Bus Tayo Koridor 4 Mulai Beroperasi di Kota Tangerang, Tarifnya Rp 2.000

Kompas.com - 13/01/2021, 23:10 WIB
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meresmikan operasional Bus Rapid Transit (BRT) Tangerang Ayo (Tayo) Koridor 4 di gerbang M1 Bandara Soekarno-Hatta, Neglasari, Kota Tangerang, Banten, Rabu (13/1/2021). (Istimewa)(Dokumentasi Humas Pemerintah Kota Tangerang) KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALWali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meresmikan operasional Bus Rapid Transit (BRT) Tangerang Ayo (Tayo) Koridor 4 di gerbang M1 Bandara Soekarno-Hatta, Neglasari, Kota Tangerang, Banten, Rabu (13/1/2021). (Istimewa)(Dokumentasi Humas Pemerintah Kota Tangerang)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang meresmikan operasional Bus Rapid Transit (BRT) Tangerang Ayo (Tayo) koridor 4, Rabu (13/1/2021).

Peresmian transportasi umum itu berlangsung di gerbang pintu masuk M1 Bandara Soekarno-Hatta, Neglasari, Kota Tangerang, Banten.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah turut menghadiri kegiatan tersebut bersama Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin.

Baca juga: UPDATE 13 Januari: Tambah 56 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang

"Peresmian bus tadi sebagai salah satu rangkaian Hari Ulang Tahun Kota Tangerang yang akan berlangsung Februari nanti," kata Arief ketika dikonfirmasi, Rabu.

Ia mengatakan, warga Kota Tangerang dapat menjadikan bus tersebut sebagai alternatif dalam berkendara. Pasalnya, tarifnya relatif murah.

"Tarifnya hanya Rp 2000. Harganya sama dengan Si Benteng (angkot) yang juga baru kami resmikan minggu kemarin," ucapnya.

Adapun rute BRT Tayo Koridor 4, yaitu mulai dari Halte Cadas, Periuk, Kota Tangerang hingga terminal M1 atau sebaliknya.

Baca juga: Dua Hari PPKM di Kota Tangerang, Ini Daftar Pelanggaran yang Ditemukan Satpol PP

Jam operasional bus tersebut mulai pukul 05.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Arief berharap, bus tersebut dapat memfasilitasi warga Kota Tangerang atau sekitarnya yang bekerja di wilayah Bandara Soekarno-Hatta.

"Saya juga berharap, bus ini dapat mengurangi kendaraan pribadi," tutur dia.

Sebagai informasi, saat ini tersedia 10 unit bus yang beroperasi. Adapun pembayaran ongkos penumpang menggunakan sistem non tunai.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudinhub Jakpus: Pesepeda Sudah Dibuatkan Jalur Permanen, Kok Tidak Dipakai?

Sudinhub Jakpus: Pesepeda Sudah Dibuatkan Jalur Permanen, Kok Tidak Dipakai?

Megapolitan
Ratusan Lansia di Pondok Kopi Divaksinasi Covid-19 di Permukiman Warga

Ratusan Lansia di Pondok Kopi Divaksinasi Covid-19 di Permukiman Warga

Megapolitan
Ini yang Harus Disiapkan Sekolah di Depok jika Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan

Ini yang Harus Disiapkan Sekolah di Depok jika Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Restoran Milik Rizky Billar Dipantau Ketat Satpol PP

Kembali Beroperasi, Restoran Milik Rizky Billar Dipantau Ketat Satpol PP

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Rizky Billar Terkait Pembukaan Restoran yang Langgar Prokes

Polisi Akan Periksa Rizky Billar Terkait Pembukaan Restoran yang Langgar Prokes

Megapolitan
Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Berlubang

Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Berlubang

Megapolitan
Asal Usul Manggarai, Pusat Perbudakan Perempuan di Batavia

Asal Usul Manggarai, Pusat Perbudakan Perempuan di Batavia

Megapolitan
Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Megapolitan
Remaja Jatuh Saat Berusaha Kabur dari Razia Knalpot Bising di Monas

Remaja Jatuh Saat Berusaha Kabur dari Razia Knalpot Bising di Monas

Megapolitan
Banyak Pesepeda Keluar Jalur Khusus Sepeda di Sudirman

Banyak Pesepeda Keluar Jalur Khusus Sepeda di Sudirman

Megapolitan
Jika Diizinkan Sekolah Tatap Muka, Disdik Depok Akan Batasi Murid dan Mata Pelajaran

Jika Diizinkan Sekolah Tatap Muka, Disdik Depok Akan Batasi Murid dan Mata Pelajaran

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Depok Butuh Persetujuan Satgas Covid-19 dan Orangtua

Sekolah Tatap Muka di Depok Butuh Persetujuan Satgas Covid-19 dan Orangtua

Megapolitan
Hotel Kapsul Futuristik Kini Hadir di Bandara Soekarno-Hatta, Biaya Menginap Mulai dari Rp 200.000

Hotel Kapsul Futuristik Kini Hadir di Bandara Soekarno-Hatta, Biaya Menginap Mulai dari Rp 200.000

Megapolitan
Ganjil Genap di Kota Bogor Ditiadakan, Okupansi Hotel Meningkat

Ganjil Genap di Kota Bogor Ditiadakan, Okupansi Hotel Meningkat

Megapolitan
Menilik Proyek Rumah DP Rp 0 Andalan Anies yang Terganjal Korupsi

Menilik Proyek Rumah DP Rp 0 Andalan Anies yang Terganjal Korupsi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X