Kompas.com - 13/02/2021, 16:39 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Pintu Air Marina, di Jalan Karamg Bolong Hailai Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (13/2/2021) KOMPAS.COM/ IRA GITAWakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Pintu Air Marina, di Jalan Karamg Bolong Hailai Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (13/2/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengeklaim bahwa titik banjir di DKI Jakarta berkurang dalam tiga tahun terakhir.

Hal itu dikatakan Riza saat ditemui di Pintu Air Marina, Jalan Karang Bolong Hailai Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (13/2/2021).

"Kita lihat fakta dan data, dari tahun ke tahun, tiga tahun ini terjadi perubahan yang signifikan. Jumlah pengungsi berkurang, jumlah genangan berkurang, jumlah tinggi (air) berkurang," kata Riza.

Menurut Riza, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan banyak perbaikan terkait penanganan banjir di Ibu Kota.

Baca juga: Tahun Lalu Banjir 3 Meter, Warga Cipinang Melayu Bersyukur Kini Tak Kebanjiran

Beberapa di antaranya, membebaskan lahan untuk normalisasi atau naturalisasi kali, mengaktifkan pompa-pompa stasioner, pompa mobile, dan pompa underpass.

"Kemudian juga kami menggerakkan program drainase vertikal atau sumur resapan," ucap Riza.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tidak ada banjir yang signifikan yang luar biasa. Kalau pun ada hujan, ada genangan, dalam hitungan jam sudah surut kembali," sambungnya.

Baca juga: Banjir 2,5 Meter di Kebon Pala, 230 Keluarga Mengungsi

Riza juga menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan dana sebesar Rp 5,2 triliun untuk penanganan banjir hingga 2022 mendatang.

"Tidak kurang dari Rp 5 triliun kami anggarkan dalam tiga tahun ini untuk penanganan banjir. Dengan segala keterbatasan, kontraksi, anggaran ekonomi yang kita alami di Jakarta, kita fokus pada pandemi," ujar Riza.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Ubah RPJMD, Target Rumah DP Rp 0 Berkurang tapi Program Lain Bermunculan

Anies Ubah RPJMD, Target Rumah DP Rp 0 Berkurang tapi Program Lain Bermunculan

Megapolitan
Kebakaran di Karet Tengsin Hanguskan 7 Rumah, 80 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran di Karet Tengsin Hanguskan 7 Rumah, 80 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Megapolitan
Buka Gudang PT ASA, Polisi: Masih Ada Obat Terkait Covid-19 yang Harus Didistribusikan

Buka Gudang PT ASA, Polisi: Masih Ada Obat Terkait Covid-19 yang Harus Didistribusikan

Megapolitan
Mayat Bayi Ditemukan di Kali Cipinang Lontar

Mayat Bayi Ditemukan di Kali Cipinang Lontar

Megapolitan
Mantan Gubernur DKI Soerjadi Tutup Usia, Anies: Dedikasi Beliau Selalu Terpatri

Mantan Gubernur DKI Soerjadi Tutup Usia, Anies: Dedikasi Beliau Selalu Terpatri

Megapolitan
Juru Parkir di Cikini Terancam Dipecat jika Terbukti Lakukan Pungli

Juru Parkir di Cikini Terancam Dipecat jika Terbukti Lakukan Pungli

Megapolitan
Ikut Vaksinasi Covid-19 di Koja, Warga Dapat Doorprize Tabung Gas hingga Sepeda Lipat

Ikut Vaksinasi Covid-19 di Koja, Warga Dapat Doorprize Tabung Gas hingga Sepeda Lipat

Megapolitan
PPKM Tangsel Diperpanjang hingga 9 Agustus, Status Tetap Level 4

PPKM Tangsel Diperpanjang hingga 9 Agustus, Status Tetap Level 4

Megapolitan
Beredar Pesan Kelurahan Benda Baru Pamulang Tak Layani Warga Belum Divaksin, Lurah: Sebatas Imbauan

Beredar Pesan Kelurahan Benda Baru Pamulang Tak Layani Warga Belum Divaksin, Lurah: Sebatas Imbauan

Megapolitan
Sudin Kesehatan Jakarta Pusat Mulai Vaksinasi Ibu Hamil

Sudin Kesehatan Jakarta Pusat Mulai Vaksinasi Ibu Hamil

Megapolitan
NIK Dipakai Orang Lain, Warga Bekasi Tidak Bisa Ikut Vaksinasi Covid -19

NIK Dipakai Orang Lain, Warga Bekasi Tidak Bisa Ikut Vaksinasi Covid -19

Megapolitan
Stasiun Pegangsaan Dua Terbakar, PT LRT Jakarta: Seluruh Petugas dan Karyawan Selamat

Stasiun Pegangsaan Dua Terbakar, PT LRT Jakarta: Seluruh Petugas dan Karyawan Selamat

Megapolitan
Mengenang Soerjadi Soedirja, Gubernur Rumah Susun yang Melarang Operasional Becak di Jakarta

Mengenang Soerjadi Soedirja, Gubernur Rumah Susun yang Melarang Operasional Becak di Jakarta

Megapolitan
Vaksinasi Merdeka di STIKS Tarakanita Duren Sawit, Target 1.000 Orang Per Hari

Vaksinasi Merdeka di STIKS Tarakanita Duren Sawit, Target 1.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Kebakaran Landa Stasiun LRT Pengangsaan Dua Setelah Terdengar Suara Ledakan

Kebakaran Landa Stasiun LRT Pengangsaan Dua Setelah Terdengar Suara Ledakan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X