Dites Urine, Seorang Sopir Bus AKAP di Terminal Pulo Gebang Positif Ganja

Kompas.com - 23/12/2020, 17:08 WIB
Pihak terminal Pulo Gebang bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengadakan tes urine bagi para awak bus pada Rabu (23/12/2020). DOK. TERMINAL PULO GEBANGPihak terminal Pulo Gebang bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengadakan tes urine bagi para awak bus pada Rabu (23/12/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, terkonfirmasi mengonsumsi ganja.

Hal ini diketahui setelah pihak terminal bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengadakan tes urine bagi para awak bus pada Rabu (23/12/2020).

"Hasilnya satu sopir dari salah satu perusahaan otobus (PO) trayek Jakarta-Sumatera positif ganja," kata Kepala Satuan Pelaksana Operasi Terminal Pulo Gebang, Afif Muhroji, saat dihubungi, Rabu.

Selanjutnya, sopir tersebut diserahkan ke Polsek Cakung untuk diproses secara hukum.

"Polisi mengatakan, tidak ada barang bukti lain selain hasil tes saja," kata Afif.

Baca juga: Terminal Pulo Gebang Dapat 800 Alat Tes Antigen Gratis dari Kemenhub

Adapun untuk sopir cadangan telah disiapkan.

Afif mengatakan, Terminal Pulo Gebang rutin mengadakan tes urine bagi awak bus sejak Sabtu (19/12/2020), bekerja sama dengan Sudinkes Jakarta Timur dan puskesmas setempat.

Namun, baru hari ini, awak bus diketahui positif narkoba atau ganja.

"Jadi pas bekerja sama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya, ditemukan ada yang positif. Sebelumnya belum ada," tutur Afif.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Megapolitan
Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

Megapolitan
Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Megapolitan
Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Megapolitan
Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Megapolitan
Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Megapolitan
Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Sudah Berlangsung

Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Sudah Berlangsung

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Cinere

Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Cinere

Megapolitan
ART hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksin di Pasar Tanah Abang, Ini Kata PD Pasar Jaya

ART hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksin di Pasar Tanah Abang, Ini Kata PD Pasar Jaya

Megapolitan
Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X