Kompas.com - 02/12/2020, 23:02 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Tangerang, Banten, bernama Afryani dilaporkan tewas dan jenazahnya ditemukan di dalam koper di pinggir jalan Kota Mekkah, Arab Saudi, pada Minggu (29/11/2020).

Dilansir dari Warta Kota, wanita berusia 18 tahun tersebut bertolak ke Arab Saudi pada Januari tahun ini untuk bekerja.

Ia diajak oleh seorang kenalan yang tinggal tidak jauh dari kediamannya di Kampung Bakung RT 004 RW 001 Desa Bakung, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Meski berstatus sebagai TKW, ternyata nama Afryani tidak tercatat di data Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, sehingga dapat dikatakan bahwa ia bekerja secara ilegal.

Baca juga: Hasil Visum Jasad Wanita WNI dalam Koper di Arab Saudi Tak Ada Tanda Kekerasan

Hal ini turut dikonfirmasi oleh Camat Kronjo, Tibi, pada Rabu (2/12/2020).

"Dia (Afryani) memang merupakan warga kami. Dia TKI ilegal bekerja di Arab Saudi," ujar dia.

Tibi menambahkan bahwa wanita tersebut diketahui sempat kabur dari majikannya di Arab Saudi dan mencoba untuk pulang kembali ke Tangerang.

Afryani diduga kabur untuk menghindari tindak kekerasan yang dilakukan oleh majikannya.

"Dia kabur, mau lapor ke Dubes atau pihak kepolisan kan susah dikarenakan statusnya sebagai TKI ilegal," kata Tibi.

Baca juga: 12 TKI Ilegal Diselamatkan dari Upaya Penyelundupan ke Luar Negeri

Meninggal karena sakit

Meski diduga sering mendapat perlakuan kasar dari majikannya, Afryani diketahui meninggal karena sakit.

Halaman:
Sumber


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPRD DKI dan Heru Budi Bakal Tinjau Kondisi Warga Kampung Bayam

Ketua DPRD DKI dan Heru Budi Bakal Tinjau Kondisi Warga Kampung Bayam

Megapolitan
Pemkot Jakbar Ancam Sanksi Perusahaan yang Tak Berikan Hak Pekerja Sesuai UMP Tahun 2023

Pemkot Jakbar Ancam Sanksi Perusahaan yang Tak Berikan Hak Pekerja Sesuai UMP Tahun 2023

Megapolitan
Heru Budi Hadiri Acara Bagi-bagi Sertifikat Tanah oleh Jokowi

Heru Budi Hadiri Acara Bagi-bagi Sertifikat Tanah oleh Jokowi

Megapolitan
Ahli Duga Keluarga di Kalideres Ingin Meninggal dalam Damai secara Terencana

Ahli Duga Keluarga di Kalideres Ingin Meninggal dalam Damai secara Terencana

Megapolitan
Warga Kampung Bayam Protes soal Tarif Sewa Rusun, Heru Budi: Harus Dibicarakan dengan Jakpro

Warga Kampung Bayam Protes soal Tarif Sewa Rusun, Heru Budi: Harus Dibicarakan dengan Jakpro

Megapolitan
3 Pekan Berlalu, Hasil Visum Korban yang Diduga Dianiaya Anak Kombes Baru Diterima Polisi

3 Pekan Berlalu, Hasil Visum Korban yang Diduga Dianiaya Anak Kombes Baru Diterima Polisi

Megapolitan
Ketika Bus Transjakarta Jadi 'Kanvas' Lukis, Anak Disabilitas Gambar Ondel-ondel hingga Monas

Ketika Bus Transjakarta Jadi "Kanvas" Lukis, Anak Disabilitas Gambar Ondel-ondel hingga Monas

Megapolitan
Polisi Periksa 28 Saksi Terkait Keluarga Tewas di Kalideres, Ini yang Ditemukan

Polisi Periksa 28 Saksi Terkait Keluarga Tewas di Kalideres, Ini yang Ditemukan

Megapolitan
Polisi Targetkan Hasil Penyelidikan Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres Diungkap Pekan Depan

Polisi Targetkan Hasil Penyelidikan Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres Diungkap Pekan Depan

Megapolitan
Puluhan Orang Demo di Balai Kota DKI Tolak Pelaksanaan Reuni 212 di Masjid At-Tin

Puluhan Orang Demo di Balai Kota DKI Tolak Pelaksanaan Reuni 212 di Masjid At-Tin

Megapolitan
Minta Kembali Uang Suapnya Saat Gagal jadi Ketua LPM, Tatang Johari: Saya Akan Basmi Kemunafikan!

Minta Kembali Uang Suapnya Saat Gagal jadi Ketua LPM, Tatang Johari: Saya Akan Basmi Kemunafikan!

Megapolitan
Penumpang Keluhkan Sopir Transjakarta Main HP Saat Menyetir hingga Bus Oleng

Penumpang Keluhkan Sopir Transjakarta Main HP Saat Menyetir hingga Bus Oleng

Megapolitan
Bang Bangor Merasa 'Dikhianati', Para RW Tak Pilihnya Jadi Ketua LPM Bedahan meski Sudah Diberi Amplop

Bang Bangor Merasa "Dikhianati", Para RW Tak Pilihnya Jadi Ketua LPM Bedahan meski Sudah Diberi Amplop

Megapolitan
Keresahan Warga Kampung Bahari yang Jadi Sarang Narkoba...

Keresahan Warga Kampung Bahari yang Jadi Sarang Narkoba...

Megapolitan
Alasan Anies Baswedan Tak Diundang Reuni 212, Panitia: Enggak Mungkin untuk Baca Doa

Alasan Anies Baswedan Tak Diundang Reuni 212, Panitia: Enggak Mungkin untuk Baca Doa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.