Pemkot Bekasi Pastikan RPH Tetap Buka dan Akan Antisipasi Kelangkaan Daging

Kompas.com - 20/01/2021, 19:41 WIB
Kondisi Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Bekasi tak beroperasi sejak pedagang daging mogok berdagang, Rabu (20/1/2021) Walda MarisonKondisi Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Bekasi tak beroperasi sejak pedagang daging mogok berdagang, Rabu (20/1/2021)

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Bekasi, Abdul Iman, memastikan rumah pemotongan hewan (RPH) milik Kota Bekasi tetap buka walau para pedagang dagin sapi mogok dan tidak ada aktivitas pemotongan hewan. Dia mengatakan, RPH yang berada di bawah kendali Pemkot Bekasi tidak ditutup.

"Dipastikan RPH Kota Bekasi tetap buka dan beroperasi seperti biasa meski tidak ada aktivitas pemotongan (hewan karena pedagang mogok berjualan)," kata Abdul, Rabu (20/1/2021).

Selain memastikan RPH tetap beroperasi, Abdul juga akan berkoordinasi dengan pihak lain untuk melakukan operasi pasar guna menyuplai daging murah. Hal tersebut dilakukan agar kebutuhan warga akan daging sapi tetap terpenuhi dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga: Pemprov DKI Serahkan 160 Sapi Kurban ke RPH Dharma Jaya

"Kami juga akan koordinasi dengan Satgas Pangan untuk mengatasi kelangkaan daging segar di pasar tradisional," ujar dia.

Kegiatan pemotongan hewan di RPH Kota Bekasi sudah tak ada sejak Selasa kemarin karena pedagang mogok.

"Kami sebetulnya sudah standby sampai pukul 01.00 pun di sini karena memang di sini (RPH) pemotongan pada malam hari. Tapi tidak ada kegiatan dan pemotongan," kata Muhammad Subarkah, Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Rumah Potong Hewan Kota Bekasi.

Biasanya dalam satu hari pihaknya memotong 18 sampai 20 sapi kiriman para pengusaha daging. Setelah harga daging naik sejak Desember 2020, jumlah sapi yang dipotong tidak berubah.

Daging itu dijual per karkas kepada penjual di berbagai pasar di Kota Bekasi. Namun setelah pedagang sapi sepakat untuk mogok berdagang, kegiatan di RPH otomatis berhenti total.

Walau tak melakukan pemotongan, Subarkah mengaku masih menyimpan 36 ekor sapi milik para pengusaha daging. Subarkah hanya menunggu instruksi dari pedagang dan pengusaha untuk melakukan pemotongan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria yang Lakukan Parkour di Flyover Kemayoran Diamankan Polisi, lalu Dipulangkan Usai Diberi Peringatan

Pria yang Lakukan Parkour di Flyover Kemayoran Diamankan Polisi, lalu Dipulangkan Usai Diberi Peringatan

Megapolitan
Cerita Aziz, Juru Parkir yang Berjalan Merangkak Saat Mencari Rezeki demi Orang Tua Pergi Umrah

Cerita Aziz, Juru Parkir yang Berjalan Merangkak Saat Mencari Rezeki demi Orang Tua Pergi Umrah

Megapolitan
Jenazah Pria Ditemukan Tergeletak di Trotoar di Pesanggrahan

Jenazah Pria Ditemukan Tergeletak di Trotoar di Pesanggrahan

Megapolitan
Dishub: Belum Ada Layanan dan Izin Operasi Taksi Udara di Tangsel

Dishub: Belum Ada Layanan dan Izin Operasi Taksi Udara di Tangsel

Megapolitan
Virus Corona Baru yang Masuk Lewat Soetta Lebih Menular dan Mematikan

Virus Corona Baru yang Masuk Lewat Soetta Lebih Menular dan Mematikan

Megapolitan
1.000 Pengemudi Transportasi Umum di Kota Tangerang Disuntik Vaksin Covid-19 Hari Ini

1.000 Pengemudi Transportasi Umum di Kota Tangerang Disuntik Vaksin Covid-19 Hari Ini

Megapolitan
Rencana KBM Tatap Muka di Tangsel, PAUD dan TK Dibuka Paling Akhir

Rencana KBM Tatap Muka di Tangsel, PAUD dan TK Dibuka Paling Akhir

Megapolitan
Untuk Pertama Kalinya, Jakarta Keluar dari Zona Merah Covid-19, Benarkah Corona Sudah Terkendali?

Untuk Pertama Kalinya, Jakarta Keluar dari Zona Merah Covid-19, Benarkah Corona Sudah Terkendali?

Megapolitan
Dishub Tegaskan Belum Ada Izin Taksi Udara di Depok

Dishub Tegaskan Belum Ada Izin Taksi Udara di Depok

Megapolitan
Masyarakat Diminta Waspada akan Varian Baru Corona, Seperti Apa Bahayanya?

Masyarakat Diminta Waspada akan Varian Baru Corona, Seperti Apa Bahayanya?

Megapolitan
Tilang Elektronik Akan Diterapkan di Bekasi

Tilang Elektronik Akan Diterapkan di Bekasi

Megapolitan
Lansia yang Divaksinasi Covid-19 di RSUD Pasar Rebo Harus Punya KTP Jakarta Timur

Lansia yang Divaksinasi Covid-19 di RSUD Pasar Rebo Harus Punya KTP Jakarta Timur

Megapolitan
UPDATE 4 Maret: Kapasitas RSD Covid-19 Wisma Atlet Terisi 74,4 Persen

UPDATE 4 Maret: Kapasitas RSD Covid-19 Wisma Atlet Terisi 74,4 Persen

Megapolitan
Di Balik Ditiadakannya Ganjil Genap Kota Bogor: Kasus Covid-19 Menurun, Hotel Rugi Miliaran Rupiah

Di Balik Ditiadakannya Ganjil Genap Kota Bogor: Kasus Covid-19 Menurun, Hotel Rugi Miliaran Rupiah

Megapolitan
Lansia Bisa Datang Langsung ke Lokasi Vaksinasi di RSUD Pasar Rebo meski Belum Dapat Notifikasi

Lansia Bisa Datang Langsung ke Lokasi Vaksinasi di RSUD Pasar Rebo meski Belum Dapat Notifikasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X