Bentrokan di Lenteng Agung antara Ormas FBR dan PP, Berawal dari Klaim Wilayah

Kompas.com - 04/02/2021, 14:46 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bentrokan kelompok organisasi masyarakat (ormas) di Jalan Lenteng Agung Raya tepatnya terjadi di depan McDonald Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Rabu (3/2/2021) sekitar pukul 19.30 malam.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Jimmy Christian Samma mengatakan, bentrokan terjadi antara ormas Pemuda Pancasila dan Forum Betawi Rempug (FBR).

Bentrokan terjadi karena adanya klaim wilayah kekuasaan ormas.

“Pada hari Rabu tanggal 3 Februari jam 19.00 WIB datang dua orang anggota FBR ingin meminta sejumlah uang kepada pedagang buah namun ada anggota PP di sekitar situ yang mengklaim sebagai wilayah PP,” ujar Jimmy kepada wartawan, Kamis (4/2/2021) siang.

Baca juga: Cerita di Balik Jalan Buntu yang Videonya Viral di TikTok, Ada Hutan Jati yang Berujung Kuburan

Jimmy mengatakan, kedua anggota FBR kemudian pergi meninggalkan lokasi. Kemudian, dua anggota FBR itu kembali ke lokasi bersama sekitar 15 orang.

“Dan terjadilah gesekan kemudian Kapolsek dan jajaran beserta anggota Polres ke lokasi membubarkan massa yang berselisih,” tambah Jimmy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekitar pukul 21.45 WIB hingga 22.40 WIB, Kapolsek Jagakarsa Kompol Eko Mulyadi beserta jajarannya melakukan mediasi bersama FBR dan PO.

Pertemuan mediasi diwakili pleh Sarmulih dan Kakek dari pihak FBR, sedangkan dari pihak PP diwakili oleh Samsudin dan Yudi.

Baca juga: Pembunuh Berdarah Dingin Setiabudi 13 dan Teka-teki Jejak yang 40 Tahun Tak Terungkap

Sebelumnya, bentrokan terjadi diduga akibat masalah lahan parkir.

Bentrokan sempat terekam kamera dan videonya beredar di media sosial.

“Di Lenteng Agung Timur ada bentrokan antara FBR dan Pemuda Pancasila. Dimohon tidak melintas di sekitar sini ya,” ujar perekam video.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kali Bekasi Tercemar, Wali Kota Minta Pemkab Bogor Ikut Awasi Limbah Industri

Kali Bekasi Tercemar, Wali Kota Minta Pemkab Bogor Ikut Awasi Limbah Industri

Megapolitan
1.073 Orang yang Terlibat PTM Terbatas Jenjang SMP di Kota Tangerang Negatif Covid-19

1.073 Orang yang Terlibat PTM Terbatas Jenjang SMP di Kota Tangerang Negatif Covid-19

Megapolitan
Unlawfull Killing Km 50, Kuasa Hukum Sebut Penembakan Berawal dari Tak Hadirnya Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya

Unlawfull Killing Km 50, Kuasa Hukum Sebut Penembakan Berawal dari Tak Hadirnya Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Rachel Vennya Akui Kabur dari Kewajiban Karantina, Begini Alasannya

Rachel Vennya Akui Kabur dari Kewajiban Karantina, Begini Alasannya

Megapolitan
Disidak, 3 Gedung Kantor di Menteng Belum Punya Sumur Resapan

Disidak, 3 Gedung Kantor di Menteng Belum Punya Sumur Resapan

Megapolitan
LBH Jakarta: Anies Pakai Pergub yang Dibuat Ahok untuk Legalkan Penggusuran

LBH Jakarta: Anies Pakai Pergub yang Dibuat Ahok untuk Legalkan Penggusuran

Megapolitan
Crane Terguling di Depok, Ada Kemungkinan Jumlah Tersangka Bertambah

Crane Terguling di Depok, Ada Kemungkinan Jumlah Tersangka Bertambah

Megapolitan
Sopir Taksi Online yang Terlibat Tabrak Lari Perempuan di Tol Sedyatmo Jadi Tersangka

Sopir Taksi Online yang Terlibat Tabrak Lari Perempuan di Tol Sedyatmo Jadi Tersangka

Megapolitan
Kelebihan Muatan hingga Rem Blong, Truk Trailer Kecelakaan di Penjaringan

Kelebihan Muatan hingga Rem Blong, Truk Trailer Kecelakaan di Penjaringan

Megapolitan
Kronologi Tewasnya 6 Laskar FPI Versi Jaksa

Kronologi Tewasnya 6 Laskar FPI Versi Jaksa

Megapolitan
Peredaran 1,73 Ton Ganja Terbongkar, Polisi Sebut Jakarta Pasar yang Menjanjikan

Peredaran 1,73 Ton Ganja Terbongkar, Polisi Sebut Jakarta Pasar yang Menjanjikan

Megapolitan
LBH Jakarta: Pencabutan Izin Reklamasi oleh Anies Hanya Gimik Belaka

LBH Jakarta: Pencabutan Izin Reklamasi oleh Anies Hanya Gimik Belaka

Megapolitan
Wali Kota Targetkan Vaksinasi Covid-19 di Bekasi Capai 92 Persen pada Akhir Oktober

Wali Kota Targetkan Vaksinasi Covid-19 di Bekasi Capai 92 Persen pada Akhir Oktober

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Usai Tabrak Bengkel di Curug Tangerang

Seorang Remaja Tewas Usai Tabrak Bengkel di Curug Tangerang

Megapolitan
Polisi Ungkap Penyebab Bajing Loncat Sering Beraksi di Jalan Raya Bekasi, padahal Dekat Kompleks TNI AD

Polisi Ungkap Penyebab Bajing Loncat Sering Beraksi di Jalan Raya Bekasi, padahal Dekat Kompleks TNI AD

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.