perdanakusuma

Sejak Larangan Mudik, Hanya Satu Penerbangan Niaga dari Bandara Halim Perdanakusuma

Megapolitan
Pemprov DKI: Warga Jabodetabek Tak Perlu SIKM Keluar Masuk Jakarta

Pemprov DKI: Warga Jabodetabek Tak Perlu SIKM Keluar Masuk Jakarta

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kebingungan Warga dan Pemda soal Larangan Mudik Lokal Jabodetabek

[POPULER JABODETABEK] Kebingungan Warga dan Pemda soal Larangan Mudik Lokal Jabodetabek

Megapolitan
Kebakaran di Kapuk Muara Diduga Akibat Korsleting Listrik, 65 Rumah Terbakar

Kebakaran di Kapuk Muara Diduga Akibat Korsleting Listrik, 65 Rumah Terbakar

Megapolitan
Kodam Jaya Kecam Upaya Perampasan Mobil yang Dibawa Anggota Babinsa Ketika Antar Orang Sakit

Kodam Jaya Kecam Upaya Perampasan Mobil yang Dibawa Anggota Babinsa Ketika Antar Orang Sakit

Megapolitan
Rumah Terbakar di Kapuk Muara Penjaringan

Rumah Terbakar di Kapuk Muara Penjaringan

Megapolitan
UPDATE 8 Mei: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 207 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 8 Mei: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 207 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Kompor Meledak Saat Sedang Buat Kue Lebaran, Dua Rumah Kontrakan di Cakung Terbakar

Kompor Meledak Saat Sedang Buat Kue Lebaran, Dua Rumah Kontrakan di Cakung Terbakar

Megapolitan
Masjid Jabalurrahmah, Tetap Berdiri Kokoh Diterjang Dahsyatnya Bencana Tanggul Situ Gintung Jebol

Masjid Jabalurrahmah, Tetap Berdiri Kokoh Diterjang Dahsyatnya Bencana Tanggul Situ Gintung Jebol

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X