1.434 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Rujukan Kota Bekasi, Mayoritas Ber-KTP Luar Daerah

Kompas.com - 26/01/2021, 16:30 WIB
Ruang rawat inap RSUD Kota Bekasi, Jalan Veteran, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Rabu (11/3/2020) KOMPAS.com/CYNTHIA LOVARuang rawat inap RSUD Kota Bekasi, Jalan Veteran, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Rabu (11/3/2020)
|

BEKASI, KOMPAS.com - Sebanyak 1.434 tempat tidur ruang isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Bekasi, baik RSUD maupun RS swasta, sudah diisi pasien Covid-19.

Mayoritas pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut bukan warga ber-KTP Kota Bekasi.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bekasi Rina Oktavia mengatakan, pasien Covid-19 ber-KTP Kota Bekasi yang dirawat di RS rujukan hanya berjumlah 109 orang.

"109 pasien yang dirawat di RS dengan KTP Kota Bekasi, sedangkan keterisian (1.434) bed itu untuk semua pasien yang dirawat di RS, baik ber-KTP Kota Bekasi dan non-KTP Kota Bekasi," kata Rina, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: RS di Jakarta Penuh, Komisi E Usulkan Pasien Covid-19 Luar Kota Kembali ke Daerah Asal

 

Pasien Covid-19 lainnya yang ber-KTP Kota Bekasi, kata Rina, menjalani isolasi mandiri di rumah.

Hingga saat ini, tempat tidur yang tersedia di RS rujukan Covid-19 di Kota Bekasi sebanyak 179 unit.

Seperti diketahui, Pemkot Bekasi memiliki empat RSUD tipe D yang khsusus untuk menangani pasien Covid-19.

Baca juga: Tak Hanya di DKI, RS Rujukan Covid-19 di Tangsel Juga Diisi Pasien Luar Daerah

Empat RSUD tersebut, yakni RSUD Bantar Gebang, RSUD Jatisampurna, RSUD Pondok Gede, dan RSUD Bekasi Utara.

Fasilitas lain yang dimiliki Pemkot Bekasi untuk menangani Covid-19 adalah RSUD tipe B Chasbullah Abdulmadjid dan Stadion Patriot Candrabhaga.

Selain rumah sakit milik pemerintah, rumah sakit swasta yang ada di Kota Bekasi juga menampung pasien Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Megapolitan
Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Megapolitan
Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X