Kompas.com - 24/11/2020, 12:37 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan terkait pelanggaran protokol kesehatan pada acara Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat yang menimbulkan kerumunan. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK AGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan terkait pelanggaran protokol kesehatan pada acara Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat yang menimbulkan kerumunan.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menekankan, stabilitas kondisi sosial di DKI Jakarta di tengah pandemi tidak terjadi secara gratis.

"Saya perlu garis bawahi bahwa stabilitas yang terjadi di DKI Jakarta ini tidak gratis," ujar Anies dalam webinar yang diselenggarakan DPMPTSP DKI Jakarta, Selasa (24/11/2020).

Anies mengatakan, dari 3,6 juta keluarga di Jakarta, sebanyak 2,4 juta keluarga di antaranya mendapatkan bantuan secara reguler dari dari Kementerian Sosial dan Pemprov DKI Jakarta.

"Dua pertiga dari keluarga di Jakarta mendapatkan support rutin sembako. Ini yang ikut menjaga stabilitas di Jakarta," kata Anies.

Baca juga: Anies Ingin Warga Jakarta Patuhi Protokol Kesehatan

Anies mengakui tingkat pengangguran di DKI Jakarta cukup besar dampak pandemi Covid-19.

Namun, kata dia, pemerintah sudah berupaya memasok kebutuhan pokok warga terdampak secara rutin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sehingga (pengangguran) tidak menghasilkan keresahan dan (bansos) dilakukan sejak bulan April. Jadi stabilitas itu tidak gratis, stabilitas itu costly tapi ini lah biaya yang harus kita lakukan untuk memastikan masyarakat di Jakarta survive," kata Anies.

"Di situ intervensi pemerintah dan alhamdulillah data yang dimiliki cukup baik sehingga (penyaluran bansos) sekarang berjalan dengan smooth," kata dia.

Baca juga: Anies Sebut Kedisiplinan Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Menurun

Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya melaporkan pada periode Agustus 2020, pengangguran meningkat 2,67 juta orang sehingga jumlah keseluruhan pengangguran di Indonesia menjadi 9,77 juta orang.

Dari jumlah tersebut, DKI Jakarta mendominasi dengan jumlah 10,95 persen dari total keseluruhan pengangguran yang ada di Indonesia.

BPS juga merilis kenaikan tingkat pengangguran terbuka (TPT) DKI Jakarta meningkat 4,41 persen dibandingkan tahun lalu.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengemudi BMW yang Kabur Setelah Isi Bensin Full adalah Remaja Iseng, Kini Sudah Damai

Pengemudi BMW yang Kabur Setelah Isi Bensin Full adalah Remaja Iseng, Kini Sudah Damai

Megapolitan
Giant di Area Depok Tutup Permanen, Pengunjung Tak Tahu dan Masih Berdatangan

Giant di Area Depok Tutup Permanen, Pengunjung Tak Tahu dan Masih Berdatangan

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 12-17 di Tangsel Baru Capai 13 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 12-17 di Tangsel Baru Capai 13 Persen dari Target

Megapolitan
Diduga Tersengat Listrik, Pria Tewas di Menara Telekomunikasi di Taman Sari

Diduga Tersengat Listrik, Pria Tewas di Menara Telekomunikasi di Taman Sari

Megapolitan
Bansos Tunai 99.450 Keluarga Telat Cair karena Data Kemensos, Anies Langsung Surati Risma

Bansos Tunai 99.450 Keluarga Telat Cair karena Data Kemensos, Anies Langsung Surati Risma

Megapolitan
Pasien Isoman di Kota Tangerang Diimbau Manfaatkan Isolasi Terpusat

Pasien Isoman di Kota Tangerang Diimbau Manfaatkan Isolasi Terpusat

Megapolitan
Update 30 Juli: Tambah 3.454 Kasus Covid-19 di Jakarta, 7.812 Orang Masih Berjuang Sembuh

Update 30 Juli: Tambah 3.454 Kasus Covid-19 di Jakarta, 7.812 Orang Masih Berjuang Sembuh

Megapolitan
55.346 Warga Jakarta Pusat Dapat Bansos Beras 10 Kg

55.346 Warga Jakarta Pusat Dapat Bansos Beras 10 Kg

Megapolitan
Influencer Diminta Jaga Perasaan Nakes dan Tak Buat Gaduh Soal Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

Influencer Diminta Jaga Perasaan Nakes dan Tak Buat Gaduh Soal Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

Megapolitan
Modus Penimbunan Obat Penanganan Covid-19 oleh PT ASA, BPOM Pun Dibohongi

Modus Penimbunan Obat Penanganan Covid-19 oleh PT ASA, BPOM Pun Dibohongi

Megapolitan
Berdamai dengan Lucky Alamsyah, Roy Suryo Lanjutkan Proses Hukum Youtuber yang Menyindirnya

Berdamai dengan Lucky Alamsyah, Roy Suryo Lanjutkan Proses Hukum Youtuber yang Menyindirnya

Megapolitan
Obat Terkait Covid-19 yang Ditimbun PT ASA Seharusnya Didistribusikan di Jabodetabek dan Jabar

Obat Terkait Covid-19 yang Ditimbun PT ASA Seharusnya Didistribusikan di Jabodetabek dan Jabar

Megapolitan
Konflik Roy Suryo dengan Lucky Alamsyah Berujung Damai

Konflik Roy Suryo dengan Lucky Alamsyah Berujung Damai

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Angka Kematian Pasien Covid-19 Turun, Begini Faktanya

Pemprov DKI Klaim Angka Kematian Pasien Covid-19 Turun, Begini Faktanya

Megapolitan
Pengemudi BMW Kabur Setelah Isi Bensin Full Tank, Petugas SPBU Ganti Rugi Rp 602.000

Pengemudi BMW Kabur Setelah Isi Bensin Full Tank, Petugas SPBU Ganti Rugi Rp 602.000

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X