Kompas.com - 01/01/2021, 10:30 WIB
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto saat memimpin jumpa pers di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (31/12/2020). Kompas.COM/MUHAMMAD NAUFALKapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto saat memimpin jumpa pers di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (31/12/2020).
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Tangerang Kota telah menyita 225 kilogram ganja dan 28 kilogram sabu-sabu dari 264 perkara yang ditangani selama 2020.

Sementara itu, Satres Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Tangerang Kota menyelesaikan 878 kasus kriminal selama 2020.

"Secara tren total, Satresnarkoba menerima 325 perkara tahun 2019. Tahun 2020 sebanyak 264 perkara. Ini menurun," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto saat jumpa pers di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (31/12/2020).

Baca juga: Polres Metro Tangerang Kota Tangkap Penadah Mobil Curian

Barang bukti yang disita dari 264 perkara itu, yakni 225 kilogram ganja, 28 kilogram sabu-sabu, 329 butir ekstasi, 244 butir baya, dan 1,96 gram tembakau gorila.

"Selain penurunan penerimaan kasus, jumlah tersangka perkara narkoba juga menurun. Tahun 2019, 397 tersangka. Tahun 2020, 331 tersangka," kata dia.

Sementara itu, Satreskrim menyelesaikan 878 perkara pidana pada 2020, meningkat 29 persen dibandingkan 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penyelesaian perkara mengalami kenaikan. Tahun 2019 (ada) 680 perkara. Tahun 2020 (ada) 878 perkara," ucapnya.

Baca juga: Pemkot Tangerang Tambah 113 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Selain itu, jumlah perkara pidana juga meningkat.

"Jumlah kasus tindak pidana mengalami kenaikan dari 572 kasus pada 2019 menjadi 608 kasus pada tahun 2020. Naik sebanyak 36 kasus atau 6,29 persen," tutur Sugeng.

Jika dihitung rata-rata tindak pidana yang terjadi, setiap 21 jam 86 menit 14 detik di Kota Tangerang terdapat satu tindak pidana pada 2020.

"Tahun 2019, satu tindak pidana terjadi setiap 17 jam 16 menit 43 detik," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Megapolitan
Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Megapolitan
Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Megapolitan
Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Megapolitan
59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Megapolitan
Anak Diduga Korban Kekerasan Ibu Kandung di Duri Kepa Dapat Pendampingan Psikologis

Anak Diduga Korban Kekerasan Ibu Kandung di Duri Kepa Dapat Pendampingan Psikologis

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Megapolitan
Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Megapolitan
Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Megapolitan
Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Megapolitan
Toko PS Store di Condet Terbakar

Toko PS Store di Condet Terbakar

Megapolitan
Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Megapolitan
Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Megapolitan
Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.