Kompas.com - 30/01/2021, 20:32 WIB
Whatsapp palsu yang mengatasnamakan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHWhatsapp palsu yang mengatasnamakan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengingatkan warganya agar berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan WhatsApp Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Kepala Bidang KIP Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bogor, Abdul Manan Tampubolon mengatakan, apabila masyarakat mendapat pesan atau informasi yang mencurigakan dari WhatsApp palsu Bima Arya agar segera melapor.

Manan juga mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap modus penipuan tersebut.

"Apabila menerima informasi mencurigakan yang mengatasnamakan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto melalui WA dan media sosial, diharapkan untuk mengabaikannya dan segera melaporkan melalui Aplikasi SiBadra yang dapat diunduh melalui Play Store atau App Store," ucap Manan, Sabtu (30/1/2021).

Baca juga: Bima Arya Tak Ingin OTG Isolasi di Rumah: Bahaya dan Tak Bisa Dikontrol

Manan menambahkan, sebelumnya akun Facebook orang nomor satu di Kota Bogor itu sempat dipalsukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Modus yang dilakukan adalah dengan memberi pesan atau chat di Facebook kepada calon korbannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, pelaku meminta dikirimkan nomor verifikasi enam digit yang ada di ponsel korbannya dengan alasan agar bisa lanjut ke percakapan WhatsApp (WA).

Baca juga: Bima Arya Prediksi Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 11.000 pada Akhir Tahun 2021

"Jadi, nanti dia akan meng-hack WhatsApp dan melakukan penipuan meminta pulsa di kontak kita," sebut Manan.

Dirinya mengingatkan, masyarakat yang mendapat pesan menjurus ke hal-hal yang tak masuk akal agar mengabaikannya.

"Kami imbau kepada siapapun agar berhati-hati terhadap modus penipuan tersebut," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Megapolitan
Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Megapolitan
Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

Megapolitan
Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

Megapolitan
Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

Megapolitan
Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

Megapolitan
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

Megapolitan
UPDATE 15 Oktober: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 55 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 15 Oktober: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 55 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Zaim Saidi Ingin Gandeng MUI dan BAZNAS untuk Lanjutkan Zakat Dinar-dirham di Pasar Muamalah

Zaim Saidi Ingin Gandeng MUI dan BAZNAS untuk Lanjutkan Zakat Dinar-dirham di Pasar Muamalah

Megapolitan
DKI Jakarta Peringkat Kedua PON XX Papua

DKI Jakarta Peringkat Kedua PON XX Papua

Megapolitan
Kapolres Kota Tangerang Siap Mundur dari Jabatannya, jika...

Kapolres Kota Tangerang Siap Mundur dari Jabatannya, jika...

Megapolitan
Zaim Saidi Divonis Tak Bersalah, Pasar Muamalah di Depok Akan Jalan Lagi

Zaim Saidi Divonis Tak Bersalah, Pasar Muamalah di Depok Akan Jalan Lagi

Megapolitan
Pembahasan APBD-P 2021 Molor, Anggota DPRD: Yang Lambat Bukan Kami, tapi Pemprov DKI

Pembahasan APBD-P 2021 Molor, Anggota DPRD: Yang Lambat Bukan Kami, tapi Pemprov DKI

Megapolitan
Puskesmas Kemayoran Gelar Vaksinasi Covid-19 Malam Hari

Puskesmas Kemayoran Gelar Vaksinasi Covid-19 Malam Hari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.