Perbaikan Rel Masih Berlangsung, Ditargetkan Bisa Dilalui Kereta Selasa Sore

Kompas.com - 23/02/2021, 10:36 WIB
Ilustrasi rel kereta api. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi rel kereta api.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta masih terus melakukan perbaikan terhadap rel yang rusak karena terdampak banjir beberapa hari lalu.

Kepala Humas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, perjalanan kereta api (KA) jarak jauh ditargetkan dapat beroperasi pada Selasa (23/2/2021) sore.

"Penanganan dengan mengedepankan keselamatan dan keamanan jalur KA antara Lemah Abang-Kedung Gedeh ditargetkan dapat kembali melayani perjalanan. Hari ini utuk perjalanan sore dan malam hari," ujar Eva dalam keterangannya, Selasa (23/2/2021).

Eva mengatakan, perbaikan yang dilakukan terhadap geometri jalan kereta api melalui pengisian lapisan batu balas di bawah bantalan jalur rel.

Baca juga: Rel Masih Terdampak Banjir, Semua Perjalanan KA dari Surabaya ke Jakarta Hari Ini Dibatalkan

Selain itu, pemadatan lapisan batu balas dengan menggunakan alat berat juga dilakukan di sepanjang lokasi terdampak banjir.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena pagi ini proses perbaikan masih terus dilakukan, masih terdapat sekitar tujuh kereta untuk keberangkatan pagi hari dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir yang belum dapat dilayani perjalanannya," kata Eva.

Eva menjelaskan, mengenai keberangkatan kereta yang ditargetkan pada Selasa sore akan diinformasikan secara berkala dengan melihat proses perbaikan yang terus berlangsung.

Baca juga: Rel Sempat Terendam Banjir, Perjalanan KRL di Stasiun Tebet Kembali Normal

"Sementara bagi calon penumpang yang telah memiliki tiket keberangkatan Selasa ini melalui Stasiun Gambir maupun Pasar Senen dapat melakukan pembatalan tiket di loket stasiun," kata Eva.

Calon penumpang diberikan waktu sampai dengan 30 hari kedepan untuk pembatalan tiket kereta yang terdampak pembatalan akibat banjir, dengan pengembalian 100 persen.

Adapun persyaratan untuk pembatalan tiket di loket stasiun, calon penumpang diwajibkan membawa tiket dan kartu identitas asli calon penumpang.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perum PPD Gratiskan Layanan Bus Bogor-Jakarta Selama Sebulan

Perum PPD Gratiskan Layanan Bus Bogor-Jakarta Selama Sebulan

Megapolitan
Sopir Truk Korban Pungli Mengeluh: Anak Mau Jajan Dibentak, padahal Uang Disebar di Pelabuhan

Sopir Truk Korban Pungli Mengeluh: Anak Mau Jajan Dibentak, padahal Uang Disebar di Pelabuhan

Megapolitan
Mirisnya Hidup Sopir Truk di Tanjung Priok, Dipalak Preman hingga Petugas Pelabuhan

Mirisnya Hidup Sopir Truk di Tanjung Priok, Dipalak Preman hingga Petugas Pelabuhan

Megapolitan
19 Warga Gandasari Tangerang Sembuh dari Covid-19, 34 Orang Masih Dirawat

19 Warga Gandasari Tangerang Sembuh dari Covid-19, 34 Orang Masih Dirawat

Megapolitan
Komplotan Maling Bobol Rumah di Makasar Jaktim, Mengaku Petugas Kelurahan

Komplotan Maling Bobol Rumah di Makasar Jaktim, Mengaku Petugas Kelurahan

Megapolitan
Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor Sehari-hari Disebut Berjualan Bahan Kimia

Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor Sehari-hari Disebut Berjualan Bahan Kimia

Megapolitan
Sebagian Wilayah Kota Bekasi Banjir Usai Hujan Deras, Taman Narogong Paling Parah

Sebagian Wilayah Kota Bekasi Banjir Usai Hujan Deras, Taman Narogong Paling Parah

Megapolitan
Soal Kelanjutan Belajar di Sekolah, Pemkot Tangerang Fokus Tangani Lonjakan Kasus Covid-19 Dulu

Soal Kelanjutan Belajar di Sekolah, Pemkot Tangerang Fokus Tangani Lonjakan Kasus Covid-19 Dulu

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Tangerang Batasi Aktivitas Ekonomi Warga

Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Tangerang Batasi Aktivitas Ekonomi Warga

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Tambah Tempat Pusat Isolasi

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Tambah Tempat Pusat Isolasi

Megapolitan
Update 15 Juni: 383 Pasien Covid-19 Masih Dirawat dan Diisolasi di Tangsel

Update 15 Juni: 383 Pasien Covid-19 Masih Dirawat dan Diisolasi di Tangsel

Megapolitan
Operasional RSU Serpong Utara Terhambat Anggaran, Pemkot Tangsel Ajukan Dana Bantuan

Operasional RSU Serpong Utara Terhambat Anggaran, Pemkot Tangsel Ajukan Dana Bantuan

Megapolitan
Tak Ada Palang di Rel Kereta, Mobil Tabrak KRL di Duri Kosambi

Tak Ada Palang di Rel Kereta, Mobil Tabrak KRL di Duri Kosambi

Megapolitan
Kejar Target Herd Immunity dari Jokowi, Pemprov DKI Harus Permudah Vaksinasi

Kejar Target Herd Immunity dari Jokowi, Pemprov DKI Harus Permudah Vaksinasi

Megapolitan
Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI: Uji Coba Belajar Tatap Muka Tetap Jalan

Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI: Uji Coba Belajar Tatap Muka Tetap Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X